
Setelah Nay menelpon dan ingin melakukan itu, Aku langsung mengantarnya ketempat club yang biasa Dia kunjungi untuk bertemu dengan Maminya itu.
Dalam hatiku, wajar sih tarifnya lumayan kecil karena tempat clubnya juga masih tergolong sederhana ditambah lagi Dia tidak merawat milikknya.
Aku hanya heran melihat Temanku yang satu bijik itu.
Aku langsung menelpon Mami untuk menanyakan apa ada Mangsa yang mau digoyang malam ini ???? Aku tiba tiba kepengen setelah cerita sama Nay.
" Tiap hari mah ada Cin.... Kamu nya ajah tergantung mood. Gak oerlu menunggu, kalau Kamu bilang mau langsung cus ... " kata Mami.
" Oke. Seperti Biasa Mi, Aku otw club iya. "
" Iya sinilah, Mami udah disini dari tadi. ''
Aku langsung berangkat ke club tempat Mami setelah meninggalkan club tempat kerja Nay.
Diperjalanan, Agus menelpon berkali kali tapi Aku mengabaikannya dan tidak menjawab sama sekali.
Aku langsung mematikan HP Pribadiku karena malas Agus nelpon melulu.
Aku langsung parkir dilobby dan segera masuk ke dalam. Seperti biasa, dentuman lagu dan musik yang dimainkan DJ membuatku ingin menari dipandu lagi lampu kerlap kerlip andalan club itu.
Aku melihat Mami yang duduk dengan Seorang Wanita. Mami yang melihatku langsung melambaikan tangannya ke arahku.
Aku langsung menghampiri dan senyum ke arah Wanita yang duduk disebelahnya.
" Manda, kenalin ini Ranti. Teman Mami. " ucap Mami memperkenalkan.
" Halo... " sapaku sambil senyum.
" Hai Kak.... " sapanya balik.
" Kamu udah makan Cin ??? " tanya Mami melihatku.
" Udah udah. Tadi Aku habis ketemuan sama Teman, Makanya Aku langsung kesini. Aku mau pesan minum dong, Kalian idah makan ??? " kataku sambil melihat Manda.
__ADS_1
" Udah. Ini lagi nunggu Sugar Daddynya Dia. " jawab Mami sambil memanggil pelayan.
" Oh. " kataku mengangguk.
Aku langsung memesan minuman sembari menunggu sugar daddynya Manda sambil membuka medsos dengan menyandarkan punggungku di sofa itu.
" Kamu wangi bangat sin Cin.... " kata Mami melihatku.
" Lah emang baru tahu???? kayak baru kenal ajah deh. " cetusku.
" Astaga songong bangat! Untung Aku sayang sama Kamu. " jawab Mami sedikit kesal.
" Masalahnya Aku gak sayang. Gimana dong ?? "
" Tuh kan, Liat deh Manda, bagaimana coba Aku gak sakit hati diginiin mulu sama Dia. " rengeknya.
" Emang Mami tertarik sam Wanita ??? " kata Manda tertawa.
" Tau tuh Bencong. " cetusku sambil mengangkat kakiku.
" Kalau Aku suka sama Dia udah habis Dia. Tapi Aku selalu merinding kalo Tangan halusnya menyentuhku apalagi berbisik ditelingaku. Arrrgggghhh Aku merinding. " jawab Mami menggetarkan tubuhnya.
" Itulah kan Kamu selalu bikin hatiku merintih kesakitan. Aku sedih. " katanya sedikit menunduk.
" Kamu menyakitiku. " kataku menirukan gayanya hingga Dia tertawa melihatku.
" Kamu iya, baru saja buat sakit hati udah bisa langsung buat mood balik. " katanya menggelitik jarinya di paha mulusku.
" Wahhh.... Aku merinding!!!! "
Seseorang menatapku dari kursi sebelah dan main mata saat Aku melihat ke arahnya. Aku langsung tertawa kecil sambil melihat Mami.
Mami sudah tahu bahwa Aku tidak suka kalau berhubungan sama Orang yang langsung ketemu seperti ini. Aku hanya meng iyakan dari situs web Mami.
Dan itu juga tergantung moodku, Kalau Aku lagi pengen baru langsung. Kalau lagi tidak mood mau semahal dan sebanyak apapun bayarannya Aku bakal tidak mau.
__ADS_1
Seperti yang kejadian beberapa minggu lalu, Si Pria itu langsung transfer bayaran full padahal Mami juga belum meng iyakan. Tapi Dia langsung main transfer saja dan malah menambah bayaran kalau Aku mau hari itu.
Dikiranya Aku mata duitan kali. Aku tetap menolak sampai Dia katanya sakit hati.
Malam ini, Moodku benar - benar mendukung dan bagus. Makanya Aku langsung ke club tanpa pulang dulu.
Malam ini Aku ingin bercumbu dan bermain setelah beberapa minggu tidak melakukannya karena pekerjaan yang banyak.
Setelah Manda pergi bersama Pelanggannya, Aku dan Mami meninggalkan Club dan langsung menuju hotel.
Pokoknya setiap Aku menginginkan itu, semua sudah beres. Tinggal datang saja.
" Gimana Orangnya ??? " tanyaku sambil nyetir.
" Nih, lihat saja. Ini sih yang Aku pilih dari beberapa yang menanyakan Kamu hari hari ini. Menurut Kamu gimana???? " tanyanya setelah menunjukkannya.
" Lumayan lah. Semoga bisa bermain lama. Mami ada brondong ???? " tanyaku melihatnya.
" Belum dibalas Cin.... Semoga Dia bisa agar Aku tidak kesepian. " katanya manyun.
" Emang cuma satu doang Brondongmu ??? yang kemarin itu iya ???? "
" Baru satu wkwkwkwk .... Aku juga lagi mencari yang lain agar tidak berharap sama Dia melulu kalau lagi kayak gini. "
" Bukannya situs Gay atau Homo banyak iya, Mi ??? bukannya sama kayak webnya Mami ???" tanyaku penasaran.
" Banyak sih. Dan Aku sudah masuk ke salah satu situs itu. Tapi belum ada yang chat Aku. Gimana dong ????? Apa fotoku kurang menawan iya???? Beda bangta kayak Kamu. " katanya sedih menatapku.
" Emang Mami masukin foto kayak gimana??? "
" Iya biasa Cin.... Foto milikku serta foto foto bugil lainnya. Karena beda Cin... sama web khusus Wanita seperti Kalian yang tidak harus menunjukkan foto bugil. "
" Wah .... Aku baru tau loh.... Coba besok tak lihat iya. Berarti ada yang kurang dari foto Mami itu. Nanti Kita ubah. " jawabku sambil mengedipkan mataku.
" Arrggghhh Aku merinding.... Aku malu lah nanti Kamu lihat milikku. " katanya sedikit cengengesan.
__ADS_1
" Iya ellaaa itu doang. Aku sudah bisa menafsirkan seberapa besar milikmu. " jawabku sambil melebarkan jariku di wajahnya.
" Ishhh Kamu kayak dukun saja. "