Pemuas Nafsu

Pemuas Nafsu
Episode 298


__ADS_3

Dua insan yang sedang dimabuk cinta tidak peduli siapa yang ada disekelilingnya itu. Mami yang hampir saja muntah mendengar kebucinanku, tapi Aku tidak mempedulikannya. Aku benar benar bahagia dan senang. Aku tidak pernah ditinggal tinggal lagi.


*******


Awal bulan, Aku, RR dan Mami berangkat ke Belanda untuk mengadakan resepsi di tempat kediaman RR juga. Angel dan Anna juga turut hadir begitu juga Agus dan Istrinya. Semua benar benar diluar dugaanku.


Aku begitu terkejut saat di hari resepsi itu berlangsung dan saat Kami lagi asyik mengobrol dengan Teman dan Tamu Tamu RR, Agus, Istrinya, Anna dan Angel datang sembari senyum melihatku.


Wah, Aku benar benar ingin berteriak kencang saat itu dan melirik ke arah RR dengan tatapan haru dan bahagia serta ucapan terima kasih. Aku benar benar tidak bisa menyangka bahwa Dia membelikan Mereka tiket untuk datang dan ikut serta di hari bahagia Kami ini.


Mataku berkaca kaca dan RR langsung menggenggam tanganku sembari berbisik.


" Aku bahagia, saat melihatmu senyum indahmu. "


" Terima kasih. " jawabku pelan dengan senyum manis di wajahku.


Aku langsung memeluk Anna dan Angel begitu juga Istinya Agus.


" You look so beatiful, Sayang ... " kata Anna.


" Kamu cantik sekali. Aku hampir tidak bisa mengenalimu tadi. " kata Istri Agus membuatku terkekeh.


" Wah, wah .... Kamu luar biasa sekali cantiknya. " kata Angel.

__ADS_1


Karena Kami harus menyalami dan menyapa beberapa Teman dan tamu, Anna menganggukkan kepalanya memberi isyarat untuk memperbolehakan Aku meninggalkan Mereka dulu.


RR menyiapkan semua itu untukku, kemewahan dan benar benar membuatku takjub saat melihat betapa indahnya acara resepsi itu.


Sengaja memang RR melakukan acara itu di rumahnya karena memang ruangnya yang begitu luar layaknya seperti istana. Taman yang luas juga membuat semakin suasana adem dan hangat.


Semua perintilan perintilan dsri hal hal kecil Rein sudah serahkan semua ke WO. Bahkan untuk pekerja di rumahnya juga tidak bisa melakukan atau membantu semua itu karena memang sudah diserahkan semua WO dan yang lain. Mereka juga harus turut serta bahagia dihari bahagia RR itu karena memang RR juga menyayangi semua pekerja rumahnya.


Aku yang melihat Rein mondar mandir dan sibuk kesana kemari membuatku bersyukur memiliki Adik baik dan yang benar benar baik dan peduli serta menyayangi RR dengan tulus.


Habis acara, RR langsung membopongku ke hotel ternama disana. Dia ternyata sudah pamit sama Anna, dan yang lainnya. Mereka juga tinggal di hotel milik RR yang tak jauh dari rumahnya. Supir RR langsung mengantar Mereka kesana.


Mami dan Rein stay di ruman karena Mereka berdua yang jaga kandang dan bahkan Mereka yang menyarankan RR katanya untuk tidur di hotel malam ini. Mereka berdua turut bahagia dan senang atas pernikahan Kami ditambah Mami yang tahu cerita hidupku, gimana kelakuanku hingga akhirnya Aku melabuhkan hatiku untuk RR.


" Sayang, Harusnya Kita di rumah ajah tadi. " kataku sama RR saat Dia mengemudikan mobilnya.


" Gak fokus melakukan apa ??? Aku benar benar capek , Sayang .... " kataku manja dan memang benar kelihatan sekali dari wajahku yang sudah lemas karena begitu banyak tamu undangan RR, ditambah lagi selalu menemani Dia untuk mengobrol bersama Teman Temannya.


" Iya iya. Sampai di hotel Kita langsung istirahat ya. Muka Kamu udah kelihatan pucat sekali. " kata RR mengelus elus pipiku.


Aku mengangguk sambil memejamkan mataku dan menggenggam erat tangannya.


" Kamu lapar gak ??? " dan Aku langsung menggelengkan kepalaku dengan cepat.

__ADS_1


******


Hari, bulan bahkan tahun demi tahun, Kami lewati berdua dengan penuh cinta dan kasih sayang. Cinta RR tidak pernah berkurang sedikit pun walau Kami belum memiliki keturunan. Cinta dan sayangnya semakin hari semakin bertambah.


Kehidupan Kami selalu dipenuhi dengan kebahagiaan, sukacita dan ketenangan. RR tidak pernah sedikitpun membuatku sedih apalagi menyakiti hatiku. Ketulusan yang Dia berikan benar benar mampu membuatku terenyuh, bersyukur dan bersyukur.


Aku Benar benar bersyukur bangat memiliki RR sebagai Suami dan pendamping hidupku. Aku benar benar bersyukur, tak henti hentinya Aku mengucap syukur karena Tuhan telah memberikan Dia untukku.


*Kita tidak akan pernah tau seberapa keras pun Kita menolak untuk tidak mencintai, tapi jika sudah itu yang menjadi takdir Kita, tetap saja akan jadi.


Batu yang keras pun bisa hancur dengan tetesan air yang terus mengalir begitu juga hati yang keras dan sudah menutup untuk hal cinta akan bisa luluh dengan hadirnya ketulusan dan kebahagiaan.


Seburuk apapun perkenalan Kalian, jika sudah takdir dan jodoh maka akan dipertemukan kembali dan bersama.


Hadirnya seseorang bisa mengobati luka yang tertanam di hati Kamu.


Trauma akan hilang seiring berjalannya waktu jika Kamu bersama Orang yang tepat.


Jangan menyalahkan dirimu untuk setiap masalah yang datang menghadang, Tapi hadapi dengan jiwa raga yang kuat dan berpegang teguh sama Pencipta.


Jangan pernah lari dari masalah dan jangan pernah menyalakan dirimu sendiri akan hal itu karena semua sudah diatur sama yang Diatas. Yaitu punya akhir cerita yang membahagiakan.


Terima kasih sudah membaca novelku ini, Terima kasih untuk kritik dan sarannya. Maaf tidak sebagus novel novel lain. Tapi Author sangat menyayangi Kalian.

__ADS_1


Sending Love buat kalian semua ....


Jangan lupa mampir di novel terbaruku ya*, Semua karena Kamu.


__ADS_2