Pemuas Nafsu

Pemuas Nafsu
Episode 282


__ADS_3

Jam 12 malam teng .....


Mami, Bibi dan Semua karyawan Butikku yang tidlnggal di rumah memberikan suprise untukku.


Happy birthday to You ....


Happy birthday to You ...


Happy birthday, happy birthday ....


Happy birthday Ranti* .....


Nyanyian Mereka sontak membuatku kaget dan membuka mataku dengan cepat.


" Selamat ulang Tahun, Non .... " kata Bibi mendekatiku ke ranjang.


" Selamat ulang tahun, Bu ...."


" Selamat ulang tahun, Cinta ..... "


" Astaga ..... Aku kaget bangat ih !!!! " kataku senyum dan mengusap usap mataku.


" Hehehe .... Maafkan Kami ya .... Udah make a wish dulu .... " kata Mami sambil mendekatkan kuenya.


" Terima kasih ya semuanya .... " jawabku senyum melihat Mereka.


Aku langsung meniup lilinnya dan memotongnya lalu mmeberikan suapan untuk Mereka semua.


" Selamat ulang tahun ya, Non .... Sehat sehat dan bahagia selalu. " kata Bibi saat Aku memberikan suapan pertama ke Bibi dan menciumku.


Doa doa baik, Mereka panjatkan untukku.


Setelah selesai adegan tiup lilin itu, Mereka akhirnya turun kembali dan melanjutkan tidur masing masing. Mami juga ikutan turun untuk menyimpan cakenya ke kulkas.


" This is for You, Cinta .... " kata Mami dengan so sweet setelah masuk ke kamar dan memberiku paper bag.


" Waow ...... Terima kasih Mami, Sayang ... Apa isinya ini ??? " kata senyum senyum melihatnya.


" Aish .... Udah gak ush pake sayang sayang segala deh, Mami merinding!!!! Maaf ya Cin .... Gak bisa ngasih barang barang mahal ... " kata Mami nyengir.


" Ih, apaan sih Mi ??? Aku mahal tau !!!.Tapi ini cantik bangat, Mami tau ajah deh, Aku suka tas kecil kecil gini. " kataku senang.


" Ish ... Itu mah murah bangat .... " jawab Mami ngeles seakan Aku tidak tau harganya.


" Eh Cin, Besok Malam Kita makan makan ya sama Karyawan Butik Kamu. Mami sudah memesan tempat, Pokoknya Kamu tidak boleh ada alasan. Ini benar benar acara Kamu jadi harus Kita rayakan beserta Team Kamu. Kita kan sudah seperti Keluarga. " kata Mami sembari naik ke atas ranjang.

__ADS_1


" Padahal niatku juga mau ngajak makan malam bareng, Mi, Sama Mereka semua. " kataku.


" Nah, berarti pas dong yang Mami rencanain. Hehehe .... Pokoknya kali ini harus meriah Cin... " kata Mami sambil main mata.


" Hahaha ... Eh, dimana tempatnya Mi ??? " tanyaku penasaran karena bisa ajah si Bencong satu ini siapi suprise dan mwngatur semuanya.


" Nanti dong, Harus suprise. Kalau Mami kasih tau, Eh tiba tiba Kamu kesana duluan kan gak lucu, Hahaha .... "


" Iye gak mungkin juga lah Aku kesana duluan !!! " cetusku menatapnya.


" Hahahha.... Pokoknya ada deh .... Udah semuanya sudah Mami atur, Tinggal Kita nanti kesana bareng. "


*******


Paginya saat Aku turun kebawah untuk makan pagi dan hendak ke Butik, Mami sudah ada di meja makan lagi teleponan.


" Cin, Ada yang mau ngomong sama Kamu. " panggilnya saat melihatku berjalan ke arahnya.


" Siapa Mi ??? "


" Lihat ajah sendiri. " cetus Mami sambil memberikan ponselnya ke Aku.


" Kak, Selamat ulang tahun .... Doa terbaik buat Kakak ..... I miss You Kak, Mau kado apa Kak ??? " cecar Rein saat sudah melihat wajahku hingga Aku tersenyum kaget melihat reaksinya itu.


" Trus mau apa dong Kak ??? "


" Kakak maunya Kamu datang kesini .... Hehehe, Eh ... Kamu tampan sekali, Mau kemana ??? Mau kencan ya ??? " godaku melihatnya yang lagi rapih rapih.


" Hahaha .... Belum ada yang kecantol nih Kak. Bantuin dong, kasih tips dan trik nya. "


" Wah kalau soal begituan, Mami juaranya, Re ..... "


" Mami udah ngasih saran Kak, Tapi sama ajah gak mempan. Wkwkwkwk..... "


" Berarti salah di Kamunya dong, Hehehe ... "


" Maybe kali Kak, Hahaha.... Eh, Nanti Aku telepon lagi ya Kak, Ada Clien yang nelpon nih ... "


" Oke oke .... Bye Re .... "


" Bye Kak ...."


Jam 4 Sore, Butik sudah tutup dan Kami pulang untuk bersiap siap ke acara makan malam yang sudah diatur oleh Mami. Manager Butikku juga pulang dulu ke rumahnya untuk ikut siap siap.


Aku langsung naik ke atas untuk Mami disusul oleh Mami yang masuk ke kamarnya begitu juga para staffku.

__ADS_1


" Cin .... Aku masuk ya ??? " kata Mami mengetuk pintu kamarku setelah Dia selesai mandi.


" Iya. " jawabku dari dalam.


" Wah, Kamu cantik sekali Cin ...


" kata Mami pangling melihatku yang memakai dress simpel tapi elegan.


" Emang kemarin kemarin ??? " cetusku melihat Mami dari cermin.


" Iya cantik, Cin .... Tapi kali ini beda loh, Mungkin karena Kamu terlalu jarang makai dress kali ya, Biasanya kan andalan Kamu gaya casual. "


" Biasa ajah deh. Gak usah lebay .... "


Tidak lama Kami turun dan Mereka sudah menunggu di bawah. Mobil jemputan juga sudah ada di bawah.


Aku menatap Mami heran dan tidak mengira bahwa sampai segininya Dia menyiapkan semuanya.


" Mami ???? " tatapku heran campur senang dan senyum terpancar dari wajahku.


" Udah udah ..... Mami mah jagonya kalau sola mengurus seperti ini. " jawab Mami senyum membanggakan dirinya disambut senyum dari Bibi.


Kami langsung masuk ke dalam mobil. Aku satu mobil sama Mami dan Bibi. Sementara staffku berada di mobil lain.


Supir sengaja membawa dari jalan yang berbeda menuju hotelnya RR. Sore ini terlihat jalanan sangat ramai dan macet.


Saat sudah mendekati jalan yang menuju ke arah Hotel RR, Mami langsung menutup mataku dengan sapu tangan walau sebelumnya Aku tidak mau tapi Dia dan Bibi bersikeras untuk menutup mataku karena ini benar benar kejutan.


" Udah Non, Turutin ajah, Hormatin kerja kerasnya yang sudah menyiapkan ini semua untuk Kamu. " kata Bibi membuatku jadi tidak enakan.


Akhirnya mataku ditutup dan tanganku diikat dengan pita untuk mewanti wanti atau berjaga jaga karena Aku Orangnya jail, Bisa saja nanti langsung Aku lepas penutup mataku.


" Hahahah .... Kali ini Aku kalah. " kataku ke Mami karena Dia sudah tau kelemahanku.


" Hahahah .... Kamu sudah tidak bisa mengelak. Mami sudah tau akal busukmu !!! " cetus Mami membuat Bibi dan sang Supir ikut tertawa.


Setelah Kami tiba di Lobby Hotel, Mami langsung menuntunku untuk keluar dari mobil dan berjalan menuju aula Hotel itu.


RR yang melihat dari kejauhan langsung senyum dan senang. Dia langsung menghampiri Bibi dan menyalamnya.


Mami, Aku dan yang lainnya berjalan ke arah gedung Aula Hotel dan saat berada didepan Aula itu, Mami menuntunku untuk masuk dan sudah banyak undangan dan rekan rekan Mami serta RR yang turut hadir disana. Tidak lupa juga Mami mengundang Teman Teman terdekatku saja yang Mami kenal dan tau.


Mami mendudukkanku disebuah kursi paling depan dan terdengar suara MC yang tiba tiba membuatku kaget.


" Are You Ready ????? "

__ADS_1


__ADS_2