
Setengah tahun sudah lost contact sama Dia dan Aku sudah benar benar melupakannya dan tidak mengingatnya lagi ditambah lagi tidak ada komunikasi dan nomornya sudah tidak aktif lagi karena Aku coba telepon dan kirim pesan tidak ada balasan.
" Halo Sayang .... Are You oke ???? Aku berharap Kamu baik dan sehat sehat disana. Aku minta maaf untuk semua perilaku dan kesalahanku yang membuatmu sakit hati. Aku benar benar minta maaf. Semoga Kamu bahagia selalu iya. " isi pesanku.
Aku tidak mau terlalu bersedih berlarut larut karena hanya Seorang Pria yang belum Aku kenal terlalu jauh.
Seperti biasa dan hari hari sebelumnya, Aku selalu disibukkan dengan pekerjaan dan pekerjaan. Hingga Kami mendapatkan Penjualan terbaik di tahun ini di kantor maupun di Butikku penjualannya meningkat juga.
Aku memberi gift untuk untuk semua karyawan Butik untuk jalan jalan ke Bangkok secara bergantian. Bibi juga ikut serta bersama Ratna dan Juwita.
Semua Aku biayain termasuk uang saku masing masing karena Aku juga mendapat reward dari kantor untuk jalan jalan ke Prancis.
Dan yang berangkat duluan Managerku berserta Dua Orang staff.
Aku masih bingung dan dilema karena masih belum terlalu terpikirkan untuk jalan jalan ke daerah mana di Prancis nanti. Apalagi Saya sendiri karena bertahap dan yang lain juga bebas memilih kemana dan hanya ada beberapa pilihan antara Prancis dan Turkey.
Semua atasan dari setiap divisi diberi reward.
Aku lebih memilih ke Prancis karena ke Turkey Aku sudah pernah bersama Mama Papa waktu masih SMA.
Aku mengajak Mami tapi Dia masih belum meng iyakan karena kemungkinan Dia menolaknya karena Dia tidak enak karena Aku biayain Dia.
Dia masih menolak makanya Aku masih dilema antara jadi pergi atau bagaimana.
Soalnya Team lain lebih memilih ke Turkey karena ingin melihat Cappadokia dan hanya Aku yang memilih ke Prancis.
Aku ingin merayu Mami agar mau ikut bersamaku kesana.
Jumat saat pulang kantor, Aku mengajak Mami untuk makan di tempat Kami makan biasanya.
Aku menjemput Mami di Cafe tempat tongkrongannya.
" Mi, Gimana ???? Jadi kan ???? " tanyaku sambil mengemudi menuju tempat makan itu.
" Aduh Cin .... Kapan sih ???? "
" Bulan depan ???? " jawabku melihatnya.
Dia langsung komak kamik menghitung jarinya membuatku mengerutkan keningku.
" Ngapain Kamu Mi ???? "
" Aku mau menghitung pemasukanku dulu bulan ini. Hahaha .... Tiket berapa sih Cin ???? " tanyanya sambil ketawa.
" Hahaha .... Dasar, Emang udah berapa yang Kamu kumpulkan ??? " godaku.
__ADS_1
" Hahaha .... Cukup gak tiket doang 30 an ???"
" Cukup lah itu udah PP. Nanti kan Hotel bareng sama Aku. Lagian ngapin sih Mi, Kan udah Aku bilang Aku ajah yang bayarin. " gerutuku.
" Gak lah. Aku gak enak sama Kamu dibayarin mulu. Gini gini kan Banci juga punya hati nurani, Hahaha.... "
" Dasar ..... Berarti cus nih iya.... biar Aku kabarin ke kantor senin. Soalnya yang lain pada milih ke turkey Mi. "
" Ihhh enak dong lihat cappadokia Cin ... "
" Tapi Aku udah pernah kesana. Aku mau ke paris, Mami mau kan foto di depan paris asli wkwkwk .... "
" Ohhh Kita ke paris ???? Iya mau dong .... Gas gas kan lah Cin .... "
" Iya. Kan Paris itu di Prancis Bencong ..... "
" Maklum lah Cin kan Mami gak tau. Hahahaha... "
" Baiklah.... "
" Berapa hari Kita disana Cin ??? Tapi kan Kamu tiketnya diambil dari kantor. Nanti pesawat Kita beda lagi... "
" Gak. Nanti kalau udah diambil HRD pasti langsung diinfo samaku, Nah nanti langsung Aku ambil tiketmu biar pesawatnya sama. "
" Gak mungkin lah. Pasti ekonomi itu Mi, Iya kali dari kantor ngasihnya bisnis hahahah .... Udah syukur dikasih jalan jalan malah minta lebih. Wkwkwk .... "
" Iya sih ...."
" Cari Mangsa gak Kita disana ???? " goda Mami.
" Kayaknya Kita kali ini harus benar benar liburan deh Mi. Aku butuh refresing nih .... Udah mumet bangat. " jawabku.
" Cie .... Udah mulai bosan iya Kamu !!! Udah gak pernah lagi enak enak. Padahal Aku mah masih tau. Masih enak dan nyos ..... "
" Hahahaha .... Aku masih belum pengen. You know Me kan ???? " kataku ketawa.
" Iya Aku tahu Kamu. Tahu bangat malahan. " jawab Mami mencolekku main mata.
" Aku masih belum pengen Mi. Nanti kalau udah pengen bangat pasti langsung cus .... Hahaha.... Aku lagi sibuk bangat nih belakangan ini. Eh btw si Agus kayaknya udah berubah iya .... Kayaknya Dia lagi banyak pikiran deh. "
" Masa ??? Pikiran apaan ??? Orang Dia punya segalanya, Apa yang mau dipikirin ??? "
" Iya terakhir Aku ketemu pas meeting desain yang mau Aku produksi. Nah intinya yang Aku lihat kayak lagi banyak pikiran Mi, Soalnya kayaknya semua karyawannya sudah tahu kalau Dia penyuka sesama jenis. "
" Hah ??? Seriusan ??? "
__ADS_1
" Iya. Soalnya Aku dengar OB disana ngegosip gitu. Trus Dia juga gak kayak biasanya. Pokoknya kayak aneh deh Mi. Karena Aku lihat Dia kayak gitu, Iya udah Aku bilang ajah nanti kapan kapan nongkrong bareng. Trus Dia kayak langsung ceria gitu mukanya dan Dia bilang banyak hal yang mau diceritain dan Dia minta saranku. "
" Masa sih ??? Aku jadi penasaran deh. Dia punya saudara gak sih ??? "
" Punya tapi cewek. Kakaknya dan sudah pada nikah juga. "
" Mungkin Dia banyak pikiran di kerjaan kali Cin .... "
" Kurang tahu deh. Tapi itulah iya Mi, Sekaya kayanya Orang pasti punya beban pikiran yang tidak bisa disembunyikan. "
" Iya Cin .... Malah terkadang Mereka tuh yang banyak pikiran. Dari luarnya saja Kita mengaguminya karena Kita tidak tahu dalamnya. "
" Iya sih. Mungkin minggu depan Aku mau nongkrong sama Dia. Mau ikut gak ??? " tatapku ke Mami.
" Ogah ah Cin, Kan Aku malu lah. Pasti Dia juga mikirnya aneh nanti karena Kita saling kenal. Lagian mungkin Dia kan mau curhat sama Kamu. Jadi udah temui ajah. Kasihan Cin, Kalau Kamu udah melihat tampang dan wajahnya begitu. "
" Iya. Tapi kayaknya Dia jadi sama kayak Aku. Kalau ada masalah atau beban pikiran yang dilakukan kerja dan kerja supaya bisa melupakan itu. "
" Kebanyakan mah gitu Cin ..."
" Oalah .... Aku kirain Mami gak gitu, Hahaha ... " Aku sontak tertawa melihat reaksi Mami yang seperti tidak menerima kalau Aku bilang Dia bukan kayak gitu.
" Bisa bisanya itu alis melengking lengkong ??... " kataku tertawa.
" Dasar Kamu iya. Eh gimana Laki Laki kemarin yang kenalan dan nongkrong sama Kita itu, Apa Dia menghubungimu ??? "
" Iya Dia nelpon mululu Mi. Kayak Aku jadi ilfil gitu. Aku gak suka. Ganteng sih ganteng tapi ah, Aku gak suka. " jawabku datar.
" Oalah .... Kamu susah bangat iya kalau soal Pria. Gimana kalau Aku ???? " goda Mami melirikku.
" Benaran ???? " kataku menyentuh lembut jemari lentiknya Mami sehingga membuat Dia berteriak.
" Awww ..... Arrrghh .... ihhh, Aku merinding... " jawab Mami melempar tanganku membuatku tertawa.
" Hahaha .... Asataga .... Mau yang mana Aku sentuh duluan ???? " godaku kembali sambil memegang bahu Mami.
" Plakk .... " Dia langsung memukul dan menjauhkan tanganku.
" Astaga .... ini KDRT loh Mi ... Hahaha .... " kataku melihat Mami yang berpangku tangan sambil merinding serta khawatir mungkin bercampur jadi satu.
" Berarti Aku bisa membuatmu naik nafsu kan ??? Hayoooo ngaku... " tatapku dengan dekat ke wajahnya.
" Awas ih .... Aku merinding ..." jawab Mami sambil mendorongku sambil menutup matanya.
" Wkwkwkw .... Dasar Bencong kaleng ..... " cetusku ketawa geleng geleng.
__ADS_1