
" Done.... " katanya sambil menutup Laptopnya.
Dia berjalan ke sampingku dan duduk serta memelukku dan menyenderkan kepalanya di punggungku. Dia memejamkan matanya, mungkin Dia kecapean.
Aku mengelus rambutnya dan " Tidur di kasur ajah Yang .... pegal nanti kepalamu kayak gini. " kataku.
" Hayo Kita tidur ajah. " jawabnya menatapku lalu memegang tanganku berjalan ke arah kasur.
Dia mematikan lampu kamar dan menyalakan lampu tidur yang ada dimeja. Dia menarik selimut untuk menutupi tubuh Kami dan Dia langsung memelukku.
" Sayang ... Aku capek bangat... Kita langsung tidur iya... " Dia mengecup keningku.
" Good Night. " balasku senyum mencium bibirnya.
Malam itu Kami tidak melakukannya dan Kami tidur dengan nyenyak. Dia selalu memelukku erat.
****
Fajar mulai terbit lalu Aku terbangun dari tidurku. Aku mengambil HP yang ada dimeja sembari membukanya. Beberapa pesan masuk termasuk dari Pak Steve.
Aku sedikit bingung tumben Dia mengirim pesan, Dan Aku langsung duduk bersandar diarah kasur.
" Hello Ranti ... How Are You ???? can i call You ???? I have something to talk to you about work. Are You Free ???? "
Aku bisa memakluminya karena perbedaan Hati antara Negara Kami.
" Hello Sir .... I am fine. How about You ???? This is a Sunday. but if You want to talk, Its Oke. I can. "
Sebelum ditelepon, Aku langsung memesan beberapa makanan ke Petugas Hotel untuk diantar. Dan Aku melihat RR masih tidur nyenyak.
Aku menunggu telepon dari Pak Steve lumayan lama tapi tidak ada masuk. Pesan yang Aku kirim juga belum dibaca.
Aku langsung mandi dan tidak menunggu panggilannya lagi. Tidak lama setelah Aku selesai mandi, Makanan yang Aku pesan dagang diantar Petugas. Untung saja Aku udah selesai mandinya, Kalau tidak RR akan bangun, Kasihan.
Aku menyeruput kopiku sambil duduk disofa serta membuka tab ku. Sengaja Aku lilitkan handuk di kepalaku untuk mengeringkan rambutku karena Aku malas mengeringkannya pakai hairdryer. Aku memutar lagu pelan dan menelpon Mami untuk datang ke kamar dan ternyata gak diangkat.
" Aisshhh ... Pasti ini Bencong masih tidur juga. " cetusku.
Aku mengirim pesan ke Angel untuk menanyakan kabar Adiknya yang sudah pulang dari RS beberapa Minggu yang lalu.
Tidak lama kemudian, Angel membalas pesanku dan mengatakan Adiknya sudah mulai bisa beraktivitas. Aku sangat lega membacanya.
Aku langsung memesan beberapa makanan dari Online dan mengirimnya ke Rumahnya.
Aku melihat HP RR berdering dan ada yang menelpon tapi Dia tidak mendengarnya.
Aku melihat HPnya yang berada diatas meja dan melihat nama yang menelpon " Christy."
__ADS_1
" Yang .... itu HP Kamu dari tadi bunyi ada yang nelpon. Coba Kamu angkat siapa tau ada yang penting. " kataku membangunkannya karena sudah beberapa kali melepon dengan nama yang sama.
" Hhhmm ... " Dia melihatku dengan matanya yang masih setengah terbuka dan Dia mengangkat kepalanya lalu tidur di pahaku.
" Nah angkat dulu. " kataku sambil memberikan HPnya dan mengangkat kepalanya yang berada dipahaku lalu Aku berdiri mengambil gelas kopiku dan meneguknya.
" Aku masih ngantuk Yang .... " katamya sembari mengusap matanya dan melihat yang nelpon.
Dia langsung melihatku dan menganggkat telepon itu.
" Halo ??? "
" Halo Rein??? Kamu lagi sibuk ???? "
" Iya. Ada apa iya Chris???? Ada yang bisa dibantu ???? " jawabnya sembari mengusap matanya sambil turun dari atas kasur.
" Gak sih Rein... Aku hanya mau nanya kabar Kamu saja. Tiba tiba Aku kepikiran sama Kamu, Hehehe .... Oh iya, Kamu lagi disini iya ???? "
" Oalah .... Iya Aku lagi liburan disini. Oh iya Kamu lihat postinganku iya ??? "
" Iya. Makanya Aku nelpon ini hehehe .... "
" Ketemuan yuk, Ngopi bareng .... Udah lama gak ketemu. "
" Oh boleh boleh .... Atur ajah Chris, Aku mah ikut ajah, Kebetulan Aku juga masih lama disini. " jawab RR sambil makan roti yang ada di meja.
" Bye .... "
RR langaung menghampiriku dan duduk disampingku serta bermanja manja.
" Kamu udah mandi Yang ??? Wangi bangat Kamu. Hhmmm ... Muuuachh muaaachhh ... Muachhh ... " kata RR sembari menciumi Pipiku.
" Aishhh .... Geli Yang ... Kamu mandi dulu gih ... " kataku melihat wajahnya yang masih kelihatan muka bantalnya.
" Aku masih ngantuk Yang .... " katanya manja.
" Kamu masih capek ???? " tanyaku sambil mengelus rambutnya.
Dia mengangguk dan memelukku.
" Iya udah Kamu tidur dikasur ajah biar enak. Sana. "
" Kamu marah ???? "
" Kok marah sih ??? Gak Yang .... Kan Kamu bilang capek, Makanya Aku suruh tidur dulu biar nanti langsung mandi dan fresh .... Dipikiran Kamu maah marah mulu dah ... " jawabnya mencubit perutnya.
" Aduh .... Sakit Yang .... Kayaknya ini perut dan pinggangku semua bekas cubitan Kamu deh Yang ... " jawabnya sambil memegangnya.
__ADS_1
" Iya gak apa apa dong ..... Daripada cubitan Orang ????? " tatapku sama Dia.
Dia langsung senyum dan memelukku sambil berbisik manja dan sedikit mendesah hingga membuatku merinding.
" Yang, Apa Kita melakukannya sekarang ??? Konon katanya morning **** itu menggoda dan sangat menggairahkan sekali. " bisikknya ditelingaku.
Aku langsung mendorong tubuhnya hingga Dia hampir terjatuh.
" Gak mau. Kamu mandi dulu !!! " cetusku sambil senyum.
" Nanti ajah Yang pas udah selesai. Hayuk ... Hhhmmm .???? " katanya sambil mengedipkan matanya genit.
" Ogah Ah .... Aku mau menikmati kopiku dulu. " jawabku sambil memegang gelasku.
" Mau dong Yang ... Bagi. " katanya mendekat.
" Itu punyamu. " cetusku sambil menunjuk gelas satun lagi yang ada dimeja.
" Aku maunya itu. " sambil melihatku.
" Ogah. "
" Ayolah Yang ....Hhmm ???? Look That.... " jawabnya sambil menoleh ke bawah.
" Ogah. Aku udah mandi. "
" Nanti Aku mandiin Kamu deh, Janji. "
" Gak. "
" Hayolah ... Arrgghh .... Hhhmmm ... Aaauu ... " desahnya ketawa lalu melihatku.
" Dasar Bule otak mesum!!! "
" Kan yang penting sama Kamu. "
" Bodo !!!! "
Dia langsung mendekapku yang melihatnya dengan tertawa geli.
Dia mendaratkan kecupan dan ciuman dileher dan pipiku hingga Aku kewalahan untuk menolaknya sembari ketawa ketawa memukulnya.
" Morning **** ..... "
" Morning **** ????
" Xxxzzzz ... zzzzz... Hhmmm "
__ADS_1