Pemuas Nafsu

Pemuas Nafsu
Episode 109


__ADS_3

Padahal Aku sudah sangat senang saat melihat foto Mereka. Aku kirain Dia udah kesini dan bisa bermanja manja sama Dia.


Kayaknya dibelakang Aku, Mami sama RR berkomukasi deh, Aku jadi curiga. Aissshh dasar Aku.


Terus terang, Aku kecanduan dan menginginkan sentuhan RR. Sosoknya yang penuh perhatian sungguh membuatku Kangen sama Dia.


***********


Seminggu terlah berlalu, Aku tidak pernah memuaskan melakukan itu walau banyak yang booking. Sekarang Aku sibuk dengan tugas dikantor dengan Butik juga. Selama satu minggu ini, Aku sering pulang larut malam saking banyaknya pekerjaan yang harus diselesaikan. Terladang habis dari kantor, Aku langsung keButik karena banyak barang yang masuk dan harus cek hasil stok opname Mereka juga.


Aku sama RR sama sekali tidak ada komunikasi lagi tapi tidak tahu Dia dengan Mami.


Pagi ini sungguh sangat sejuk dan adem. Hujan turun membuatku untuk bangun. Hari ini Aku harus berangkat ke kantor setelah kemarin Off seperti biasa. Akupun beranjak dari tempat tidurku dan bergegas mandi.


Hari ini, Aku sengaja agak cepat karena akan meninjau ke bagian produksi yang jaraknya lumayan dari kantor. Aku bersama team lain dan Direktur Perusahan akan melihat hasil produksi atau sample pertama.

__ADS_1


Hujan yang lumayan deras membuat jalanan dan pengendara motor menggunakan jas hujan. Banyak pengendara motor yang menepi sehingga jalanan lumayan macet.


Saat lampu merah, Aku harus menghentikan mobilku persis paling depan dari beberapa pengendara lain. Aku memperhatikan sekeliling yang banyak berteduh dibawah ruko ruko sepanjang jalan. Ada juga yang berhenti di fly over karena mungkin tidak bawa jas hujan.


Aku mengemudikan mobilku dengan pelan karena genangan air sudah mulai naik disepanjang jalan. Setelah lumayan lama diperjalanan, Aku sampai dikantor dan memarkirkan mobilku.


Aku sedikit berlari ke lobby karena hujan itu. Sang Satpam yang melihat hendak berlari membawa payung tapi Aku udah keburu sampai.


" Pgi Bu.Maaf Bu tadi Saya tidak melihat Ibu. " sapanya sambil memegang payung itu.


Setelah beberapa jam meeting dikantor, Aku dan team lain langsung bergeas ke bagian produksi. Aku sama Mba Lala SPVku menuju kesana dengan mengendarai mobilku sementara yang lain bawa kendaraan masing masing dan Direktur juga katanya akan sampai disana 30 menitan sehingga Kami mengakhiri rapat ini dan menuju kesana.


Setelah sampai disana, Aku dan Mba Lala langsung masuk diantar oleh Satpam. Aku berjalan melewati beberapa bagian produksi dan melihan karyawan karyawan bekerja disana. Aku dan Mba Lala langsung ke bagian produksi yang Kami tuju dan ternyata belum ada yang sampai dan baru Kami saja.


Aku disambut oleh SPV dan Manager bagian Produksi dan membawa Kami untuk berkeliling melihat mulai dari proses pengerjaan desain yang Kami buat. Beberapa karyawan yang melihatku menyapa dan melanjutkan pekerjaannya.

__ADS_1


Beberapa lama kemudian, Direktur Perusahaan yang merupakan Orang Luar datang bersama Anaknya dan Sekretaris Masing Masing. Aku hanya mengenal Pemiliknya dan Belum pernah sama sekali ketemu dengan Anaknya.


Kami langsung menyapa dan berjalan kearah bagian Finishing dan saling berkomunikasi membahas hasi produksi itu setelah melihat hasil atau samplenya.


Anaknya yang tidak tahu bahasa indonesia membuat sang Asistennya menjelaskan juga dalam Bahasa Inggris Ke Dia.


Dia memberi respon dengan ditranslate oleh Asistennya. Aku berjalan bersama Direktur sementara Anaknya masih melihat hasil dari sample itu.


Beberapa masukan dan saran positif Dia sampaikan dan Dia juga sangat mengapresiasi hasil desainku dan team yang sangat memuaskan. Semua hasil Produksi terjual habis bahkan sudah memproduksi untuk kloter kedua setelah mengekspor berapa puluh ribu pcs.


Aku juga sangat berterima kasih bisa bekerja sama dengan semua team yang terkait.


" Sample hari ini cukup bagus. Semoga penjualan meningkat untuk desain ini. " katanya menatapku dengan senyum.


" I Really really so excited for this Sir. " jawabku sambil senyum.

__ADS_1


Pak Steve yang mendengarku langsung menghampiri Kami karena Dia juga berjalan tidak jauh dibelakang Kami yang mengelilingi semua bagian produksi.


__ADS_2