Pemuas Nafsu

Pemuas Nafsu
Episode 94


__ADS_3

Bibi membawa teh manis dan beberapa makanan ke kamarku. Bibi bahkan sangat senang melihat Mami datang ke rumah karena selama ini hanya ketemu di Butik. Bibi sangat terhibur setiap Mami datang ke Butik dan bercanda bersama.


Mami memang sangat memuji masakan Bibi yang begitu enak.


" Terima kasih banyak Bibi. " kata Mami dengan lembut.


" Sama sama. Silahkan dimakan iya .... " jawab Bibi senyum lalu pergi.


" Eh Mi, Udah Kamu ganti lokasinya ???? " tanyaku sambil melihat HPku.


" Oh iya, Astagaaaa Aku lupa Cin .... " jawab mami sambil menyeruput teh nya.


" Oh iya ... Kebawah dulu yuk bongkar koper itu, Biar Aku keluarin dan pisahin mana yang mau dikasih sama Pegawaiku sekalian sama Bibi. " kataku melihat Mami sambil memegang gelasku.


" Yukkk ... "


Aku langsung membuka koper itu dan langsung memisahkan dan membagikan beberapa oleh oleh yang Aku bawain untuk staffku.


Aku langsung taroh di meja untuk beberapa pakaian yang Aku beli buat Mereka. Mereka semua dapat serta beberapa parfum yang Aku beli, Aku bagikan juga untuk Mereka.


Kalau untuk makanan, sengaja Aku taruh di meja semuanya biar dimakan bersama.


Untuk Bibi, Aku memang beli spesial beberapa pakaian yang berbeda dari staffku. Aku membeli beberapa pakaian, tas dan sepatu serta sendal untuknya karena Dia sudah Aku anggap seperti pengganti Mama.


" Bi, ini buat Bibi iya .... " kataku sembari memberikan beberapa paper bag.


" Banyak bangat Non.... Makasih banyak iya. " jawabnya tersenyum.


Aku mengelus pundak Bibi " Sama sama Bi. Beberapa cemilan dan makanan Aku taruh dimeja ajah iya Bi, biar semua bisa makan. Sama untuk Ratna sama yang lain juga Aku taruh di Meja ruang tamu iya, Nanti tolong Bibi kasih tahu ajah sama Mereka, Aku udah nulis namanya di paper bagnya biar gak salah ambil. "


" iya iya. Sini Bibi bantu. " sambil membawa beberapa makanan dan snack itu.


" Thank you Bi."


Tiba tiba Mami menghampiri Bibi dan " Ini untuk Bibi tercinta .... " kata Mami sambil memeluknya.


Bibi tersenyum haru melihat Mami dan mengucapkan terima kasih.


" Kapan Kamu beli itu Mi ??? Kok Aku gak tau ??? " tanyaku melihat baju batik dan celana jeans karet serta beberapa oleh oleh yang lain.

__ADS_1


" Ih Kamu kepo deh... hahaha.... Pas saat Kita beli celana itu loh Cin .... Eh cobain dong Bi, Muat gak ???? Aku kan jadi gak enak kalau nanti tiba tiba gak muat. " katanya sedikit sedih.


" Iya iya. "


Bibi langsung mencoba batikny dan ternyata pas dan ukuran celananya juga muat sama Bibi.


" Kok Kamu tahu sih ukuran Bibi ???? " kata Bibi senyum melihat Mami.


" Aku mah bisa langsung tahu walau hanya sekali ketemu. Hahaha .... Aku mantan desainer yang sudah terabaikan Bi. " jawabnya ketawa.


" Eh Kalian makan dulu iya, Bibi masak rendang tuh Non ... " kata Bibi.


" Wah .... Aku jadi lapar nih Bi. Nanti Kita makan iya... " kataku senyum melihat Bibi.


" Wahhh pasti enak bangat itu Bi .... Aku jadi ngiler nih .... " kata Mami menelan ludahnya.


" Nanti makan sampai kenyang iya ... " goda Bibi.


Setelah Aku pisahkan untuk beberapa Oleh oleh untuk teman temanku serta Manager Butikku, Aku langsung meletakkan koper itu kembali di sofa ruang tamu. Sementara yang mau Aku bawa hari ini sudah Aku keluarkan dan sudah di paper bag masing masing.


" Mi makan yuk... ini udah kelar nih, Nanti Kita ke RS dulu iya jengukin adiknya Angel. Sekalian ngasih itu sama Dr. Anna. " kataku.


" Ihhh Apaan dah ... " kataku geleng geleng melihatnya.


" Hhhmmmm .... Wanginya menggoda sekali.... " puji Mami saat berada dj meja makan yang sudah disiapkan Bibi.


" Pokoknya masakan Bibi the best. Tidak ada tandingannya!!! " kataku sambil duduk dan mengambil piringku.


" Udah Bi. Duduk sini ajah, Gak usah biarin Kita ajah. " kataku yang melihat Bibi hendak menyendok nasi kepiring.


" Oh iya iya ... Bibi udah makan Non. " jawab Bibi sembari mengambil gelasnya dan duduk disampingku.


" Apa itu Bi ??? "


" Susu Non. Bibi kemarin beli susu untuk menguatkan tulang, Belakangan ini Bibi kayak kecapean bangat. "


" Susu apa itu ??? Bibi belinya dari mana ??? Emang Bibi ngapain ???? Jangan kerja yang berat berat Bi. jangan terlalu capek, Biarin ajah kalau gak bisa Bibi kerjain jangan dipaksain. " kataku panjang lebar.


" Gak kok Non.... Tiba tiba ajah kayak badan Bibi berat habis beres beres rumah kemarin. "

__ADS_1


" Udah gak usah capek capek Bi. Gak usah tiap hari juga dibersihin. Tih liat tangan Bibi udah keriput. '' kataku menatap dan mengelus tangannya.


" Hehehehe .... Namanya juga udah tua Non... "


" Iya tapi Bibi harus tetap sehat. Besok Kita Klinik untuk nanyain susu apa yang cocok iya sekalian cek kesahatan Bibi. "


" Baiklah. " jawab Bibi karena kalau Dia nolak Aku bakal ngomong panjang lebar, Jadi Dia sudah tahu bahwa Aku sangat sayang dan khawatir sama Bibi.


" Aku sih sekarang amu ke RS sama Mami, Bi. Jenguk Adiknya teman yang lagi dirawat disana karena kecelakaan. "


" Kecelakaan kenapa Non ??? Astagaaa semoga cepat sembuh buat Adiknya Teman Kamu iya Non... "


" Katanya Dia nolong Seorang Ibu yang mau menyebrang, Eh malah Dia yang kena tabrak truk. "


" Astaga .... Kamu juga hati hati kalau bawa mobil iya Non ... '' kata Bibi sambil menghela nafasnya.


Aku mengangguk sambil mengelus tangan Bibi.


" Hhhhmmm .... Ini enak bangat Bi, Aku boleh nambah lagi gak ???? Hihihihi.... " kata Mami sembari menghisap tangannya yang penuh dengan bumbu rendang.


" Silahkan, Silahkan... " jawab Bibi.


" Habisin Kalau bisa. " jawabku yang melihat Dia sampai menjilati tangannya.


" Aisshhh.... ini benar benar rendang terenak yang pernah Aku makan tau Bi. Aku asyik ajah makan tanpa mendengar obrolan kalian saking enaknya ini rendang. " kata Mami sambil geleng geleng.


" Kamu bakal kangen masakan Bibiku ini. "


" Iya nih .... Boleh gak Bi, Aku sering main kesini ???? " katanya menatap dan memohon sama Bibi.


" Boleh dong .... "


" Main apa makan nih ??? " cetusku sambil nambah nasi.


" Hihihi .... Dua duannya Cin .... Aku mau kok bersih bersih, atau bantu Bibi beres beres rumah ini. Biar Bibi gak capek hehehe.... "


" Benar iya. Ingat iya Bi, Setiao Dia kesini habis makan Dia harus bersih bersih dan nyapu rumah kalau bisa sekalian ngepel, Boleh dong .... " kataku sambil ketawa hingga Bibi juga ketawa melihat Kami.


" Ai lof you Bibi.... " kata Mami sambil main mata.

__ADS_1


__ADS_2