Pemuas Nafsu

Pemuas Nafsu
Episode 120


__ADS_3

" Udah ah, Hayooo tolong gosokin badanku. " kataku menarik tangannya keluar dari bath up.


" Kan yang minta Kamu mandiin Aku, Kenapa jadi kebalik ???? "


" Ayoolah .... Kan Kamu yang buat bdanku kotor lagi. Ayooolahhh .... " kataku dengan manja sambil memberikan sabun dan spons.


" Kasih Aku hadiah dulu. " godanya.


" Barusan juga udah kasih hadiah kan ... "


" Aku mau lagi. " jawabnya menundukkan Pipinya.


" Mmuachhh .... " ciumku dipipinya membuat Dia senyum.


Dia langsung menggosok seluruh badanku sambil meraba raba dan mengelus elusnya. Aku memejamkan mataku dan memegang tangannya sembari merasakan kenikmatan yang luar biasa karena terkadang Dia meremas mengelus dan memainkannya.


" Aaaaa .... Aaaaauu .... Ssstttt .... " desahku sambil memegang pundaknya erat.


Aku langsung ******* bibirnya lembut dengan nafas yang tidak beraturan lagi. Dia yang melihatku begitu langsung memasukkannya milikknya lagi dengan posisi berdiri.


" Aaaarrh.... Aaauuu ... Eeee eennaakkk Sayang .... " desahnya sambil menikmati juga dan menyodok nyodok.


Aku memegang pinggangnya sambil melihat permainan itu. Dia menaikkan tempo dan makin cepat hingga Dia terkulai lemas memelukku.


" I am So Happy. " bisiknya mencium leherku.


Aku langsung menariknya ke arah shower yang sudah menyala dan berdiri dibawahnya hingga Kami basah.


Aku langsung memberikan Dia sabun untuk membersihkan dirinya. Sementara Aku juga langsung membersihkan diri dan keluar dari kamar mandi sambil mengenakan handuk.

__ADS_1


Karena semakin lama semakin tidak mau lepas satu sama lain. Aku mau istirahat dulu karena lelah.


Saat Aku keluar, Dia langsung menarik tanganku dan " Gosokin Aku Sayang .... " gerutunya manja.


" Kamu sendiri ajah iya. Aku capek Sayang ... I Love You. " jawabku sambil mengecup bibirnya lembut sambil senyum sehingga Dia tidak bisa menolaknya.


Dia selalu senang melihatku senyum. Katanya Dia langsung luluh setiap melihatku senyum apalagi lesung Pipiku makanya Dia tidak mau melihatku senyum sama Orang Lain.


" Sayang .... Kita nanti keluar dulu iya sekalian makan, Aku gak ada baju. " teriakku agak keras.


" Iya Sayang .... "


" Ayooo, Buruan ..... "


Aku langsung ambil HP ku dan membuka pesan dari Mami.


" Astaga ..... Kamu tau sekali Mi. Aloppyu pull Mi ..... Mami terbaik pokoknya... Muacchh ... " balasku sambil geleng geleng.


RR yang melihatku geleng geleng sambil senyum langaung mendekatiku dan melihat apasih yang ada di HPku itu.


" Apaan tuh ??? "


" Hah ??? Apa ???? " tanyaku balik sambil melihatnya yang begitu tampan ditambah Rambutnya yang masih basah.


" Kamu tadi senyum senyum. " jawabnya sambil melirik ke HPku.


" Mana yang dititip Mami ???? Dia tadi kesini ???? " tanyaku tanpa menjawab pertanyaaanya.


" Iya. Pas Kamu mandi. "

__ADS_1


" Trus Kamu tadi buka pintunya gak pake apa apa ???? " lirihku sedikit antara malu dan cemburu.


" Kenapa emang ??? Hhmm ???? " tanyanya menatapku lalu memelukku.


" Awas dulu .... " kataku manja.


" Gak. Tadi Aku pake piyama Sayang .... " jawabnya sambil mengelus dan mencium rambutku.


" Mana paper bagnya ???? "


" Itu. " katanya sambil menunjuk.


Aku langsung mengambilnya dan ternyata Dia membeli beberapa CD yang ukurannya agak besar sedikit dibanding ukuranku.


Aku senyum senyum melihatnya. Aku langsung mengambil baju dan celanaku yang ada di sofa dekat ranjang.


RR langsung membuka kopernya dan memberiku kaos oversize untuk Aku pake.


" Ini gede bangat Yang .... Aku bisa tenggelam make ini. "


" Gak coba dulu. Pasti cantik. "


Aku langsung mencobanya di depan kaca, Lumayan bagus sih apalagi dipadu dengan jeans pendekku.


" Tuh kan bagus ???? Kamu makin cantik."


" Ini punya Kamu ??? " tanyaku menatapnya.


" Kenapa ??? Kamu gak mau ??? " tatapnya.

__ADS_1


__ADS_2