
Tidak lama kemudian, Anna menelpon Aku dan datang menghampiriku.
" Halo .... Apa kabar ??? " sapaku berdiri lalu memeluknya.
" Baik Ran .... Wah .... Makin cantik nih habis liburan ... " jawabnya sembari membalas pelukanku.
" Hehehe ...Kamu bisa ajah deh. Kamu juga makin cantik ajah, Aplagi pas pake seragam ini, Wah kelihatan sekali Aura kedokterannya. " pujiku sembari senyum menatapnya.
" Wah ... wah .... ini sudah berlebihan sekali deh .... Eh Kamu udah masuk ke ruang rawatnya ???" jawabnya senyum juga sambil memegang tanganku.
" Udah tapi Dia masih tidur Ann .... Oh iya itu yang dilehernya gunanya apa iya Ann???? "
" Oh itu, Biar lehernya cepat pulih juga Ran, Soalnya kayak ada tulang lehernya yang sedikit bergeser tapi tidak terlalu parah Ran ... Jadi biar cepat pulih dikasih alat gitu. "
" Oh ... Gitu. "
" Ayo masuk ke dalam. Siapa tau Dia udah bangun. " ajak Anna.
Kami berdua berjalan menuju ruang rawat inapnya dan melihat Adiknya Angel sudah bangun dan duduk serta mengobrol dengan Mami.
" Halo .... Udah gimana keadaannya ??? " tanyaku sambil menyalaminya. Begitu juga Mami sama Anna saling menyapa.
" Halo Kak ... Sudah mulai membaik .... " jawabnya pelan sambil berusaha senyum.
" Syukurlah .... Eh Kamu udah makan ??? " tanyaku sambil memegang tangannya dan mengelusnya.
" Udah Kak ... Baru juga makan roti dikasih Kakak ini. " jawabnya smabil melihat Mami.
" Owh ... iya iya. "
__ADS_1
" Aku udah langsung ngasih Dia makan Roti yang Kita bawa Cin... Biar Dia langsung sembuh... Hehhehe ... " jawba Mami.
" Oh iya, Mana ??? " tanyaku melihat Mami.
Mami langsung mengambil dan memberikannya samaku.
" This is for You Beb .... " kataku sambil memberikan dua buah Paper bag sama Anna yang berisi Oleh Oleh berupa makanan dan kaos.
" Omaigat .... Thankyou Beb.... Ternyata Aku kecipratan juga oleh oleh dari Bangkoknya hehehe .... "
" Iya dong .... Aku bersyukur punya Teman seperti Kamu. " Jawabku mengelus pundaknya.
" Me too Ran .... Kamu baik bangat. Tidak pernah membeda bedakan Orang lain sama Dirimu sendiri. Aku salut dan bangga punya Teman sperti Kamu. "
" Aaauuu .... Aku terharu deh .... Jangan terlalu memuji Annn, Nanti Aku terbang tinggi loh... " jawabku mebelalakkan bola mataku.
" Emang keyataan loh Ran ... Semua yang kenal dan dekat sama Kamu pasti menilai seperti itu. "
'' Minggu ini kayaknya sabtu deh Aku libur Ran ... Boleh boleh, Aku mah Hayuk ajah... ''
" Oke berarti fix Sabtu iya. "
" Seph... "
Tidak lama kemudian, Anna menjawab panggilan dari HP nya dan ternyata ada Pasien yang baru datang dan akan segera lahiran, Sehingga Anna minta ijin untuk ke ruang Pasien itu dulu.
" Sori bangat iya Ran .... Tiba tiba nih ada yang mau lahiran. " katanya merasa tidak enak.
" Tidak apa apa Ann .... Sukses iya untuk proses lahiran pasiennya. " katalu memberi semangat.
__ADS_1
" Iya iya. Makasih iya. Semangat iya Dek ... " jawab Anna sambil mengangkat oleh oleh itu dan melihat ke arahku serta ke Adik Angel.
" Siap siap. "
" Terima kasih iya Kak, Sudah datang menjenguk Aku. " kata Adiknya Angel melihatku.
" Sama sama Dek. Kamu juga cepat pulih iya... Semangat iya dan jangan pikirin yang tidak tidak. Pokoknya sekarang yang Kamu pikirkan itu hanya kesehatanmu saja, Oke!!! " katalu sambil membernarkan selimutnya.
" Iya Kak. " angguknya senyum.
" Nanti Kakak akan kesini tiap hari. Pokoknya Kamu harus semangat iya. Kakak Kamu sayang bangat sama Kamu. Pokoknya nanti Kamu harus buat Dia bangga iya. "
" Iya Kak. Aku juga bangga walau hanya memiliki Kak Angel. " jawabnya dengan mata berkaca kaca.
" Kan masih punya Aku. Hehehe .... Kakak juga berjuang Seorang diri, Jadi Kamu juga hatus bisa kuat iya. " jawabku menggenggam tangannya.
" Siap Kakak. "
" Iya Dek, Kamu harus semangat iya .... Biar bisa Kita nongkrong dan jalan jalan nanti. Pokoknya Kamu harus dengar apa yang di bilang Kak Ranti, Jangan pikirin yang lain lain, Fokus sehat ajah sekarang. " sambung Mami dengan suara centilnya sehingga Adiknya Angel mungkin merasa lucu dan menahan ketawanya.
" Ih Kamu lucu deh, Ketawa ajah jangan ditahan gitu Cin .... Pokoknya kalau sudah ketemu Mami, Harus ketawa tidak boleh sedih sedih .... " tambah Mami mencolek Pipinya.
Tidak kama kemudian setelah Kami ngobrol dan bercanda, Angel tiba tiba datang dan masuk ke ruang Pasien itu.
Tidak jauh dari kasurnya Adiknya, Dia menghentikan langkahnya sambil melihat Kami. Aku yang melihatnya langsung berdiri dan senyum melihatnya.
" Kamu udah datang Jel .... " kataku senyum melihatnya.
Dia tidak menjawabku dan berhenti sejenak sambil menenteng sesuatu di kantong yang dipegangnya.
__ADS_1
Terlihat Jelas Dia menatapku dan menghela nafasnya lalu perlahan berjalan menuju ke arah Kami.