Pemuas Nafsu

Pemuas Nafsu
Episode 43


__ADS_3

Berkali - kali Dia mengatakan ingin menjalin hubungan serius denganku tapi Aku selalu tidak menanggapi hingga Dia merasa pasrah akan apa jawabanku suatu saat nanti.


Aku selalu tersenyum saat Dia mengatakan hal itu hingga membuat Dia tidak bisa berkata apa - apa lagi.


Saat Aku mengabaikan perkataanya itu, Dia selalu menatap Aku hingga Aku terkadang bercanda dan main mata sama Dia.


Dia mungkin berpikir kenapa Aku tidak mau menjalin hubungan serius dengannya.


Hari itu Aku tertidur pulas dipelukannya dan tidak terasa sudah sore. Aku terbangun dan perlahan membuka mataku dan melihat Dia menatapku dengan penuh cinta. Aku langsung buru buru memejamkan mataku kembali sembari tersenyum.


" Kamu cantik bangat Sayang saat tidur ... " katanya sambil merapikan rambut yang menutup wajahku.


Aku langsung membuka mataku dan menciumnya dengan lembut.


Aku bermanja - manja di pelukan Dia dan tidur santai.

__ADS_1


Dia menarik selimut untuk menutupi setengah tubuh Kami yang masih belum mengenakan pakaian sama sekali. Dia mencium keningku dan memelukku.


" Aku selalu membayangkan dan berharap suatu saat nanti saat Kita sudah menua, Kita masih memiliki waktu seperti ini. " katanya pelan sambil mengelus elus rambutku.


" Yang terjadi hari ini mari Kita syukuri dan untuk ke depannya mari Kita lihat dan jalani apa adanya. Jangan terlalu berharap untuk sesuatu hal yang belum tentu bisa Kita rasakan. Jangan menata masa depan hari ini karena Kita tidak tau apa yang terjadi besok. Jalani ajah seperti air yang mengalir. " kataku pelan dengan mata berkaca - kaca mengingat apa yang sudah Aku cita - citakan, yang ada hanya sebuah harapan palsu.


" Aku selalu berharap begitu. Tapi untuk hari ini dan bahkan setiap hari Aku selalu memikirkan Kamu, dan bayanganmu, senyum indahmu selalu hadir disetiap pikiranku. Bagaimana bisa Aku mengabaikannnya ???? Huh ???? " katanya sambil melirikku.


" Mungkin itu hanya hal biasa saja yang bisa Kamu lupakan kapan pun Kamu mau. Jangan terlalu berharap untuk Seseorang yang Kamu kenal dari Dunia seperti ini. "


Aku langsung menutup mulutnya dengan jari telunjukku dan main mata sama Dia.


Aku mengelus dadanya sambil senyum dan sembari menciumnya juga hingga Dia terdiam dan hanya bisa senyum melihatku.


Aku menggelitikkan dadanya hingga Dia merasa geli dan sedikit terangsang mungkin. Akhirnya Dia melakukan permainan lagi bersamaku. Dia mencium seluruh tubuhku hingga Aku merasa sedikit geli dan memegang kepalanya saat berada di area itu.

__ADS_1


Aku mengeluarkan suara khasku saat itu hingga Dia makin menaikkan tempo permainannya. Kami mencoba bebarapa gaya hingga sama sama tertawa dan merasa puas.


Perlahan Aku menariknya ke arah kamar mandi dan melakukannya disana seperti pertama Kami bertemu.


Shower langsung kunyalakan dan berada di bawahnya sambil berkecup manja bersama Dia.


Sesekali Dia merapikan rambutku yang basah dan menutupi mukaku. Kami melakukan permainan dengan tempo yang lumayan cepat dengan posisi berdiri hingga mengarah ke arah bath up.


Dia mengarahkan Aku untuk masuk ke bath up diikuti dengan Dia. Kami bercumbu mesra di dalam itu dan menikmati segalanya hingga puas.


Berkali kali Dia menciumiku karena merasa puas dengan itu. Aku selalu melakukan dan membuat Dia merasa sangat puas dan ******* hingga lemas memelukku disampingku.


Aku mengisi air bath up itu dan menikmatinya bersamanya.


Sesekali tangannya bermain di tubuhku sembari senyum kecapean.

__ADS_1


Aku hanya tersenyum melihat setiap senyuman yang keluar dari wajahnya sangat tulus dengan raut matanya sangat lembut membuatku terpesona.


__ADS_2