Pemuas Nafsu

Pemuas Nafsu
Episode 57


__ADS_3

Dia melakukan permainan itu dengan cepat. Sodokan demi sodokan dimasukkan dengan penuh usaha. Dia menggenggam tanganku dan sedikit berteriak nikmat.


Dia melakukan itu antara penuh amarah dan penuh cinta karena Aku bisa lihat dari wajahnya.


Kubiarkan Dia mneggeriangi seluruh tubuhku hingga Dia bisa merasa puas. Sesekali Dia meremas gunung kembarku sembari mencium dan ********** hingga Aku menjerit keenakan.


Panas yang berasa dibadannya sudah tidak terasa lagi karena permainan itu. Aku sengaja untuk mengikuti permainan yang Dia mainkan hingga Dia bisa merasa puas dan amarahnya bisa reda.


Sodokan terakhir membuat Dia menetaskan airmatanya saat mengecup bibirku dengan lembut. Aku berusaha senyum menatapnya sambil menahan bokongnya untuk terus tetap diposisi itu.


Dia menindikan badannya diatasku hingga Aku merasa sedikit sesak. Aku bisa merasakan dan mendengar suara detakan jantungnya yang begitu cepat.


" Ada apa ??? " bisikku yang masih memelukku dan mengelus punggungnya.


Dia memilih diam dan tidak berkata apa - apa. Dia sedikit menarik badannya hingga melepaskan itu dariku, Sontak Aku tidak mau dan menahannya. Aku masih menginginkannya.

__ADS_1


Aku perlahan melakukan goyangan manja walau merasa sedikit sesak karena timpahan badannya yang cukup berat.


Oerlahan Aku sedikit mendorong tubuhnya dan memegang wajahnya hingga Dia menatapku dengan mata sembabnya. Aku mengecup bibirnya dengan sedikit lama. Airmatanya kini menetes di pipiku sangat terasa.


" Its Oke Honey... " bisikku sambil mengelus pipinya.


Aku langsung mencium dan mengecup lehernya hingga tanganku menari nari di dada kekarnya.


Aku perlahan membalikkan tubuhnya hingga Aku berada diatas dan akhirnya benda milik Kamis itu lepas dari genggaman itu.


Aku langsung duduk diatas perutnya. Kuarahkan tangannya untuk bermain di atas gunungku dan begitu juga Aku bermain di dada kekarnya.


kuraba dan kuremas dada berbulu itu dengan sangat naif. Dia mengerang hingga kakinya sedikit terangkat.


Sengaja Aku bermain kasar supaya Dia bisa melupakanku untuk terkahir kalinya. Dan Aku juga berharap ini perpisahan jika Dia selalu berharap bahwa Aku bisa miliknya.

__ADS_1


Aku langsung menarik tangannya dengan sedikit kasar dan mengarahkan ke arah milikku. Dia meraba rabanya hingga Aku mengerang dan Dia juga tidak mau kalah dan mengarahkan tanganku untuk mengocok benda pusakanya itu.


Dengan sigap tanganku mengarah ke belakang dan memegang miliknya yang masih keras itu.


Aku bermain dengan tanganku begitu juga Dia. Kami sama sama mengerang nikmat yang sesungguhnya. Perlahan Aku mundur diikuti tubuhku hingga persis di atas miliknya. Aku melihat nya yang masih tegap dan besar itu, Buru buru kumasukkan kedalam milikku dan jlebbbb. Aku menjerit, merem melek menikmatinya.


Dia melakukan gencetan dan goyangan dari bawah membuatku mengerang. Ku genggam tangannya dengan keras.


Aku melihat Dia menggigit bibirnya karena sangat menikmati itu. Aku langsung menarik tubuhnya untuk bermain diposisi duduk. Dia tidak mau kalah Dia langsung berbalik sambil menahanku untuk tidak keluar dan Dia melakukan permainan itu dengan cepat.


Suara suara khas itu keluar dari mulut Kami berdua. Dia menarikku duduk dan menaruh kakiku diaatas kakinya dan menarik turun naik tubuhku.


" Arrgghhh .... " Aku menggigit bibirku.


Ku coba cara agar sedikit kasar, kudorong tubuhnya yang masih memegangku dan keluar dari permainan itu. Dia sontak kaget dan sedikit kesal atas apa yang Aku lakukan karena tidak seperti biasanya.

__ADS_1


" Whyyyy ???? " bentaknya.


__ADS_2