
Berkali kali Kami berdua memadu kasih dan cinta. Seluruh isi kamar itu menjadi saksi bisu diantara belain dan permainan yang Kami lakukan.
Sesuai dengan kesepakatan dan keinginan Kami, Kami berdua mengulang momen dimana saat pertama kali Kami ketemu dan melakukan itu.
Semua Kami lakukan dengan sangat baik hingga tidak ada yang terlewat. Bahkan hari ini Kami melakukan lebih dari itu walau memang seperti biasa, Dia sangat kewalahan untuk menerjang lubang kecil nan imut itu.
Hampir beberapa jam Kami melakukannya dan dibarengi dengan jeda dan istirahat hingga membuat Kami sangat kelelahan dan memutuskan untuk istirahat dulu. Aku yang merasa ngilu dan masih nyut nyutan, akhirnya memutuskan untuk membersihkan diri dulu sebelum istirahat.
RR sudah langsung tertidur pulas karena kelelahan disertai dengan kepuasan dan kenikmatan. Dia tidur dengan masih tidak mengenakan apapun.
Aku tidak mengganggunya. Aku langsung mandi dan berbaring di sampingnya setelah itu.
Aku yang merasa capek juga akhirnya tertidur pulas juga walau masih terasa perih. Aku menutup tubuhku dengan selimut dan sedikit memberi jarak dengannya dihalangi dengan guling.
Aku ingin benar benar beristirahat dulu kali ini. Aku juga tidak ingin mengganggunya. Hampir dua jam, Aku tertidur dan saat bangun sudah melihat Dia dengan rapih dan menikmati secangkir kopi dan duduk bersandar di kasur sambil melihat ponselnya. Aku yang melihatnya langsung mendekat dan memeluknya dan bermanja manja.
" I love You Sayang ... " kata RR sambil mencium dan mengelus kepalaku.
__ADS_1
Aku tidak menjawabnya tapi memeluknya erat dan memejamkan mataku. Aku terasa sangat nyaman memeluknya. Tidak bisa diungkapkan dengan perbandingan apapun dengan kenyamanan yang Aku dapat dari dirinya.
Mungkin karena Dia memang benar benar tulus menyayangiku makanya Aku selalu merasa sangat nyaman saat bersamanya apalagi saat memeluknya. Apapun yang berkaitan dengan sentuhan dengannya membuatku nyaman dan tenang.
" Are You Oke ??? " tanya RR yang melihatku gak ada jawaban.
" Aku masih capek. " jawabku pelan dengan suara manja.
" Iya udah iya udah .... Istirahat dulu."
" Sayang, Mami ajah yang kerumah Angel iya, Aku sakit kalau jalan ... " kataku manja melihat wajahnya yang sangat sangat ganteng itu.
" Gak. Bukan itu ..... " kataku manyun.
" Astagaaaa Sayang ..... Maaf maaf iya .... Aku gak hati hati .... Habis susah bangat punya Kamu Yang, Benar benar mantul dan end sekali .... " jawabnya meletakkan ponselnya dan mengelus punggungku.
" Saking enaknya sampe gak mikirin gimana Akunya kan ??? Perih tau Sayang ... " kataku mencubit pinggangnya.
__ADS_1
" Aduh .... Hahaha, Bukannya gak mikirin Sayang, Tapi iya itu udah terlalu nafsu dan semangat yang membara bara sehingga tidak memikirkan kesitu lagi. Tapi kalau Kita melakukan itj lagi pasti tidak akan perih lagi. Mungkin tadi masih kurang sentuhannya kali Sayang .... " godanya lagi sambil tangannya sudah berkerja membuatku mendesah.
" Hahahaa .... Kamu bisa ajah. Bukannya Kamu baru mandi ??? Tuh rambut ajah masih basah Sayang .... Kamu mesum bangat dah ah .... " kataku menggelitik gelitikkan pinggangnya.
" Gak apa apa Sayang ... Nanti Kita kan bisa berendam bareng toh .... Atau Kamu pengen melakukan model sesuatu ????? "
" Belum ada terpikirkan karena semua udah Kita lakuin, Hahaha ..... "
Aku langsung duduk dan bersender juga di kasur itu lalu menciumnya lembut. Aku mendekatkan kedua milikku di salah satu lengannya dan menari nari melenggok lenggokkan tubuhku.
Dia hang tidak bisa menahannya langsung melakukannya lagi. Tapi kali ini Dia melakukannya dengan penuh hati hati karena perkataanku yang tadi.
Dia selalu minta ijin setiap kali melakukan dorongan dorongan manja itu.
" Aarrggghh .... aaaaaa..... aauu .... aaaaa "
" Ssssaaaaa yyyaaaaaaaannggg ..... "
__ADS_1
" Please. Hold !!!! " kataku menggigit bibirku dan memejamkan mataku memeluknya erat.
" Jjjjjjlllllleeeebbbb ..... "