
Sampai dirumah, Aku langsung meletakkan keranjang buah itu dimeja sama Mami. Aku menyalakan ponselku yang tadi Aku matikan dan meletakkannya dimeja karena Aku amu cuci tangan dulu.
Setelah ponselku menyala, Ternyata RR berkali kali menelpon dan kirim chat.
" Aishhh .... " cetusku melihat namanya sembari me lap tanganku dengan tissue.
Aku langsung menelponnya.
" Kenapa Yang, Nelpon mulu dah ah .... "
" Kenapa Ponselmu mati Yang ???? Aku nelpon sama chat gak Kamu balas .... " katanya pelan.
" Iya Kamu emang mau ngomong apa ??? " tanyaku sambil mencuci strawberry yang hendak mau Aku makan.
" Iya pengen ngomong ajah Yang .... Kamu udah makan belum ????? "
" Udah tadi dikebun sama Mereka. Ini baru pulang Kami, panennya udah selesai. Tinggal nunggu kurir Mereka disana.
" Pantasan ajah Kamu matiin ponsel Kamu iya ??? Kamu mentingin itu daripada Aku. "
" Assstaaaggaaa Yang .... Kamu lama lama kayak Anak kecil deh .... Udah ah Aku mau mandi dulu. Gerah nih dari pagi belum mandi. "
" Hah ???? Kamu dari tadi belum mandi Yang ??? "
" Belum. "
" Astagaaa jorok bangat Kamu Yang .... "
" Jorok jorok, Tapi Kamu nempel mulu !!! Lagian karena mau ke kebun doang makanya Aku gak mandi, Kan sama ajah pulangnya juga tetap mandi. "
" Hahaha .... Iya udah Kalian kesini iya ??? Mami mana ??? "
" Dia udah mandi kayaknya. "
" Iya udah Kamu mandi gih .... Nanti kesini iya Yang .... "
" Iya iya. Iya udah Aku mau mandi, Bye Sayang ....muuuachh .... "
" I Love You. "
Aku langsung masuk ke kamar Mami dan manggil Dia.
" Mi ..... !??? "
" Miiiii .....????"
" Kenapa Cin ???? Mami lagi mandi nih ???? "
" Oh .... Kita ke kantornya RR iya. "
" Oke. Kamu udah mandi ???? "
" Belum. Aku mau mandi dulu. " jawabku.
" Oke Cin .... "
Aku langsung keluar dan pergi ke kamar RR untuk mandi.
Aku mengangkat koperku ke atas kasur dan memilih baju yang hendak Aku pakai.
Tidak lama kemudian setelah selesai mandi, Aku duduk di meja rias dan memakai skincare. Mami Aku telepon untuk datang ke kamar, Tapi Dia tidak mau karena merasa tidak enak untuk masuk sembarangan ke kamar RR.
__ADS_1
Gitu gitu Mami ternyata punya sikap sopan santun juga.
Tidak setelah Aku pakai skincare dan yang lainnya, Aku langsung keluar dengan menenteng tasku.
Aku melihat Mami duduk diruang tamu sembari makan roti.
" Mi, Tungguin bentar iya, Aku mau buat jus dulu. " kataku lalu berjalan ke dapur setelah meletakkan tasku di sofa itu.
" Oke Cin .... "
Aku langsung ke dapur untuk membuat jus buah. Aku membuka kulkas dan mengambil buah yang masih ada sisa stok lama.
" Mba mau jus gak ??? biar sekalian Aku bikinin. " kataku saat salah satu Mba datang ke dapur.
" Gak Non ... Hehehe ... Sini, Biar Aku saja Non yang buatin .... " jawabnya sambil sembari menundukkan kepalanya lalu menghampiriku.
" Gak usah Aku ajah Mba. Minta tolong, Juicernya ajah digeser kesini. " jawabku sambil mencuci beberapa buah.
" Mba, Ada tumbler atau botol minum gak ??? " tanyaku sama Mba.
" Ada Non, Sebentar iya, Saya ambilkan. "
Aku langsung memasukkan buah ke dalam juicernya sementara Mba mengeluatkan beberapa tumbler dari dalam lemari.
" Mau pake yang mana Non ??? "
" Yang itu ajah Mba, yang agak gedean soalnya mau berdua sama Mami. "
Mba langsung mencuci dan memberikannya samaku. Aku langsung mengisi hasil dari juice itu ke dalam tumbler itu.
Beberapa buah, Aku mix jadi satu sehingga makin enak dan segar rasanya.
Selesai membuat jus, Aku langsung membuat sampahnya sementara Mba langsung sigap mencuci dan membersihkan juicer itu.
" Baik Non. Hati hati Non .... "
" iya Mba. " jawabku sambil berjalan ke ruang tamu.
Aku melihat Mami tertidur di sofa dan langsung membangunkannya.
" Astaga ..... Mami ngantuk bangat Cin .... Enak bangat tidurnya. " kata Mami sambil menguap.
" Nanti tidur di mobil ajah Mi. Hayo .... " kataku sambil menenteng tasku.
" Sini Mami pegang satu Cin .... " kata Mami dan mengambil tumbler dari tanganku.
" Banyak bangat ini Cin ...."
" Kan berdua sama Mami. Cobain deh itu enak bangat dan segar karena emang murni buah tanpa ada gula atau tambahan apapun. "
" Masa sih ??? "
" Makanya cobain dulu. " kataku sambil berjalan ke depan karena Supirnya sudah stand by disana.
Bapaknya langsung membukakan pintu untkku.
" Makasih Pak. " kataku lalu masuk.
Mami memilih duduk didepan walau Aku sudah bilang untuk duduk dibelakang saja tapi Mami mau menemani Supirnya biar tidak ngantuk. Padahal Dia tadi sudah tidur disofa ditinggal bentar doang.
Dasar Mami.
__ADS_1
Aku memakan buah yang Aku potong potong itu dan memberikannya sama Mami dan Supirnya tapi supirnya menolak.
" Gak usah segan segan atuh Pak. " kataku sembari melihat ke kaca spion.
" Hehehe .... Masih kenyang Non. Baru makan tadi di dapur. " jawab Supir itu sembari ketawa kecil.
" Hhmmm ... Enak juga iya jus nya Cin ... "
" Iya lah. Itu kan murni Mi. Gak kayak yang dijual direstoran atau dimana mana yang sudah di campur. " kataku.
" Iya iya. Berarti beda blendernya iya Cin ??? "
" Iya beda Mi. Kalau ini namanya Juicer. "
" Oalah .... Mami baru tahu loh ... "
Tidak berapa lama kemudian, Kami sampai di kantornya RR. Kami turun dilobby dan supirnya memarkir mobilnya dan menunggu disana sembari merokok.
Saat Kami masuk ke gedung itu, Kami ditanya sama Satpam yang lagi berdiri di pintu masuk itu dan mengarahkan Kami ke Resepsionist.
" Halo selamat Siang .... Boleh gak minta tolong, Antarin Kami keruangannya Pak RR... " kataku sama Resepsionist yang berdiri menyapa Kami.
" Halo Bu, Selamat Sore. Maaf Ibunya dari mana ??? Ada keperluan apa iya mau ketemu Pak RR ???? Sudah ada janji sebelumnya ???? " tanyanya.
Mungkin karena Dia baru pertama melihat Kami ditambah Aku pakai celana robek robek dan Mami juga terlihat centil.
" Saya Keluarga Pak RR. " jawabku senyum.
" Oh sebebtar iya Bu. Saya cek dulu Bapak ada di ruangan atau tidak. " jawabnya lalu menelpon.
Aku mengangguk senyum.
" Maaf Bu, Pak RR nya lagi Meeting. "
" Kalau Pak Rein ???? " tanyaku balik.
" Harusnya ikut Meeting juga Bu soalnya kan Pak Rein Asistennya Bapak. Tolong ditunggu saja iya Bu. Silahkan duduk disitu. " jawab Wanita itu sambil menunjuk sofa yang ada tidak jauh dari meja resepsionist itu.
" Baiklah. " jawabku.
" Kenapa Cin ???? "
" Katanya RR lagi meeting jadi disuruh nunggu dulu. Mungkin dikira Kita Orang yang pura pura kenal RR kali. "
" Iya juga sih Cin, Kan Kita harus Tapping dulu disana kalau mau masuk. " jawab Mami sambil menunjuk Orang Orang yang masuk serta Tapping.
" Iya kan bisa saja dibantu tapping sama Mereka Mi, Mungkin emang sudah peraturannya begitu kali. Apalagi kan RR yang punya jadi gak sembarangan kali mau ketemu sama Dia. " kataku sambil minum jus tadi.
" Nah iya benar juga sih. "
" Soalnya tadi pas Aku bilang mau ketemu RR, Dia kayak langsung melihat dari ujung kepala sampai ujung rambut kan ??? Hahaha ... Apa jangan jangan dikira Kita ******* Mi. " kataku sambil ketawa.
" Hahaha .... Dasar Kamu. Dia mikir, Siapa sih Wanita cantik ini ??? Gitu kali mikirnya Cin, Makanya ngeliatin Kamu. " jawab Mami sembari melirik Resepsionist itu.
" Coba deh Aku telepon Rein iya. "
Aku langsung menelpon Rein.
" Halo Kak ??? " katamya seperti berbisik dan terdengar seperti membuka pintu.
" Halo Re, Kalian lagi meeting iya ??? Aku sama Mami dibawah. " kataku.
__ADS_1
" Udah dibawah ????