Pemuas Nafsu

Pemuas Nafsu
Episode 180


__ADS_3

Dia datang dan menghampiriku dan menggenggam tanganku serta memelukku, mencium keningku dan memberiku bunga yang dipegangnya.


Rasanya benar benar bahagia sekali, layaknya seperti sinetron yang ditonton oleh Orang Orang.


Jantungku berdegup sangat kencang dan tak beraturan. Rasanya ingin menangis bahagia bercampur aduk jadi satu.


" Pertama, Aku mohon maaf untuk Kalian bertiga karena telah menghambat acara Kalian ini. Mohon maaf. Dan sekali lagi Aku ingin ucapkan terima kasih untuk Pasangan Kekasih karena telah membantuku untuk melakukan ini, Semoga Kalian bahagia sampai selamanya. Terima kasih buat Mami dan Bapak yang telah ikut serta dan Terima kasih juga juga Saudaraku, Semoga Kalian semakin terkenal dan banyak rejeki. Terima kasih. " kata RR.


Aku masih terus merasa bahagia dan Dia tidak melepaskan genggamannya dariku.


" Terima kasih juga telah melibatkan Kita Bertiga. Semoga hubungan Kalian langgeng selamanya. Terima kasih juga buat Penonton Kita hari ini yang sangat antusias sekali mendengar performance dari Kita. Dan boleh Kita upload di youtobe untuk ini ??? " kata salah Seorang dari Mereka sambil menunjuk kamera yang ada di depan Kami.


RR mengangguk begitu juga Aku.


Tidak lama setelah foto foto bersama Ketiga Pengamen itu, Akhirnya Kami meninggalkan tempat itu menuju restoran.


Aku bersama RR karena Dia bersama supirnya sementara Mami dan Supir Kami mengikuti dari belakang.


Dia langsung membuka pintu mobilnya untukku dan menaruh bouket bunga itu di mobil Kami. Dengan sigap Mami memintanya dan mengedipkan matanya.


Luar biasa memang Mami ini. Aku tahu bahwa Dia bekerja sama dengan RR. Dia bahkan tidak malu walau Dia tidak bisa menggunakan bahasa inggris, Tapi Dia sangat inisiatif untuk merekam perkataan RR dan menyuruh Supir Kami untuk mendengarkan.


Entah ide siapa itu yang jelas Mami sangat keren.

__ADS_1


" Kamu cantik sekali. Aku sangat kangen sama Kamu Yang .... " kata RR terus menggenggam tanganku dan mengelus rambutku.


Aku senyum melihatnya. " Eh gimana kabar Sekretaris Kamu itu Yang ???? " tanyaku.


" Dia udah baikan Yang .... Tinggal pemulihan saja. Bisa gak Aku memelukmu ???? Aku benar benar merindukanmu. I love you ..... " tatapnya dengan wajahnya yang penuh senyum manisnya.


Aku langsung memeluknya erat dan mengelus punggungnya.


" Hah .... Tenaga dan Kekuatanku kembali terisi penuh. " katanya menghela nafasnya dan mengelus rambutku serta menciumnya.


" Eh ini pasti rencana Kamu sama Mami kan ???? Kamu ganti nomor dan tidak memberi tahuku sama sekali, Tapi Kamu lebih memetingkan Mami ??? " tanyaku mengerutkan keningku.


" No Cinta. Aku gak ganti nomor tapi Ponselku hilang Yang .... Saat Aku mau ke Rumah Sakit langsung dari Bandara, Ponselku terjatuh atau gimana Aku kurang tahu. Makanya nomornya tidak aktif. Aku lagi mengurus untuk nomor yang sama tapi lumayan butuh waktu jadi sementara Aku pake nomor lain. "


" Hehehe Maaf iya. Aku emang sengaja sama Mami untuk buat suprise sama Kamu. Awalnya Aku mau nelpon Kamu, Tapi karena Mami ngasih kabar bahwa Kalian mau liburan kesini, Iya udah sekalian ajah bikin suprise buat Kamu. Muacchh .... Jangan marah dong ... " kata RR menciumi tanganku.


" Tau gak, Aku sampai lari lari di Bandara ngejar Kamu waktu itu. Tapi Kamu sudah boarding pass ..." kataku sedih mengingatnya.


" Maaf iya buat Kamu panik. Alu benar benar panik dan ingin cepat pulang saat itu. Karena Sekretarisku sudah Aku anggap sebagai Adik sendiri. " jawabnya mengelus rambutku.


Aku menyenderkan kepalaku dibahunya. Iyu membuatku sangat tenang.


" Berapa lama dari tempat Kamu kesini Yang ??? " tanyaku sambil mengelus elus tangannya yang menggenggam tanganku.

__ADS_1


" Kurang lebih 4 jam Sayang .... Besok Kita kerumah iya? Atau hari ini ajah ???? "


" Sama dong jarak dari hotel Kami kesini. Mau ngapain ??? Mau enak enak ??? " kataku main mata sambil mengelus dadanya membuat Dia tersenyum lebar menatapku dan mengelus serta mencium pipiku.


" Iya ini kan Kota dan Pusatnya Sayang .... Nanti Kita kerumah ajah iya, Biar Aku kenalkan Kamu sama Sekretarisku. Hmm ??? Terserah Kamu mau ngapain hehehe ...yang penting Aku mau bersama Kamu.m " kata RR menatapku.


" Nanya Mami dulu nanti. " jawabku simpel.


Kami sudah sampai di restoran rekomendasi RR dan Kami turun dari mobil.


RR mengajak Supirnya juga untuk makan bersama Kami.


Dia menggenggam tanganku saat berjalan tanpa melepasnya.


Mami dna supir Kami senyum melihatnya. Mungkin Mami sudah bercerita sama Dia bahwa RR sangat mencintaku.


" Lah bagaimana caranya Dia ngomong ??? Apa pake geogle translate ???? Allllaaaaaa sudahlah ngapain Aku pikirin ..... " gumamku senyum melihat Mereka.


" Makanan disini enak Yang ..."


" Oh iya ???? "


" Hmm ..... Kamu pasti suka. " jawab RR mengangguk.

__ADS_1


__ADS_2