
Satu jam kemudian Saat Aku lagi mandi, Tiba tiba Pintu kamar ada yang ngetuk. Mami pikir itu RR dan langsung menyuruhnya untuk masuk dan ternyata Seorang Pria dan dan Wanita yang berada di depan pintu itu.
Mami yang gak tau dan gak kenal berjalan mendekati Mereka.
" Haloo .... Mau cari siapa ??? " tanya Mami yang melihat wajahnya kayak kebingungan karena melihat Mami.
" Halo .... Apa benar ini kamar Pasien atas nama Ranti ??? " tanya Seorang Wanita itu.
" Maaf, Kalian dari mana ??? " kata Mami tidak langsung mempersilahkan masuk.
" Kami dari kantornya Mba Ranti, Mas .... "
Mami hampir ketawa mendengarnya dipanggil dengan sebutan Mas ... Tapi Mami sedikit melirik Pria yang berdiri disamping Wanita itu. Postur tubuh yang tegap dan ganteng serta gagah membuat Mami jatuh hati.
" Oh .... Satu kantornya. Mari silahkan masuk. Rantinya lagi mandi. Silahkan duduk dulu. " kata Mami mempersilahkan dan menutup pintu kamar itu.
" Terima kasih. Ini Mas .... " jawab Wanita itu sambil memberikan parcel buah yang dibawanya.
" Terima Kasih. " jawab Mami centil.
" Cin ... Ayo buruan, Ada Teman kantor Kamu yang datang. " kata Mami sedikit keras dipintu kamar mandi.
" Siapa Mi ??? " tanyaku.
" Iya mana Aku tau Cin .... Hayoo buruan itu. " teriak Mami.
" Iya iya. " jawabku.
Aku berpikir, Palingan HRD atau gak Bu Sari sama yang lain.
Tidak lama kemudian, Aku keluar dari kamar mandi dengan pakaian set piyama pendek dengan rambut dibalut handuk karena Aku keramas. Setiap mandi Aku selalu keramas dan tidak pernah tidak. Bola mataku masih agak merah dan sayu, karena masih terasa demamnya.
__ADS_1
Aku membuka pintu kamar mandi dan melangkah keluar dan sangat kaget melihat di kursi sofa yang lagi duduk dan yang tak lain adalah Pak Steve dengan Sekretarisnya.
Tanpa berpikir panjang, Aku langsung menyapanya walau masih sedikit kaget.
" Halo .... " sapaku dengan sedikit canggung antara kaget dan tidak senang bercampur jadi satu.
" Halo Mba Ran .... " sapa Sekretarisnya.
" Halo ... Cepat pulih dan sehat Ran .... Kaget juga mendengar Kamu yang tiba tiba masuk rumah sakit padahal kelihatan kemarin Kamu masih baik baik saja. " kata Pak Steve sembari senyum dan menatapku.
" Terima kasih Pak. Terima kasih sudah repot repot datang kesini. " jawabku sambil berusaha senyum.
Mami langsung menekan tombol bel agar Perawat datang untuk memasang infusku. Mami mengerti dan tau bahwa Aku tidak terlalu menyukai Pak Steve itu. Terlihat jelas dari jawabanku dan raut wajahku yang memaksa untuk senyum.
" Mba Ranti sakit apa ??? Kenapa sampai tiba tiba masuk ke RS ??? " tanya Sekretarisnya.
" Kecapean ajah Mba. Hehehe ... " jawabku.
Sekretarisnya sih menolak untuk sipesanin minuman, Tapi malah Pak Steve yang ngebet mau.
" Gak apa apa. Gak enak juga kan langsung pulang bari ajah datang .... Kita ngobrol ngobrol dulu ajah mumpung udah disini. " jawab Pak Steve senyum melihat Sekretarisnya sekaligus melihatku.
" Iya tidak apa apa. " jawab Mami senang.
Perawat langsung datang sehingga Aku berjalan untuk kearah Bed ku karena mau dipasang infus kembali serta vitamin.
" Aku kesana duku iya. " kataku sambil berdiri.
" Iya iya. " jawab Sekretarisnya.
Setelah Aku sudah di Bed, Pak Steve datang dan melihat Perawat itu memasang infus dan menyuntik tangan kananku.
__ADS_1
" Kenapa bukan ditangan kirinya Sus ??? Kan biasanya bukannya dikiri iya ??? " tanyanya penasaran dan kepo.
" Iya Pak, Biasanya juga dikiri tapi tangan Kakaknya bengkak dan berdarah kemarin dan baru kempes juga bengkaknya makanya tidak dilakukan ditangan kirinya. " jelas Perawatnya.
Perawatnya melihatku sehingga Aku senyum melihatnya kembali. Mungkin Dia tau bahw SiLaki Laki yang berbicara kepadanya itu curi curi pandang kepadaku.
" Oalah .... Oh iya itu masih biru iya Ran ... " katanya sok akrab.
" Iya. " jawabku nyegir.
Dia menatapku sesekali sambil menyilangkan tangannya. Sesekali Dia memasukkannya ke dalam kantongnya sehingga terlihat cool dan keren oleh Mami.
Tidak lama kemudian, Pintu kamar diketuk dari luar dan Mami dengan sigap berjalan kearah pintu dan membukanya.
Tidak lain dan tidak asing yang datang ...........
Othor Mau spil spil nih ........
Si pamer harta dan jabatan. Pak Agus .....
Silahkan ditatap, dilihat dan maka Kalian akan terpesona 🤣
Si sok Asik dan Sok Akrab. Pak Steve.
Tatapannya juga begitu menghanyutkan dan menggetarkan. Sehingga Mami terpikat olehnya.
Udah iya, Segitu dulu spil spil nya ....
__ADS_1
Silahkan disayang sayang iya 🤣🤣🤪