
Habis makan, Aku langsung tiduran di sofanya Mami sementara Mami lagi membuat kopi untuk RR.
RR duduk disampingku dan mengangkat kepalaku agar Aku tidur di kakinya sebagai bantalku. Dia mengelus elus rambutku sambil menonton tv.
" Yang .... Kamu langsung tidur ??? baru selesai makan loh ??? " kata RR.
" Gak apa apa lah, Aku pengen rebahan. " jawabku santai sambil mengelus pipinya yang menatapku.
" Eeeheeemm ..... " Mami pura pura batuk sehingga Kami berdua ketawa melihatnya.
" Aduh Mi .... Maaf iya, Aku lupa hehehe.... Habis sudah gak tahan kalau lihat Ayangku ini. " kataku memanas manasi Mami.
" Oool Jadi gitu iya Kamu ..... Tidak menghargai keberadaanku! Kamu parah sekali ih .... " jawabnya sambil duduk disofa sembari membawa kopi untuk RR.
" Aku lupa kalau ini Apartemennya Mami loh. Tadi Aku mikirnya ini dihotel makanya main sosor ajah. wkwkwk .... "
" Aisshhh .... Lempar juga nih. " cetus Mami memegang bantal sofanya sambil duduk menyilangkan kakinya.
" Hahaha .... Dia bercanda Mi. Makasih kopinya. " kata RR.
" Haaallllaaa .... Mau bercanda kek mau gak kek, Dia memang selalu buat sakit hati. " cetus Mami melihatku sinis.
" Biasa ajah dong tatapannya. " kataku sambil mengedipkan mataku.
" Aishhh .... Aku merinding ih .... Minum kopinya Sayang, Jangan pikirin perkataan si Ranti bala bala ini. Coba kalau Kamu bukan miliknya, Pasti Aku akan memanjakanmu. Aauu... " kata Mami sambil menggelitikkan jari jarinya di pahanya.
__ADS_1
" Mau Mi ???? Coba ajah. Tapi masalahnya Dia gak mau sama Kamu. "
" Gak ada istilah gak mau. Kalau udah Aku raba pasti akan nurut juga. Aaaauuu ... Aaahhh .... hahahaha.... " jawab Mami mentel sambil menggelengkan kepalanya mungkin Dia memikirkannya.
" Bencong .... Bencong .... ''
" Jadi gimana Sayang ???? Mau tak coba ???? " Mami mengedipkan Matanya sama RR.
" Hahahaha .... " jawab RR hanya ketawa melihat reaksi Mami.
" Jangan ketawa dong ah ... Aku main terpesona nih... " goda Mami menyilangkan kakinya hingga membuatku geleng geleng melihat aksinya.
" Berarti kalau Bencong kayak gini iya caranya menggoda???? " tanyaku menatapnya sambil menopang dagu.
" Masa sih ??? gak mungkin lah. Pasti itu yang berpura pura saja. Menurutmu gimana Yang ??? " jawabku mengerutkan kening sambil melirik RR.
" Iya kebanyakan sih yang sudah belok itu Yang, Mi. Hanya saja Mereka tidak terlalu menunjukkannya biar terlihat normal. Kan banyak sekarang yang begitu, Benar gak Mi ???? "
" Iya sih. Kamu benar Sayang .... " jawab Mami sambil colek colek RR.
" Tapi kalau Kalian sudah berhubungan kayak gitu, Hal pertama yang Kalian lakukan apa ???? " tanyaku sembari berbaring di kaki RR lagi.
" Iya gitu deh. " jawab Mami centil sembari melihat lihat kukunya.
" Gitu apa ???? "
__ADS_1
" Ngapain Kamu nanya gitu Yang ??? " tatap RR samaku.
" Hahahaha.... Habis Aku penasaran Yang ... " jawabku merasa sedikit geli sambil main mata.
" Iya tuh Sayang .... Dia mah selalu kepo kalau Aku lagi enak enak sama Brondong Brondongku. "
" Iya habis Aku penasaran Mi. "
" Iya nalarnya saja Cin .... Semua sama layaknya seperti Kalian. Kalau kalian cek in dihotel ngapain ???? iya sama Kami juga gitu. iihhh Kamu mah .... ''
" Tapi kan masalahnya beda Mi. Cara mainnya begemana toh ???? "
" Ih Kamu apaan sih nanya gitu Yang ..... " cubit RR.
" Disodok dari belakang Cin, Puas ????? " cetus Mami melirikku kesal karena sebenarnya Mami tau bahwa Aku hanya menggodanya agar Dia terlihat naik nafsu.
" Hahahaha .... Aauuu .... Enak dong Mi ... Wkwkwkwk "
" Ih Kamu iya. Udah ih .... Kamu tidur ajah. " jawab RR melotot.
" Bodo amat Cin .... " jawab Mami sembari berdiri dan berjalan centil kearah kulkasnya dan mengeluarkan beberapa buah yang ada disana.
Aku menatap RR senyum sambil mengecup lembut bibirnya.
" Kamu gak boleh gitu Yang .... " kata RR sambil mengelus rambutku.
__ADS_1