
" Tidak ada yang tidak mungkin iya Sayang ... Kamu bisa ketemu Ranti yang bisa membuatmu bisa merasa tenang dan nyaman. " kata Mami menyemangati.
" Itu lah yang membuat Aku selalu bersyukur. Bersyukur bisa kenal sama Dia walau hanya lewat Dunia yang tidak benar. " jawab RR memegang tanganku.
Aku hanya diam tanpa mengatakan sepatah kata apapun.
" Ketulusanmu akan Kamu dapat nanti. Percayalah Sayang ... Yang penting jangan menyerah dan putus asa. Jika menurutmu ini yang terbaik maka tunggulah semua akan indah nantinya. " kata Mami memberi saran.
" Hallla hallla Kamu cocok jadi Penasihat Mi. " kataku sambil senyum.
" Mami mah kalau memberi nasihat dan pendapat sangat mantul bangat Cin ... Tapi untuk diri sendiri gak pernah bisa. Wkwkwkw ... Apa karena Mami terlalu imut iya .... " kata Mami centil.
" Apa hubungannya Bencong ???? " cetusku.
RR ketawa keras mendengarku mengatakannya Bencong. Mungkin Dia merasa geli juga. Aku senang melihat raut wajahnya yang senang dan tertawa bahagia.
" Hidup kadang tak seindah yang Kita bayangkan. Akan ada kalanya dunia seperti mempermainkanmu dengan hal yang tidak terduga namun berkahir dengan yang lebih dari yang Kamu pikirkan. " kataku pelan.
" Aiii ... Aku tersentuh sekali Cin.... Kamu memang the best deh, Gak cuma pintar tapi cantik dan baik hati. " kata Mami memuji.
" Iyap. Aku setuju itu Mi. " tambah RR.
" Aishh ... kayak udah merasa benar ajah iya Aku wkwkwk ... " gerutu ketawa.
'' Jadi intinya, Jangan lihat masa lalu Cin. Fokus kedepan dan harapan serta keinginan keinginan Kamu. " tambah Mami.
" Kamu mulai besok jadi pembicara ajah deh Mi. Cocok tau. Apalagi kasih nasihat nasihat, Wah mantap tuh. " kataku memuji sambil ketawa kecil.
" Hahahah ... Udah udah. Aku tahu Kamu meu menjerumuskanku saja. "
__ADS_1
" Hahahaha .... "
Malam itu Kami benar benar ketawa menikmati saling keterbukaan antara Mereka walau Aku tidak pernah cerita tentang kisahku. Aku melihat ada kebahagiaan dan kesenangan diwajah Mereka berdua saat tertawa bersama.
Memang tidak perlu mencari sebanyak apapun teman kalau hanya disaat Kita senang ada tapi saat sedih tidak ada. Mending sedikit tapi sama sama mengerti, sama sama menguatkan, sama sama saling support satu sama lain.
Walau terkadang sangat bar bar tapi semua hanya omongan saja.
Saat Mami menyanyi mengikuti musik ynag dipasang,Tiba tiba Pak Steve menelponku.
" Hallo ...? " sapaku.
" Hello Ran .... How are you??? Are You busy ??? " katanya dari sebrang.
Mendengar itu, Mami lansung mengecilkan suara pengeras musik yang ada dikamar itu. sehingga Mereka mendengarku berbicara sama Pak Steve.
" Can i help You ??? " cetusku langsung.
" Yeah. " cetusku.
" I want to ask You about work. "
" About ??? "
" when will the next product be produced? I don't have any information about it. "
" Already running. Maybe You can ask the production department directly because I don't monitor it in as much detail as possible. And You don't have anything to do with it either, do You? '' cetus kesal karena Dia tidak ada hubungannya dengan Perusahaan karena Pak Andrew bilang Dia hanya ingin liburan saja kesini waktu itu.
Kenapa sekarang jadi sok repot ????
__ADS_1
Mendengar Aku ngomong begitu dan langsung matikan Panggilannya, RR langsung bertanya.
" Why Honey ???? "
" Gak ada apa apa. " jawabku sambil meletakkan HPku.
" Cin... Sebenarnya Aku pengen nanya kenapa, Tapi Aku gak ngerti apa itu artinya yang Kamu omongin, Maaf iya ... Wkwkwkwk .... " kata Mami ketawa kencang sehingga Aku pun ikut tertawa mendengarnya.
" Ah bisa ajah Kamu ngelucunya. " jawabku.
" Kan harus seimbang Cin .... Gak bisa bahasa inggris minimal bisalah melawak sedikit. Comedi comedi wkwkwkw .... " coleknya dengan melingkarkan kakinya sehingga terlihat feminim bangat.
" Astaga .... " jawabku geleng geleng.
" Itu dari kerjaan Kamu Sayang ??? " tanya RR.
" Iya. Biasalah Anaknya CEO sok sok an ikut campur. Padahal gak ada hubungannya. " cetusku sambil menatap RR.
" Oh ... Iya mungkin Dia sudah bergabung dengan Perusahaan itu, Mungkin Sayang ... "
" No. Dia punya perusahan di tempatnya Dia. Kemarin Dia hanya liburan kesini kata Papanya, Lah makin kesini makin ikut campur gak jelas. Nyesal bangat Aku ngasih nomorku. "
" Udah udah .... Mungkin Dia punya sesuatu sama Kamu, Jadi itu hanya alasan basi saja Cin .... sama seperti Agus mungkin, hahahah .... " kata Mami.
" Maybe. Pada gak jelas iya .... Pada gak laku kali iya ???? " cetusku songong.
" Iya siapa coba yang gak suka sama Kamu Cin, Udah pintar, cantik lagi. Pasti pada mau, iyakan Sayang ..... " lirik Mami mencolek RR sambil main mata sehingga Dia sedikit kaget karena merasa geli.
" Sekali dua kali gak direspon, iya udah berarti Dia gak suka sama Kamu. Ini ngapain malah makin buat ilfil ???? " kataku masih sedikit kesal.
__ADS_1
" Sabar Sayang ... Kalau Kamu tidak menyukainya, udah gak usah direspon. Daripada Kamu kesal sendiri, Iyakan ???? Hmm ???? " tatapnya samaku.
" Iyap itu benar. " sambung Mami.