
" Kenapa ???? Kamu gak mau ??? "
" Udah ah ayo buruan, Aku lapar ... " gerutuku yang melihat wajahnya penuh tatapan dalam.
" Jawab dulu pertanyaanku Yang .... " katanya dengan nada pelan sambil menutup kopernya tanpa melihatku.
Aku yang sibuk menyisir rambutku dan menyemprotkan parfum ke badanku mengabaikan pertanyaan Dia dengan sengaja dan Dia langsung diam.
Setelah Dia pakai parfumnya, Dia duduk disofa sambil melihat HP nya setelah dompetnya dikantongi.
" Udah Yang ???? Ayo .... " kataku sambil berjalan ke arahnya.
Dia berdiri dan langsung berjalan mengikutiku.
" Mami boleh ikut gak Yang ????? " tanyaku melihatnya yang menutup kamar.
" Dia lagi sama Temannya katanya tadi, Tapi coba telepon, Dia dimana biar Kita jemput. " jawabnya datar.
Aku langsung menelpon Mami tapi Mami lagi karaokean dengan Temannya dan kedengaran sekali suara berisik disana.
" Oke deh. Bye Mi ... " jawabku lalu menutup panggilannya.
" Dia lagi karaokean Yang .... "
" Oh. '' jawabnya datar.
Kami berjalan menuju lift dan Dia diam saja membuatku meliriknya saat Kami berdiri di depan lift.
Aku langsung menggenggam tangannya dan " Kenapa Yang ??? " tanyaku menatapnya.
" Gak apa apa. " jawabnya dengan senyum tapi Aku melihatnya itu bukan senyumannya yang membuatku selalu jatuh hati.
__ADS_1
" Really ??? " tanyaku sambil masuk ke dalam lift.
" Hhmmm ... " angguknya sambil.melihat HPnya.
Yang biasanya Dia selalu menggenggam tanganku tiba tiba Dia bersikap biasa saja, Apa karena pertanyaannya tadi ??? pikirku.
Aku melepas tangannya dari genggamanku dan Dia melirikku tapi Aku juga ikut membuka HPku dan membaca beberapa pesan.
Setelah dilobby, Kami berjalan menuju parkiran mobil.
Saat menuju mobil yang diparkir, Kami berpapasan dengan Dua Orang Lelaki Bule yang mungkin menginap di Hotel itu.
Dia melihatku dan Aku juga melihat Mereka karena memang papasan dan RR langsung memegang tanganku spontan dan berjalan cepat ke arah mobil yang hanya beberapa langkah lagi.
Dia langsung membuka pintu mobilnya untukku.
" Kamu kenapa ??? "tanyaku sambil ketawa.
" Udalah. Aku tau Kamu. " kataku melihatnya tapi Dia diam ajah.
" Yang kenapa sih ???? Apa karena bajumu ini ???? kan Aku udah pake, berarti Aku suka!! " cetusku.
" Tapi Kamu gak pernah serius kalau Aku menanyakan sesuatu. " katanya tanpa melihatku.
" Pertanyaan apa yang tidak Aku jawab ???? "
" Udah lah nanti ajah dibahas, Kita kan mau makan nanti jadi gak mood Kamunya. " jawabnya sambil memutar lagu.
" Jangan alasan deh!!!! " cetusku kesal.
" Kalau Aku bilang Aku menyukaimu dan mencintaimu setulus hatiku, Bisa Kamu beri Aku jawaban gak sekarang ???? Aku benar benar tulus sama Kamu. Setiap Aku mengatakan hal itu Kamu selalu memgalihkan pembicaraan dan diam dan bahkan marah. Aku bingung, Kenapa.???? Kenapa hanya memuaskan nafsu saja Aku bagimu ???? Apa karena Kita saling kenal lewat seperti ini ???" kata RR dan tidak mau melihatku membuatku terdiam.
__ADS_1
" Kenapa diam ??? Apa Kamu menilai Aku sangat jelek dimatamu ????" tatapnya kepadaku.
Aku bingung dan rasanya dadaku sesak mendengar perkataannya itu. Aku memejamkan mataku.
" Paling tidak kasih Aku alasan Sayang .... "
" Kan udah Aku bilang, Aku tidak mau menjalin hubungan apapun dengan Orang yang Aku kenal lewat seperti ini. " cetusku.
" Terus seandainya Kita kenal tapi bukan lewat hal seperti, Apa Kamu akan menerimaku ???? "
" Gak. " cetusku.
" Kenapa ???? "
" Karena ..... " Aku langsung diam.
" Karena apa ???? "
" Aku lapar Yang ... Perutku bunyi... " jawabku nyegir melihatnya.
" Kamu gak pernah serius. "
" Nanti Kita ngobrol habis makan iya ... Tapi Kita beli minuman dulu dan Kita minum di hotel. " jawabku main mata lalu mencium Pipinya.
" Aku gak mau !!! Kamu alasan doang. "
" Gak. Mau nanya apa ajah nanti Aku jawab. "
" Really ???? "
" IYA SAYANG ..... "
__ADS_1