
Setelah sampai di restoran itu, Kami berdua masuk dan menuju meja yang sudah di booking.
Kami berdua melihat sudah ada beberapa Orang disana dan Kami menghampiri Mereka dan menyapanya.
Setelah cukup lama bercerita dan bercengkrama, Makanan pun sudah mulai dihidangkan di meja makan. Melihat makanan itu datang dan disajikan, Roni langsung mengatakan dengan karakter sinisnya. " Wah .... Makanan mahal ini semua !!! Sungguh beruntung yang bisa makan ini hari ini. " cetusnya menyindir beberapa Orang teman Kami salah satunya Ria.
Ria memang termasuk bukan Orang yang mampu, Tapi Dia selalu belajar keras dan bekerja keras walau Dia hanya Seorang Pelayan di sebuah Restoran. Memang tidak seberuntung Roni yang keturunan Keluarga kaya. Tapi kekayaan yang Dia punya itu selalu yang Dia pamerkan walau itu harta Orang Tuanya. Mulai dari SMA ternyata belum berubah.
" Semua bisa makan makanan enak Bro ... Tergantung Kitanya mau apa gak. Tergantung lidah Kita cocok atau tidak. Bukan karena makanan mahal baru bisa disebut sebat. Noh yang dipinggir jalan itu terasa jauh lebih enak dibanding ini. Stay Cool Bro ..... " jawab Tofer.
" hahahah.... Iya tapi dari segi makanan dan tempatnya udah jauh berbeda lah Bro. "
" Iya jauh berbeda tapi soal rasa jangan pernah bandingkan. Makanan kaki lima jaih lebih enak. "
__ADS_1
" Udah udah .... Kita makan ajah. Lagian ngapain bahas bahas beruntung atau gak nya siapa yang makan ini. Toh Kita semua yang bayar. " Cetus Rini sedikit kesal.
Memang hanya sebagian saja Kami yang hadir pertemuan itu, masih belum seberapa.
Kami pun menikmati makanan itu dengan menceritakan kegiatan dan pekerjaan masing - masing. Ada yang bahkan tidak mengira bahwa Masing - masing bisa bekerja di posisinya sekarang.
Ada juga yang tidak percaya akan pencapaian temannya itu karena mengingat waktu sekolah dulu sangat malas dan bodoh sekali, Sekarang tiba - tiba bisa jadi Dokter, Perawat ,Bos dan lain - lain.
Kami tertawa terbahak - bahak mengejek satu sama lain atas perilaku di masa sekolah. Semua moment - moment itu terungkit lagi hingga semua ingin kembali ke masa itu.
" Ran, Gimana jadinya kasus Orangtua Kamu, Ketemu gak gimana bisa terjadi kecelakaan itu ??? " tanyanya menatapku.
" Aku gak terlalu mengusutnya kembali Ron, karena pihak kepolisian menyatakan bahwa itu pure kecelakaan. " jawabku santai.
__ADS_1
" Masa ??? Kamu udah lihat CCTV nya ??? Kenapa bisa kecelakaan tunggal ??? kan itu jalan raya besar. Atau Orang tuamu lagi berselisih ???? " cetusnya.
" Bagaima bisa Kamu mengatakan hal itu???? " kata yang lain.
" Iya. Kamu ngomong apaan sih Ron .... gak jelas bangat. " cetus yang lain.
" Lah kan Aku nanya. Gak salah dong nanya. Siapa tau benar lagi berantam gimana??? kan bisa saja. " cetusnya sok tahu.
Jantungku berdebar kencang tak beraturan dan Aku berusaha untuk tetap tenang dan menaruh tanganku diatas kakiku sembari hendak mengepalnya, Tapi tangan Tommy langsung memegangku dan memberi isyarat untukku untuk tidak menanggapinya.
Aku menghela nafasku dan menjawab " Orang Tuaku sudah tenang disana. Dan tidak seperti yang Kamu bilang. Apapun asumsi Kamu tentang Mereka, Itu hak Kamu. Tapi karena Kamu sudah bertanya dan Aku menjawab tidak, maka semuanya sudah tahu jawabannya. Jadi jangan membuat dan memicu hal lain yang tidak pernah dilakukan Orang Tuaku. Aku mengenal Mereka bukan Kamu. Anaknya itu Aku bukan Kamu. Jadi kalau Aku sudah jawab tidak berarti tidak. Dna tidak ada jawaban masa ??? Aku mengira Kamu sudah jaih lebih dewasa setelah lulus karena Dunia Luar bisa mengajarimu tentang bagaimana cara bersikap, Tapi ternyata Aku salah. Kamu bahkan jauh lebih buruk dari yang Aku kira. Dari tadi Kamu selalu menunjukkan sifat angkuhmu itu disini. Kita tidak butuh itu! Bahkan jika Kamu tidak hadir disini juga mungkin Kita tidak akan mencarimu karena sifatmu yang masih kayak anak kecil. Satu lagi Ron .... Jangan banggakan harta yang bukan milikmu karena bisa saja besok itu bukan milikmu lagi. Semua Teman Teman yang disini mungkin sudah jauh lebih hebat dan kaya daripada Kamu tapi Mereka tidak menunjukkan itu karena disini Kita hanya untuk melepas rindu bersama. Kekayaan yang Kamu miliki seharusnya tidak Kamu agung agungkan karena semua Orang bisa menilai hanya dari sikap, perilaku dan perbuatan. Kaya bukan hanya punya uang. "
Melihat Kami yang sudah bersitegang, Semua minta pulang untuk menghentikannya karena semua tahu bahwa sifat Rony akan menyebabkan masalah.
__ADS_1
" Arrghhh .... banyak bacot Kamu !!! " cetusnya lalu berdiri dan pergi.
Aku hanya tertawa kecil melihatnya yang pergi sembari membanting kursinya.