
" Sudah lama bekerja disini Bu ??? " tanyaku sambil berjalan bersamanya.
" Sudah Non. Semenjak Tuan masih kecil, Saya sudah bekerja di Keluarga ini. " jawabnya.
" Oh .... " anggukku.
Aku melihat RR sama Mami lagi menikmati makanan di ruang tamu dan Mereka melihatku yang berjalan menghampiri Mereka.
" Kamu sudah bangun Yang ??? Sini duduk. " kata RR sambil mempersilahkan duduk disampingku.
Aku senyum lalu duduk disampingnya.
" Mi, Supirnya mana ??? " tanyaku melihat Mami.
" Ada diluar sama supirnya Dia. Lagi minum Mereka. " jawab Mami sambil menikmati makanan yang didepannya.
" Oh ... " jawabku sambil minum dari gelas RR.
" Oh iya Cin, Supir Kita nanti pulang loh katanya Dia tidak bisa menginap disini. Besok pagi baru datang lagi. "
" Oh iya udah gak apa apa. "
" Mungkin peraturan hotelnya begitu kali iya makanya harus pulang. "
" Bisa jadi Cin ... "
" Oh iya kok badanku kayak panas gitu iya ??? " kataku melihat RR.
" Panas kenapa Yang ??? Apa karena perbedaan cuaca ??? " jawab RR memegang jidatku dengan tangannya.
" Gak tau deh. Tapi Aku merasa panas bangat."
" Iya sih agak hangat tubuh Kamu, Apa karena Kamu baru bangun Yang ??? " tatap RR mengelus rambutku.
" Iya mungkin karena itu kali Cin ...." tambah Mami.
" Kita makan ajah iya, Aku udah lapar. Nanti habis makan bisa langsung santai atau mandi. Orang Rumah udah masak tuh. Hayoo. " ajak RR.
" Hayo. Aku juga lapar Cin ... " kata Mami sambil berdiri.
Kami langsung berjalan ke ruang meja makan. RR menggenggam tanganku saat berjalan kesana.
Pekerja rumahnya itu langsung melayani Kami. Masakannya wangi dan menggugah selera.
" Wah ... Wangi bangat ini." kataku sambil duduk saat RR sedikit menarik kursinya agar Aku bisa duduk.
" Iya. Aku suruh masak makanan khas Indonesia nih. Semoga rasanya pas dilidah Kalian iya. " kata RR.
RR minta tolong sama Petugas Rumahnya itu untuk memanggil Kedua Supir yang ada didepan untuk makan, tapi Mereka bilang masih kenyang dan nanti saja makanya Kami makan duluan.
Masakannya enak dan pedasnya juga mantap sekali. Mami sampai nambah beberapa kali karena enaknya.
Aku mulai merasa tidak enak dan tidak nyaman karena seluruh tubuhku gatal gatal dan pengen digaruk sehingga Aku menarik dan melipat tangan bajuku agak keatas sehingga Aku melihat tangan dan lenganku merah merah. Aku menarik sedikit kemeja RR yang Aku pakai keatas dan melihat diatas dengkul dan pahaku sudah merah merah.
" Kenapa Yang ??? " tanya RR yang melihatku dari tadi kayak gelisah ditambah dengan Aku melihat kebawah.
" Yang, Lihat deh. Ini kenapa ??? " tanyaku sedikit panik dan takut.
__ADS_1
'' Hah itu kenapa Cin ??? Kok meraherah tangan Kamu ?? " tanya Mami juga kaget.
" Waduh itu kenapa Yang ???? " kata RR beranjak dari kursinya dan memegang tanganku serta melihat bekas merah merah itu.
" Coba lihat dileherku ada gak ??? Soalnya dipahaku ada Yang .... Gatal bangat ini...!! " kataku dan pengen menggaruknya. RR langsung melarangnya agar tidak digaruk karena bisa jadi makin banyak nanti.
" Astaga ..... Ada nih Yang .... Banyak dileher Kamu. Kenapa iya ini. Wait, Aku telepon Dokter iya. " jawab RR lalu mengambil Ponselnya dan menyuruh Dokter datang kerumahnya.
" Kayaknya diseluruh tubuhku ada deh. Makanya tadi badanku panas mungkin karena itu kali iya. " kataku melihat RR.
" Gak mungkin lah ini karena cuaca Cin .... Apa Kamu ada salah makan sesuatu ??? Atau alergi sesuatu ???" tanya Mami sambil menghentikan makannya.
" Gak ada. Apa iya ??? Kita kan makan yang direstoran tadi. " jawabku.
" Nah iya, Apa Kamu ada alergi makanan Yang ??? " tanya RR melihatku.
" Setauku gak ada loh. Aduh ini gatal dan panas Yang .... " kataku pengen menggaruknya tapi selalu tidak dibolehkan RR.
Dia meniup niup tanganku serta lehwrku membuatku sedikit tertawa melihatnya.
" Apa karena bajumu ini Yang ??? " kataku bercanda.
" Apaan sih Ku Cin .... Bagaimana baju bisa membuatmu merah merah begitu, Emang Dia racun ???? " ketus Mami.
" Kok malah Mami yang nyolot iya ??? Hahaha "
" Iya pertanyaan Kamu tidak masuk akal Cin .... "
" Benar tuh Yang dibilang Mami Sayang .... Masa iya, Baju beracun. Kan gak lucu .... " jawab RR menatapku sedikit dingin.
" Aku kan bercanda doang. " jawabku manyun.
" Aku boleh mandi dulu gak sih, Panas bangat tau .... "
" Tunggu dokter ajah Cin .... Nanti kalau Kamu mandi makin melebar kemana mana tuh merah merahnya kan Kita tidak tahu. Mending Kita tunggu Dokter ajah iya, Palingan bentar lagi itu udah sampai, Iya gak Sayang ??? " kata Mami mengelus kepalaku sambil melihat RR yang lagi buatin Aku air hangat.
" Iya Mi. Bentar lagi Dokternya sampai kok, Soalnya gak jauh dari sini rumahnya. Hari ini Dia juga gak ke Rumah Sakit kok. " jawab RR sambil memberiku segelas air hangat.
" Oh nah iya tuh .... Sabar iya Cin .... "
Tidak lama kemudian, Dokter itu datang bersama Petugas Rumah yang membuka pintu.
" Halo Dok ..... Maaf iya udah ganggu malam apa sore nih ??? hehehe .... " kata RR sambil senyum.
" Haloo ... Tidak apa apa. Menjelang malam mungkin iya, Hehehe .... Siapa yang sakit ??? "
" Dia Dok. tangannya dan lehernya merah merah, mungkin seluruh tubuhnya Dok. " jawab RR sambil menunjuk Aku.
" Oh .... Boleh Saya periksa dulu iya. " jawab Dokternya sambil berjalan kearahku dan duduk disampingku.
Dokternya memegang jidatku dengan telapak tangannya lalu melihat leher dan tanganku yang merah merah.
Bajuku dibuka sedikit dan ternyata seluruh badanku merah merah.
Setelah Dokternya memeriksa itu kenapa dan hasilnya tidak lama keluar dan Aku terkena racun makanan.
" Dia kena racun makanan. Nanti Aku kasih resepnya dan akan dikirim langsung kesini iya. " kata Dokter itu setelah melakukan pengecekan.
__ADS_1
" Oalah .... Tadi makan apa iya Kita ??? " tanya RR sedikit mengingat ingat.
" Astaga .... Pantasan saja Cin .... Padahal kan makanannya biasa biasa saja semua kan ?? Atau jangan jangan, itu apa iya namanya sayuran tadi ??? Aku juga baru melihat dan baru makan itu pertama kalinya Cin . " kata Mami.
" Nah iya, Bisa jadi itu Mi. Apa namanya itu Yang .... "
" Oh itu sayur Arugula namanya Mi, Yang ... Oh iya Dok, Apa satur Arugula bisa menyebabkan keracunan makanan seperti yang Dikter bilang tadi ??? Soalnya tadi Kami habis makan dan hal yang barusan Mereka bilang itu iya sayuran itu yang baru pertama kali dilihat dan dimakan Mereka. " kata RR menjelaskan sama Dokternya.
" Saya sih tidak bisa langsung mengatakan iya. Mereka bukan Orang Kita kan ??? "
" Iya Dok. Mereka lagi liburan kesini. "
" Nah iya, Soalnya kadang makanan itu tidak selalu diterima oleh tubuh Kita. Setiap Orang berbeda beda untuk proses penerimaan makanan dalam tubuh. Ada yang semua ajah dimakan tidak kenapa kenapa, All its oke. Dan ada malah yang sebaliknya sama seperti Nona ini. Itu sebenarnya tidak apa apa, Karena ibaratnya tubuh Kita seperti kaget gitu karena baru pertama kali makan itu. " kata Dokter itu menjelaskan.
" Oh oke oke Dok. Dokter kesini bawa mobil ??? "
" Iya, Saya sama supir. "
" Oh .... Nanti sekalian saja Supir Saya ikut Dokter, Biar Dia yang bawain obatnya kesini. " jawab RR.
" Boleh boleh. "
" Oh iya Dia boleh mandi gak Dok ??? "
" Boleh kok. Gak apa apa. Yang penting jangan di gosok terlalu keras biar gak perih iya .... "
" Oh iya iya . Makasih iya Dok. "
" Oke deh kalau gitu Saya pamit dulu iya, Nanti langsung Saya resepkan Obatnya dan antibiotiknya iya. Tidak usah khawatir itu hal biasa kok. " kata Dokternya sambil senyum memegang pundakku.
RR langsung mengantar Dokter itu sampai kepintu depan dan memberi tahu Supirnya untuk ikut sama Dokternya mengambil Obat.
" Iya udah Mi, Aku mau mandi dulu iya, Panas bangat sama gatal ini badanku. Siapa tai nanti lebih enakan habis mandi sembari nunggu obatnya. " kataku sama Mami.
" Oh iya iya. Ini baju Kamu. " kata Mami sambil mengambil koper dan memberikannya samaku.
" Nanti bilangin RR Aku mandi iya. Mami gak mandi ???? "
" Aku mah gampang Cin .... Mau mandi gak mandi mah tetap endulita Cin .... " jawab Mami centil.
" Aishhh .... Dasar .... " kataku lalu pergi ke kamarnya RR.
Aku langsung mengambil baju piyama pendek yang ada dikoper itu dan langsung mandi dan berendam di bath up nya RR.
Aku menyalakan air dingin dengan suhu yang paling dingin dan berendam disana.
" Yang, Kamu mandi ???? " tanya RR dari luar.
" Iya. Pinjam bath up Kamu iya. Aku mau berendam. " jawabku.
" Iya. Jangan lama lama Yang ... Nanti Kamu masuk angin.... "
" Iya. "
Maaf iya semuanya .... lagi slow update othornya karena berhubung kurang sehat ....
Doain othor iya supaya cepat pulih dan bisa update tiap hari...
__ADS_1
Loopyyuuu sekebonnn....