
Setelah menikmati kopi dan bolu, Aku langsung naik untuk mandi karena Nay sudah balas pesanku dan Kami akan bertemu di tempat tongkrongan Kami yang biasa.
Seperti biasa, Pakaianku biasa saja hanya mengenakan celana jeans pendek dipaku tanktop dan blazer. Cukup simpel ditambah tas slempang kecil di tanganku.
Aku langsung turun dan pamit sama Bibi dan langsung menuju garasi mobil.
######
" Astaga Ran .... Kamu tahu gak ??? semalam Aku sama Daddy sugar dan sumpah itu paling hot dan mantap selama Aku jadi pekerja malam. Permainannya sungguh luar biasa. Ahhhh tidak bisa terbayangkan lah malam itu. Aku berharap malam itu malam yang sangat panjang, eh tau tau nya sudah pagi ajah. " kata Nay sembari menggigit sedotan minumannya, mungkin Dia masih teringat malam itu.
" Daddy sugarnya kaya gak ??? tarif Kamu naik gak dari yang sebelumnya ??? kalau gak, iya sama ajah dong.... " cetusku mengerutkan kening.
" Aku mah gak pikirin soal tarif Ran, puas ajah sudah sangat cukup. Iya kalau tarif apalagi bonus, itu hanya pelengkap saja. "
" Iya gak juga lah Nay. Kalau itu sudah pekerjaan Kamu, Berarti Kamu juga memikirkan bayaran dong. Gak mungkin hanya kepuasan saja. iya gak sih ???? "
" Iya sih. Tapi tarifku sama kok sama yang Daddy sugar itu. Tapi enaknya iya disitu, Kita dapat kepuasan dan kenikmatan duniawi. Dia gak ngasih tip kemungkinan Dia pelit kali iya wkwkwk.... Soalnya Aku lihat pakaian yang di pake bermerek semua. "
__ADS_1
" Iya ellaaa, berarti itu hanya ingin mengeluarkan hasratnya saja. Atau bisa jadi istrinya kurang dalam hal itu. wkwkwk " cetusku tertawa.
" Bisa jadi Saii.... Rata - rata kan sekarang memang begitu Nay .... kurang service di rumah sehingga Dia mencarinya dari luar. "
" Iya sih... Eh btw Kemarin itu Aku meeting sama Vendor dan ternyata sekarang yang mengelola perusahaannya itu Anaknya yang baru pulang dari Amrik. Dan Kamu tahu ??? astagaaaa bikin Aku ilfil Nay, baru juga kenal udah ngajakin jalan bareng. Tiap malam chat Aku sampai sengaja Aku tidak baca saking malasnya. Arrrgggg.... " kataku sambil geleng - geleng.
" Iya mungkin Dia tertarik sama Kamu. Makanya Dia tidak bisa menahan diri. "
" Iya Aku tahu. Tapi setidaknya jangan kayak gitu, Dia seorang Pemimpin dan Pemilik perusahaan loh, Mau di taroh dimana mukanya Dia ??? Emang sih Aku liat bagroundnya Dia itu Orangnya nakal. Masa kalau ngeliat yang cantik langsung begitu ???? Nanti semua dong digituin sama Orang - Orang yang bekerja sama dengan Dia. Kan itu buat citranya turun. Dasar tuh cowok aneh ....."
" Iya itu lah plus minus nya Orang Kaya Ran .... Menurut Mereka, Kita hanya Orang kecil yang bisa dibayar dengan uang. Eh eh.... liat deh yang disamping Kamu, cool bangat Ran .... " katanya berbisik.
" Astaga... mulutmu itu iya .... "
" Hahahaha.... iya benar dong???? " jawabku tertawa.
" Iya setidaknya perhalus kek. " katanya melirikku sinis.
__ADS_1
" Jadi gimana????? "
" Iya begitulah Nay.... Ada yang enak ada yang biasa saja dan ada yang bahkan sampe hotel langsung tidur lepas pakaian semuanya dan tidur di ranjang. Aku sempat bingung melihatnya, Lah ini ngapain coba ??? iya kan biasanya bercumbu dulu, ciuman mesra, meningkatkan gairah. Lah ini laki laki tidur terlentang begitu. Aduh kalo ingat itu geli dan tertawa sendiri Ran.... " jawabnya smabil tersenyum geleng - geleng.
" Lah trus Kamu ngapain ??? "
" Pertama Aku bingung mau ngapain. Iya udah karena Aku sudah melihat pusara milikknya langsung buru - buru Aku melepaskan pakaianku juga. Aku langsung menghantamnya. Tapi iya itu Ran, Kalau cuma Kita doang yang bermain kan gak enak. Harus ada perlawanan dari lawan main Kita. Ini hanya Aku yang bekerja. Iya gak enak lah Ran .... "
" Hah ??? masa sih ??? trus setelah Kamu menghantamnya ??"
" Iya Dia cuma tidur gitu doang tanpa ada perlawanan. Mau diapain juga mau ajah dan gak ngapa ngapain. Issss.... kesal bangat Aku itu. "
" Lah kalau gitu doang iya istrinya juga bisa kali dirumah. ngapain mesti booking cewek lain. "
" Nah itu Dia. Istrinya juga capek kali Ran .... Aku ajah yang baru sekali, malas dan muak apalagi istrinya yang tiap malam. Mungkin istrinya sudah capek kali. Aku juga kalau diposisi begitu mending menyewa kaki laki untuk memuaskanku daripada yang kayak gitu. "
" Masa Dia gak merasa enak atau mendesah gitu ??? "
__ADS_1
" Gak ada Ran .... cuma di doang. Ihhh pengen deh Aku jambak itu rambut pusaranya. percuma badan besar dan kekar. Lah pas diranjang, ciut bukan main. "
Pas Nay bilang kayak gitu, Aku langsung mengingat Pria kedua yang bersamaku yang hampir sama dengan yang diomongin Nay. Tapi Pria yang bersamaku main ada perlawanan hanya saja permainannya kirang greget dan cepat lemas.