
" Aarrrhhhh ... Aaaaa .... Sayaaaaangggg ... Enaaakkk .... Hayooo terus .... Lagi .... terus Yang ..... " teriakku sambil memejamkan mataku menikmatinya.
" Aku susah sekali mencari jalannya Yang .... Aaarghhh .... Aaaa .... aaaaa.... " desusnya manja dan merem melek menikmatinya.
Beberapa kali Kami melakukan dan saling memadu kasih habis makan pagi.
Bermula dari Dia mengolesi seluruh tubuhku dengan salepnya, Akhirnya tidak tertahan lagi dan menikmatinya bersamanya.
Beberapa kali Kami melakukannya bersama dan saling ketawa memuaskan.
" Sayang .... I Love You. " bisiknya sembari memelukku.
" Me too. " jawabku senyum mengelusnya.
" Boleh nanya gak Yang ???? " katanya sambil menatapku.
Aku mengangguk melihatnya.
" Kamu ada perasaan gak sama Aku ??? Dari hatimu yang paling dalam, Ada rasa suka gak samaku, Sedikit pun ???? " katanya pelan dan langsung menggenggam tanganku takut Aku marah.
Aku diam sejenak dan hanya melihatnya.
" Aku sebenarnya gak tahu Yang bagaimana perasaanku sama Kamu. Jadi Aku tidak bisa menjawabnya. "
__ADS_1
" Kamu tahu kan bagaimana perasaanku sama Kamu ???? Boleh gak Aku berharap sesikitpun rasa Kamu ke Aku ??? Kamu hal terindah yang Aku punya dalam hidupku. Tolong kasih tahu Aku, Apa atau hal apa yang akan Aku lakukan supaya Aku bisa memiliki Kamu selamanya. " katanya menatap dan masih menggenggam tanganku.
" I Dont know Yang .... Aku gak tau !!!! " jawabku mengerutkan keningku.
" Mau sekeras apapun Kamu, Aku gak pernah lelah dan ketulusanku tidak akan pernah hilang dari Kamu. Tolong pertimbangkan itu Yang .... Aku menaruh harapanku hanya sama Kamu. "
" Itu dia, Aku tidak bisa untuk menjawabnya Yang .... Oke oke. Aku percaya untuk semua omongan Kamu tapi di Akunya loh, Aku tidak tahu bagaimana perasaanku sama Kamu dan well saat Kamu tidak ada, Aku merasa kehilangan dan kesepian bahkan sangat sangat tersiksa sekali. Aku hampir menangisimu tiap hari karena tidak ada pesan dari Kamu. Aku benar benar seperti Orang gila. Perlahan lahan Aku mencoba untuk berdamai dulu dengan diriku sendiri dan memulai semua dengan hal hal baik. Apakah itu namanya Cinta ???? I dont know Yang .... Tolong jangan salah paham, Aku hanya ingin Kamu tidak berpikir yang aneh terhadapku. '' kataku mengelus pipinya karena melihat matanya sudah berkaca kaca.
" I Love You. "
Dia mengecup kening dan bibirku lalu memelukku erat serta mengelus punggungku.
" Pokoknya Aku gak akan meninggalkanmu dan akan selalu ada untukmu. Aku akan selalu ada disisimu agar Kamu tidak kesepian. I love you so much ..... "
" Adduhhh .... Arrgghh, Sakit Yang .... !!!! " cetusnya tapi masih memelukku.
" Kamu lucu deh, Kesakitan tapi masih bisa memelukku. Aku juga sesak ini. " tatapku didepan wajahnya melihat raut wajahnya yang menahan sakit.
Mungkin lumayan sakit karena berberkas juga.
" Aduhhh ... Untung Sayang iya .... Kalau gak, Udah laporin kdrt nih ... Kayaknya semua yang berbekas di tubuhku, Kamu yang buat deh Yang ... " katanya sambil geleng geleng.
" Masa sih ???? Entar yang lain lagi. Aku ingat loh perbuatanku. " jawabku sembari meliriknya cetus.
__ADS_1
" Siapa lagi itu ???? Kamu doang .... Gigit juga nih ... " jawabnya sembari menggigit bibir bawahnya.
" Kamu ikut kan nanti ke Indo ??? " tanyaku manyun menatapnya.
" Kamu mau kan jadi Istriku ???? Nanti terserah Kamu, Kita mau tinggal dimana. " tanyanya balik.
" Gak usah jadi Istri, Udah gini ajah.... " cetusku.
" Gak, Gak bisa dong ..... Aku mau menjaga Kamu seumur hidupku. Aku dekat sama Kamu bukan hanya untuk milikmu itu yang Aku inginkan, hanya kepuasan birahi, Bukan !.. Itu karena Aku benar benar tulus sama Kamu Yang .... Kalau soal itu, Aku bisa ajah dapatin dari Wanita Wanita diluaran sana, Tapi bukan itu tujuanku. Walau Aku kenal sama Kamu dengan cara yang seperti itu tapi Aku benar benar memilih Kamu dan hanya Kamu yang ada di hatiku dan baru Kamu yang melihat isi semuanya. I know, Setelah Aku, Kamu melakukannya dengan Pria lain dan Aku menghargai itu karena Kamu sudah jujur. Tetapi Aku ingin sekali Kamu serius menanggapi perkataanku sekali ini saja Yang ... Tolong katakan apa yang Kamu butuhkan, Apa yang Kamu khawatirkan dari Aku, Apapun itu tolong beritahu Aku. Jangan Kamu pendam sendiri. Apa yang membuatmu belum yakin samaku ????? Sampai sejauh mana Aku harus merendah dan menyakinkanmu Sayang ???? Aku baru kali ini melakukan hal yang mungkin sangat konyol di hadapan Wanita. Tapi Aku melakukan itu karena Aku tulus dan Sayang sama Kamu, Please .... Beri Aku kesempatan untuk membuktikan itu sama Kamu bahwa Aku benar benar tulus. '' katanya menahan airmatanya.
Aku menghela nafasku dan menatapnya yang sudah berkaca kaca melihatku.
" Baiklah. Aku beri Kamu satu kesempatan. Mari berpacaran dan apabila tidak ada kecocokan, Jangan paksa Aku lagi apalagi untuk menikah. " kataku setelah melihatnya beberapa kali meneteskan airmata didepanku.
Dia langsung memelukku erat dan menciumiku hingga Aku seperti boneka miliknya. Aku hanya pasrah karena Dia sangat bahagia. Terlihat jelas dari wajahnya yang seketika ceria dan senang sekali.
" Terima Kasih Sayang .... Trust Me, Kamu akan mencintaiku selamanya. I Love You ... Muachh .... Muachhh ... Muachhh "
" Berarti Kamu ikut kan ke Indo nanti ??? "
" Iya iya Aku bakal ikut yang penting sama Kamu. Tapi sebelum pulang, Kita ke kantor dulu iya. Kamu ikut ke kantor iya biar Kamu tahu. "
Dia bahagia sekali setelah Aku meng iyakannya. Berkali kali Dia mengucapkan terima kasih, mencium dan memelukku.
__ADS_1