Pemuas Nafsu

Pemuas Nafsu
Episode 98


__ADS_3

" Kamu kenapa Cin ??? Senyum senyum sendiri gak jelas. " katanya menatapku.


" Tidak apa apa Cin ... Nanti Kamu juga akan tahu sendiri. " jawabku smabil menyalakan mobil.


" Kemana nih Kita ??? Udah ada mangsa belum Mi ???? " tanyaku sambil menyetir.


" Wait. Tak cek Cin.... "


Na Na Na Na .... Na Na Na Na ....


Aku menyanyi sambil menggoyangkan dan menganggkat tanganku ke atas dan menggangguk anggukkan kepalaku pelan.


Aku menikmati alunan lagu itu sementara Mami lagi cek websitenya sembari membalas bebebapa pesan dan tawaran yang masuk.


Sesekali Dia berjoget manja ikut menikmati irama lagu itu.


" Cin, Mau yang ini Gak ???? " sambil menunjukkan fotonya.


" Ini doang ???? "


" Ada beberapa sih, Tapi ini yang Aku liat lebih macho dan bayarannya lumayan tinggi dari yang lain. "


" Coba sini, Tak lihat yang lain. " kataku sambil mengambil tabletnya karena Aku kurang srek sama yang ditunjukkannya.

__ADS_1


Bayaran tidak menjadi patokanku untuk bermain dan bercumbu. Yang Aku butuhkan kepuasan dan kehangatan serta kenikmatan saja. Nilai yang dibayar itu, Menurutku hanya bonus saja. Ibarat seperti kerja sambil jalan jalan.


Aku melihat beberapa foto Pria itu dan pilihanku jatuh kepada Seorang Model majalah dewasa. Karena Menurutku, Pasti permainannya mantap dan aduhai apalagi dilihat dari pekerjaannya.


" This is. " unjukku sama Mami.


" Waow ... " Mami geleng geleng melihatku.


" Kenapa ??? " tanyaku melebarkan mataku.


" Dia paling murah bayarannya, Hanya 50 juta Cin ... " katanya dengan wajah melas.


" Its oke, Mi. " Aku mau cari kenikmatam. You know kan what i mean.


" Lets Go. Langsung chat iya Mi, Tenang saja setengah buat Kamu deh... Eh Kamu sudah ada belum ???? "


" Ogah ah ... masa bagi rata ??? Jangan gitu dong ???? Kali ini Aku gak mau minta bayaran. Hitung hitung itu biaya Aku selama Kita dibangkok lah Cin .... " sambil menunjukkan HPnya.


Aku menatap Mami dengan muka mesum karena melihat foto yang ditunjukkan. Ternyata Dia ketemu malam ini sama Brondong kesukaannya yang Orang bule. Kebetulan Dia lagi liburan kesini.


" Pantasan, Senang amat dah nih Bencong .... " sindirku sambil memarkirkan mobil di sebuah tempat makan lesehan.


" Yoi Cin .... Tinggal nunggu si Model nih, Booking tempatnya dimana. Lokasinya sih tidak jauh Aku cek. "

__ADS_1


" Okedeh... Yuk Kita makan dulu biar ada tenaga mengarungi pertempuran malam ini. Oh iya, Disini makanannya enak Mi. Kalah sama restoran walau lesehan kayak gini. Udah pernah makan disini belum ???? "


" Belum Cin .... Tapi itu udah gak heran lagi Cin, Kalo soal rasa Emperan atau lesehan bahkan kaki lima jauh lebih enak dibanding restorant. "


" Iyap. Restoran hanya menang nama sama tempat saja sekarang. Makanya Aku suka makan di tempat seperti ini dibanding diresto resto Mi. "


" Iya betul itu. "


Kami langsung turun dari mobil dan berjalan kurang lebih 100 meter ke tempat jualan itu.


" Tuh, Liat ajah rame bangat kan ??? ang disini the best sih .... "


" Iya sih. Udah langsung kelihatan dari pembelinya. "


Aku dan Mami langsung duduk di meja pojok dekat kasir yang kebetulan lagi kosong. Aku langsung memanggil pelayannya dan datang membawakan buku menu serta kertas kosong.


Aku memesan Ayam bakar madu, Ikan bakar, Udang saos padang ditambah Mami pesan sop kepala ikan dan sayap mercon dan minuman es jeruk.


" Ngeliat menunya saja Aku sudah langsung ngiler Cin .... " kata Mami sambil menelan ludahnya.


" Iya Aku juga. Semoga gak lama iya. "


" Orang yang pacaran juga pasti incarannya ketempat seperti ini iya, Low budget ditambah enak. Contohnya liat ajah tuh meja sana, Sepiring berdua. Antara irit atau takut gak habis. Wkwkwkkw ..... " kata Mami sambil menunjuk Sepasang Kekasih yang lagi makan.

__ADS_1


" Hussshh .... Mulut Kamu iya, Tapi iya juga sih, hahahha .... " jawabku.


__ADS_2