Pemuas Nafsu

Pemuas Nafsu
Episode 213


__ADS_3

Saat Kami menunggu Mami dan Rein di sebuah tempat ngopi, Seorang Teman RR datang menghampiri Kami bersama dengan istrinya.


" Hei ... Lagi menikmati weekend iya RR ??? " katanya sambil menghampiri Kami dan menyalam.


" Hei, Astaga .... Aku gak ngelihat Kalian loh ??? Iya nih .... Hehehe... Kalian lagi jalan jalan iya ???? Mana Naka ???? " kata RR sembari senyum.


" Di rumah sama Bibinya. Biasalah lagi menyempatkan menikmati masa masa berdua lagi.... Ini calonmu ??? " jawab Temannya itu sembari menunjukku senyum.


" Hahahah .... Benar benar, Karena weekday sibuk iya ??? Iya Bro, Doainnya .... " jawab RR sambil senyum memegang bahuku dan Aku pun senyum sama Mereka.


" Jangan lama lama Bro .... Kalau udah cocok langsung gas ajah .... Hahaha .... " goda Temannya itu.


" Doain ajah Bro .... Udah Kita disini ajah ngobrol sambil ngopi dulu .... " kata RR mempersilahkan duduk.


" Lain kali ajah iya Bro, Kami mau pulang nih udah dari pagi Kami disini Hahaha .... Udah Non, Langsung nikah ajah jangan dilama lamain, Dia Orang baik kok. Bukan karena Teman doang iya makanya dibelain, Bukan .... Emang Dia benaran baik kok. " kata Temannya itu samaku sambil memuji RR.


" Hehehe .... Minta Doanya ajah iya. " jawabku senyum.


" Aku makin Pede nih didepan Dia kalau semua Teman Temanku memujiku didepan Dia. Hahahah .... " kata RR sambil ketawa.


" Hahahah .... Dasar .... !!! Iya udah Kami duluan iya Bro .... Happy weekend untuk Kalian berdua. " kata Temannya itu lalu Mereka pergi.


" Hati Hati iya .... "


" Iya .... "


Tidak lama kemudian, Mami dan Rein pun datang dan Mereka langsung mengajak Kami untuk keliling keliling.


" Kok lama bangat Kalian ?? " tanyaku melihat Mereka berdua yang berjalan sampingan.


" You knowlah Kak, Mami rempong bangat. " jawab Rein.


" Tumben .... " jawabku sambil melirik Mami dari atas sampai bawah.


" Biasalah Cin, Kalau Mami lagi sama Brondong Ganteng, Iya Mami harus cucok meong dong ... " jawab Mami centil sambil main mata.


" Hahaa ... Dasar Banci satu ini. " cetusku ketawa melihatnya.

__ADS_1


" Cin itu bagus deh .... " kata Mami sambil menunjuk baju yang ada di salah satu store.


" Mami mau ??? " tanyaku.


" Buat Kamu dong, Masa buat Aku sih ???? "


" Gak suka. "


" Iya sih, Kamu mah susah. "


" Gimana jadinya udah Mami tanyain belum Adiknya Angel ???? "


" Iya udah Cin .... Dia ternyata belum punya laptop. Mau beliin itu ajah ???? "


" Boleh tuh Mi. Tapi disana ajah ntar Kita beli, atau Mami yang beliin pas Kita udah nyampe disana, sama ajah kayaknya harganya kan ??? Jadi nanti Mami ketemu sama Dia setelah laptopnya udah dibeliin Mi. " kataku.


" Oke Cin .... "


" Mau beli laptop buat siapa Kak ???? " tanya Rein.


" Buat Adiknya Teman Re. Dia masih kuliah tapi belum punya laptop, Jadi mau beliin Dia laptop. " jawabku.


" Setiap Orang itu pasti baik Re. Tapi tergantung, Baiknya dalam hal seperti apa mungkin .... " kataku melihat Dia.


" Iya sih Kak. Tapi Kakak itu sudah include semuanya. Hahaha .... "


" Dasar Kamu. "


" Eh, Kita ke store itu yuk .... Bagus bagus disini. " kata Rein sambil masuk.


" Kak, Bagus gak ??? " tanya Rein sambil memegang satu pasang kemeja.


" Bagus. " jawabku sambil melihat kemeja yang didepanku dan saat masuk kestore itu, Mataku tertuju sama kemeja lengan panjang itu.


" Yang, sini deh .... " panggilku saat Dia melihat lihat celana jeans.


" Kenapa Yang ???? " jawabnya sambil menghampiriku.

__ADS_1


" Bagus kan ???? " kataku sambil menempelkannya di dadanya sembari melihat warna warna lain.


Dia hanya melihatku senyum.


" Aku mau yang ini dong Mba. Ukuran XL iya. " kataku sama Mba yang melayani Kami.


" Buat siapa Yang ??? " tanya RR.


" Buat Kamu dong .... " jawabku dengan santai sambil jalan ke arah pakaian Wanita.


" Yang, Kemejaku udah banyak bangat. " jawabnya pelan.


" Itu kan Kamu yang beli dan pilihan Kamu. Ini Aku yang beli dan ini pilihan Aku. Gak mau ??? " lirikku melihatnya.


" Iya iya. Iya udah .... " jawab RR pasrah karena Dia gak mau melihat Aku marah apalagi Dia sadar baru pertama kali Aku pilihin Dia baju.


" Non, Langsung ke kasir ajah iya nanti. " kata Pelayannya sambil memberikan kode kemeja yang sudah ditulis.


" Makasih Mba. Aku baru pertama masuk tadi langsung ngeliat itu kemeja Yang .... Bagus dan Aku suka. " kataku melihat RR yang mengikutiku.


" Makasih Sayang .... " jawab RR sambil merangkul pinggangku.


" Hei!!!! " bentakku melotot.


" Kenapa ???? " jawab RR senyum menggoda lalu melepas tangannya.


" Kamu tukang mesum. " kataku pelan melihatnya.


" Itu bukan mesum loh Sayang .... Lihat tuh tuh .... Trus Mereka apa tuh namanya ???? " kata RR senyum melihatku dan menunjuk sepasang kekasih yang masuk ke store itu dan si Laki Laki itu merangkul pinggang Pacarnya.


" Itu beda. " jawabku ngeles.


Memang di Negara Mereka merangkul Orang yang disayang atai dicintainya hal biasa kalau di tempat umum. Tapi karena Aku orang Indo jadi kayak merasa seperti aneh dan canggung gitu.


RR yang mendengarku selalu mengatakan Dia mesum selalu senyum senyum melihatku.


Mungkin Dia juga mengerti kenapa Aku bicara seperti itu dan Dia sudah tahu gimana perbedaan Negaranya dan Negaraku.

__ADS_1


Setelah selesai memilih beberapa baju dan celana, Kami langsung ke kasir dan RR langsung membayar semuanya walau Aku sudah mengeluarkan kartuku tapi Dia tidak mau.


Aku hanya senyum dan mengelus tangannya karena Dia sudah marah ketika Aku mengeluarkan kartuku.


__ADS_2