
Aku langsung meletakkan HPku didekat bantal itu dan langsung tidur karen dari tadi mataku sudah 5 watt.
Malamnya Mami membangunkanku untuk makan malam dan Dia sudah siap siap.
Aku perlahan membuka mataku danelihat jam tamganku yang sudah menunjukkan jam setengah 7 malam.
" Waahh .... Sudah malam ternyata. Enak bangat tidurnya Mi. " kataku sambil mengusap mataku.
" Iya Aku melihat Kamu tidurnya enak bangat hingga Aku juga merasa tidak enak untuk membangunkanmu. "
" Kamu udah mandi ???? "
" Udah dong Cin .... Kamu tidak melihatku sudah rapih ???? " katanya sambil ambil pose di depanku.
" Aish ..... Udah udah... gak usah bergaya di depanku. Aku mau mandi dulu ah .... "
" Yawes sana. Apa Kita harus dinner malam ini Cin ???? Malam terakhir disini harus penuh kenangan."
" Harusnya enak enak dong .... " bisikku.
" Aishhh .... Argghhh sialan Kamu iya. "
" Lah kenapa ???? bukannya benar yang Aku bilang ???? "
__ADS_1
" Iya tapi janganlah berbisik Cin .... Aku merinding loh ini. " jawabnya manyun sambil memegang tangannya.
" Lah kenapa emang merinding hah???? " tanyaku pura pura serius sembari mendekat.
" Aishhh .... udah ah mandi sana!!! " cetusnya mendorong tubuhku.
Aku menatapnya dengan mata tajam dan menunjuk nunjuk Dia.
Sebenarnya Aku tahu, Kemungkinan setiap Aku berbisik Dia kayak merinding antara naik nafsu atau merinding najis.
Tapi kayaknya karna Dia naik nafsu sih soalnya pas pertama kali Aku ketemu dan berbisik, Dia sontak kaget sembari menatapku. Jadi makanya sekarang Aku kadang mengisenginya.
*****
Hingga Aku dan Mami hanya geleleng geleng melihat koper itu.
Sesampai di bandara, Supir langsung membantu mengambil troli begitu juga Mami. Karena 2 Troli kurang, Aku minta bantuan sama petugas yang biasa menawarkan jasaa untuk itu sehingga Kami menggunakan 4 troli.
Luar biasa sekali memang belanjaan Kami. Koper kecilku, Aku bawa ke kabin karena tidak terlalu berat begitu juga punya Mami jadi Aku langsung pisahkan di troliku.
Aku mengucapkan terima kasih banyak untuk sang Supir yang selalu setia menemani dan mengantar jemput serta stand by selama Kami di Bangkok. Aku memberinya tip karena pelayanannya super duper mantap.
" See you soon Miss .... Makasih banyak untuk tip nya. " katanya walau Dia sempat menolaknya.
__ADS_1
" Makasih iya Pak .... Jangan kapok kapok iya sama Kami hehehe ..... Next bakal kesini lagi. " jawabku sambil senyum.
" Iya maksih juga Miss .... Safe flight iya .... "
" Makasih makasih .... Sampai jumpa kembali dilain waktu .... Kami masuk dulu iya. Bye Pak ... Hati hati di jalan .... "
Aku, Mami dan petugas uang membantu Kami langsung menuju ruang cek in. Aku langsung memasukkan bagasi Kami dan menunggu untuk bording pass.
Aku dan Mami langsung menuju tempat ngopi yang ada di Bandara itu karena bording passnya masoh hampir 1 jam.
Seperti biasa, Kami memesan kopi dan beberapa roti karena Kamia habis makan dari hotel tadi.
Sambil menunggu, Mami lagi asyik dengarin musik dan buka medsosnya, Sementara Aku sibuk buka beberapa jadwal pekerjaanku untuk beberapa hati ke depan.
Aku mengecek orderan online butik hari ini dan lumayan banyak. Hampir 500 orderan yang masuk dan ssudah terproses. Belum lagi yang masih belum di proses dan menunggu pembayaran.
Aku benar benar sangag bersyukur untuk itu. Dan kemungkinan dalam waktu dekat, Aku akan merancang untuk model baru lagi. Dan minggu depan beberapa orderan dari vendor akan masuk sehingga banyak model baru yang akan segera launching untuk pertama kalinya.
Mungkin bulan ini, Aku akan disibukkan dengan beberapa meeting dengan vendor lagi ditambah lagi meeting di kantor untuk beberapa project baru.
Aku selalu bersyukur untuk pencapain dan rejeki yang selama ini Aku terima. Bulan ini Aku berencana juga untuk berkunjung ke panti asuhan dan memberi beberapa sumbangan dari hasil sewa villa milik Mama sama Papa.
Aku memang Orang yang sangat penuh dosa. Tapi dibalik itu, Aku tidak pernah lupa untuk berbagi sama beberapa yang membutuhkan. Walau memang tidak banyak, Tapi Aku mensyukuri atas pemberianku ini.
__ADS_1
Karena menuruku tidak semua kebahagiaan dihitung dengan uang melainkan hal kecil yang bisa Kita berikan atau hal kecil yang bisa Kita bantu untuk Orang lain dengan penuh iklas. Karena jika Kamu iklas, Semua yang akan Kamu kerjakan akan berjalan lancar dan bahkan mendapat hasil yang berlipat kali ganda.