Pemuas Nafsu

Pemuas Nafsu
Episode 232


__ADS_3

RR langsung mengoles salep ke lututku yang membiru serta memijitnya pelan.


" Lain kali hati hati .... Lihat jalan jangan asal jalan ajah .... " kata RR yang masih hanya melilitkan handuk di pinggangnya.


Aku hanya diam dan tidak berani untuk melihat Dia.


" Aku mau tidur sama Mami. " kataku pelan dengan suara yang gemetaran.


" Look at Me, Sayang .... " kata RR sambil memegang kedua Pipiku.


Aku hanya menunduk dan air matakku masih mengalir.


" Maafin Aku iya ..... " kata RR memelukku.


" Maaf maaf sudah buat Kamu kaget dan syok. Tapi tolong jangan lagi bicara begitu iya .... Kamu tau kan Aku tidak suka .... Tolong jangan tinggalin Aku .... '' kata RR mengelus punggungku.


" Aku tau Aku salah, Tapi tidak seharusnya Kamu melakukan itu. Aku benar benar takut melihat Kamu marah .... " kataku pelan dan sesunggukan di pelukannya.


" Maafin Aku iya ..... Aku benar benar tidak bisa mengontrol rasa kesalku. Tapi tolong berjanji untuk satu hal, Jangan pernah menduakan Aku. Aku benar benar takut akan kehilangan Kamu Sayang .... "


Aku hanya mengangguk dipelukannya.


" Iya udah iya udah .... Maaf iya sudah membuat Kamu ketakutan .... Aku janji tidak akan pernah begitu lagi. " kata RR sambil mengelus rambutku.


" Kalau Kamu gak suka sama perkataan atau apapun yang membuatmu sakit hati, Tolong kasih tau baik baik. Jangan kayak gini, Aku gak mau. Terserah Kamu mau ngomong apa tapi jangan sampai membuatku ketakutan begini. Aku gak mau. " kataku dengan berusaha tegar dan melihat Dia.


" Maafin Aku iya .... Aku janji gak akan begitu lagi. Muaachhh .... " kata RR sambil mengelus pipiku lembut dan menciumku.


" Iya udah, Aku mau tidur. " kataku sambil berdiri.


" Iya iya .... Maaf iya. Aku benar benar salah, Jangan marah iya .... " katanya menggenggam tanganku.


Aku mengangguk dan senyum sambil mengelus pipinya RR yang merasa bersalah. Aku langsung berdiri dan berjalan walau lututku terasa sakit, Tapi Aku tidak menunjukkannya sama RR.


Dia langsung memakai bajunya sementara Aku langsung tidur dan menutup kedua mataku. Aku tidak tahu bahwa Dia dengan cepat datang ke ranjang dan memelukku dari belakang karena Aku tidur menyamping dan membelakanginya.


Aku tidak mengatakan apapun karena memang itu salahku. Aku hanya diam dan membiarkannya memelukku sambil mencium punggungku.

__ADS_1


" Good Night Sayang .... Have a nice dream... " bisiknya membuatku sedikit merinding.


Aku pun mengangguk dan memegang tangannya yang melingkar diperutku.


*********


Pagi pagi sekali, RR sudah bangun duluan dan langsung mandi tanpa membangunkanku. Setelah Dia menyiapkan kopernya dan bajunya di atas sofa baru Dia duduk disampingku dan membangunkaku.


" Sayang .... Bangun .... Udah jam 6 lewat. " kata RR sambil mengelus pipiku dan merapikan rambutku yang sedikit menutupi wajahku.


Aku perlahan membuka mataku dan terasa sangat berat karena mungkin semalam habis nangis jadi agak bengkak juga.


" Good Morning Sayang .... " kata RR sambil senyum mengecup Pipiku.


" Morning too. " kataku sambil menggeser kakiku dan terasa sangat sakit.


Aku langsung menarik selimut yang menutupi kakiku dan melihat bahwa lututku bengkak dan membiru.


" Aissh ..... " kataku meringis sambil kesakitan.


" Astaga ..... Sayang, Kaki Kamu bengkak itu ..... " kata RR panik dan membantuku untuk bersender.


Aku mulai melangkahkan kakiku dan mulai berjalan pelan.


Beberapa langkah, Aku langsung menunduk dan memegang kedua lututku dan mengurutnya pelan.


" Sayang tolong tolong bantu Aku ke kamar mandi, Aku mau mandi dulu. Nanti biar bisa Aku olesin nasi panas supaya bengkaknya kusut. " kataku.


RR bukannya memapahku tapi langsung menggendongku ke kamar mandi. Dia menungguku sampai selesai walau sudah Aku bilang nanti Aku panggil saja kalau sudah kelar mandinya tapi Dia tetap disitu di depan pintu.


Selesai mandi, Kami berdua langsung ke ruang makan dan Aku sengaja berjalan tanpa dipegang RR supaya tidak terlalu sakit dan gerak juga.


Mami lagi asyik ngopi sambil main ponsel tiba tiba yang melihatku berjalan langsung berlari menghampiriku.


" Cin .... Kamu kenapa ??? " tanyanya melotot dan melihat RR juga.


" Aku jatuh di kamar mandi semalam Mi pas mau mandi, Tuh tangan RR juga luka karena memegang kepalaku agar tidak kena kaca shower. " jawabku bohong dan menunjuk tangan RR yang diperban.

__ADS_1


" Kok bisa ???? " tanya Mami masih kurang percaya dan melotot sama RR.


" Iya, Aku buru buru keluar dari ruang kaca shower itu setelah selesai mandi dan Aku terpeleset saat membuka pintunya. Untung saja Dia ada lagi cuci muka di wastafel makanya langsung lari nolongin Aku dan menjauhkan kepalaku dari pintu kaca itu. "


" Astagaaaaaa Cin ..... Bagaimana bisa Kamu tidak hati hati ???? "


" Iya namanya udah jatuh mau gimana lagi atuh Mi.... Kalau Aku lihat disitu ada busa sabun kan gak mungkin Aku jatuh ... " kataku senyum sambil mencolek hidung Mami.


" Makanya lain kali kalau jalan lihat kebawah Yang .... Jangan karena buru buru jadi asal jalan saja .... " kata RR.


" Iya iya. Maaf.... " kataku sambil melihatnya.


" Iya benar tuh yang dibilang RR, Cin ... "


" Iya Mami !!!! Udah ih, Jangan ngomel bae, Aku lapar ..... !!!!! " kataku sambil berjalan pelan ke meja makan.


Mami dengan sigap mengambil gelas dan menuangkan air hangat untuk Aku minum.


'' Sayang, Kamu mai ngopi ???? " tanya RR.


" Iya mau. "


" Mba, ada sapu tangan yang bersih gak ??? " tanyaku.


" Ada Non. "


" Boleh minta Mba ??? Aku mau naroh nasi panas disana dan mengolesinya di lututku supaya Bengkaknya kempes. " kataku senyum.


" Astaga Non .... Iya iya Saya ambilkan iya .... " jawab Mba sambil berlari ke kamar tanpa menanyakan kenapa kakiku.


" Mami, Barang Kita sudah siap semua kan ??? " tanyaku sambil makan roti yang ada dimeja.


" Udah jangan ngurusin barang deh, Tuh Kaki urusin dulu, Mami yang akan urus barang. Kamu iya bisa bisanya tidak hati hati ...."


" Iya nih ..... Kayaknya Aku betah deh disini sampai pulang harus begini dulu, Hahahaha .... " kataku ketawa.


" Masih bisa ketawa lagi ...

__ADS_1


" cetus Mami.


" Kak ...... ????? "


__ADS_2