Pemuas Nafsu

Pemuas Nafsu
Episode 229


__ADS_3

" Aish ... Sayang .... !!!! '' kata RR dengan nafasnya yang tidak beraturan lagi.


" Why ??? "


" Tolong lah ah .... Jangan gitu, Kamu buat Aku tidak fokus. Nanti ajah nanti .... " jawabnya sambil merapikan duduknya.


" Dasar .... Hahaha .... Katanya mau .... " godaku lagi sambil menahan ketawaku.


" Iya mau tapi jangan sekarang Yang ..... Nanti malam dong .... " jawab RR sambil memegang tanganku agar tidak melakukan hal itu lagi.


" Awas dong tanganku ini .... Sakit ih ... " kataku sambil senyum melihat wajahnya datar menatapku.


" Kenapa ekspresi Kamu begitu ???? '' kataku senyum senyum.


" Tangan Kamu nanti kemana mana, Jadi biarin deh kayak gini !!! " kata RR melotot.


" Hahahaha ... Kamu lucu deh .... "kataku melihatnya sambil mengelus tangannya yang menggenggam tanganku.


" Udah Kamu siapin tenaga buat nanti malam deh Yang .... Pokoknya harus mantap nanti malam. " jawab RR sambil main mata.


" Gak ah ... Aku gak mau. Aku mau langsung tidur besok biar enakan di pesawat. " kataku sambil menggelengkan kepalaku.


" Ayolah Yang ....Aku gak tahan, Udah pengen .... soalnya kan Kita beberapa hari ini gak ngelakuin itu. Hayolah Hmm ??? ....." katanya sedikit memohon.


" Iya udah sekarang ajah nih ...... " kataku senyum sambil menggerakkan tanganku lagi. Tapi Dia dengan sigap menahannya.


" Kamu ngaco deh ..... Mau Kita kecelakaan disini ??? '' bentaknya melotot.


" Iya iya maaf ..... " jawabku sambil menarik paksa tanganku yang dipegangnya.

__ADS_1


Tidak lama kemudian, Kami sampai di Mall dan langsung masuk. Seperti biasa, Dia selalu menggenggam tanganku.


" Aku bisa jalan sendiri ih .... " gerutuku manyun dan melihatnya.


" Biar Orang tau bahwa Kamu itu udah ada yang punya !!!! ''


" Aish ..... Gak gitu juga kali. Aku kan berjalan sama dengan Kamu Yang .... "


" Mau pilih mana, Aku genggang tanganmu atau tanganku yang melingkar di pinggang Kamu ??? Hm ??? " kata RR sambil main mata senyum.


Aku langsung mengikutinya karena Dia pasti tidak bercanda.


Dia langsung membawaku kesalah satu toko jam tangan ternama dimall itu. Saat Kami masuk langsung disambut dengan petugasnya dan langsung menyapa RR dengan akrab. Ternyata itu toko langganan Dia.


Kami di kalih lihat beberapa model terbaru. Setelah lama milih, Akhirnya Kami memilih jam tangan yang couple dan hanya itu doang yang diproduksi.


" Wah ... Mba nya pintar milih. Ini hanya sepasang ini yang diproduksi oleh brand nya modelnya. '' kata Petugasnya.


Aku langsung mengeluarkan kartuku tetapi RR meminta dan mengganti dengan kartunya.


" Sayang ..... Kan Aku yang beliin !!!! Kok gitu sih ???? Kan kemarin Aku bilangnya gitu dan Kamu udah oke. Kok sekarang beda sih ???? " cetusku melotot.


" Gak apa apa Sayang .... Masa Kamu yang bayarin ???? Gak apa apa dong walapun Aku yang ulang tahun ..... Habiskan saja waktumu untukku. Aku yang akan menghabiskan uang !!!.... " kata RR menatapku sambil mengelus rambutku.


Aku sedikit tertawa mendengar perkataannya itu dan sedikit terdiam dan ternganga. Baru kali ini ada Laki Laki yang dengan jentlemen bisa mengatakan hal seperti itu di depan Pacarnya tanpa mempedulikan uang yang Dia miliki.


" Kenapa Kamu senyum ??? "


" Gak apa apa. " jawabku.

__ADS_1


" Temani Aku bentar beli parfum iya. "


" Oke. "


Setelah selesai dengan urusan pembayaran, Kami langsung ke store parfum langganannya juga. Dia sengaja membeli parfum yang biasa Aku pakai karena kata Dia biar Aku selalu ada disetiap saat disampingnya.


Tidak lama setelah selesai dari toko parfum itu, Dia menanyaiku apakah masih ada yang mau Aku beli atau tidak. Aku langsung mengajaknya pulang saja karena takut Mami sama Rein nungguin kelamaan.


" Besok dari rumah Kita berangkat jam berapa Sayang ???? " tanyaku.


" Jam 10 an ajah soalnya pesawat Kita sore. "


" Jauh emang dari rumah ke bandara ???? "


" Gak terlalu. Palingan 30 menitan lebih lah. Nanti Kita nunggu disana ajah sama Mami kan harus masukin bagasi dan cek yang lain lain lagi ..... "


" Iya iya. "


" Pokoknya malam ini Aku mau isi tenaga dulu. " liriknya senyum.


" Ah ... Dipikiranmu itu mulu dah. Heran Aku !!!"


" Aku memikirkan malam pertama Kita Sayang .... Mari Kita lakukan hal seperti itu lagi nanti malam. "


" Kamu mau bayar berapa ???!!!! " cetusku.


" Terserah Kamu. Ada cek dan semua dikamar, Tinggal semau Kamu ajah seperti yang Aku bilang tadi, Cukup berada disampingku saja dan yang lainnya biar Aku yang urus. "


Dia benar benar sangat berkharismatik saat mengatakan itu.

__ADS_1


" Kamu membuatku merinding deh untuk kali ini !!! " kataku senyum melihatnya dan mengelus Pipinya.


__ADS_2