Pemuas Nafsu

Pemuas Nafsu
Episode 118


__ADS_3

" Apa yang perlu Aku buktikan lagi agar Kamu percaya ???? Hhhmm???? " lirihnya denganenahan airmatanya yang hampir jatuh.


Aku tidak menjawab tapi mengecup lembut bibirnya sehingga Dia meneteskan airmatanya dan menetes di atas bibir Kami berdua.


Aku menahan kecupan lembutku beberapa detik lalu memeluknya yang memejamkan matanya. Aku mengelus lembut Pipinya dan mengusap sisa sisa airmatanya.


Aku memilih untuk diam dan tidak mengatakan apapun agar Dia tenang dulu.


Mungkin Dia merasakan seperti yang Aku rasakan, Ada ketenangan saat Kami bersama.


Tatapan matanya bisa menunjukkan keadaan dan perasaan hati yang sebenarnya. Aku tahu itu dan Aku bisa melihat itu dalam dirinya.


Tapi Aku tidak bisa menerimanya walau Dia memberikan dan menunjukkan ketulusannya samaku. Aku tidak tahu kenapa dan Aku tidak mau penyeselan terjadi untukku dikemudian hari.


Aku hanya bisa mengerti perasaannya dan mengerti apa maksudnya Dia. Aku hanya ingin memberi dan membalasnya dengan ketenangan dan kedamaian saat bersamaku. Aku hanya memberikan Dia kehangatan seperti yang Aku rasakan dari dalam dirinya.


Aku mengelus punggungnya yang hangat dan mendaratkan kembali ciuman di bibirnya. Aku memandang indah dan gagahnya tubuh yang berada di pelukanku itu.


Tanganku kembali bermain di dadanya yang berbulu itu. Aku ingin kembali bermain lagi dan merasakan denyutan denyutan ditubuhku.


Nafasku mulai tak beraturan saat Aku berada diatasnya Dia, Dia hanya tersenyum melihatku dan menarikku lalu memelukku diatasnya.


Aku meliuk liuk diatasnya Dia saat tubuh Kami saling bersentuhan. Aku semakin merinding saat itu bersentuhan dan mulai bergesek gesekan. Tidak berlama lama, Aku langsung melakukan permainan itu.


Aku menari diatasnya Dia, Sodokan dan goyangan mempunyai irama yang sangat nikmat sekali hingga membuat Dia memainkan kedua gunungku.

__ADS_1


Semakin cepat semakin nikmat hingga Kami berdua sama sama merasakan nikmat duniawi yang begitu indah malam itu.


" Aarrrhhh .... Aaawww .... Asssss .... "


" Sayang ...... " desah Dia menahan Pinggulku.


" Ooohhhh .... Aaahhh .... Aaawww... Hhhmmm .... " gumamnya sembari menggigit bibir bawahnya.


" Are You Happy ???? " bisikku memeluknya.


Dia mengangguk dan memelukku erat.


" I Love You so much Sayang ...."


" Aarhhh ... Eehhhmmm ... Sssttttg .... Aaaaaaa .... "


Suara itu memenuhi isi kamar itu. Kami saling berpelukan erat dan bercumbu mesra. Dia yang semakin menikmati permainan itu, langsung makin liar dan makin semangat.


Dia langsung membalikkan keadaan dan menjadikan posisi Dia diatas hingga Aku mengerang nikmat sambil meremas kedua tangannya.


Sodokan demi sodokan dan goyangan demi goyangan Dia lakukan hingga " Jleeebbb .... "


Dia Akhirnya terkapar dan memelukku serta meneteskan airmatanya. Dia mengecupku lembut.


Aku membalas kecupannya itu sambil senyum mengelus air matanya. Aku mencium lembut Pipinya yang begitu halus.

__ADS_1


Dia mendekapku erat seolah tidak mau melepaskanku dari dekapannya itu. Aku ingin membersihkan diri dulu dan hendak melepaskan tangannya dariku tapi Dia tidak mau. Malah makin memelukku erat.


" Sayang ... Aku mau mandi dulu. " bisikku.


" Tunggu sebentar. Aku masih butuh Kamu. " jawabnya masih dengan mata terpejam.


" Iya tapi Aku mau mandi dulu, Kan Aku juga masih disini. " jawabku sambil mengelus elus pipinya itu.


" Gak mau. Nanti ajah mandinya, Kita bareng. "


" Aaah gak mau, Aku mau mandi sekarang. Aku udah gak enak nih.... "


" Kamu wangi. " jawabnya sambil menciumi wajahku hingga Aku merasa geli dan ketawa.


" Aissshhh ... " cetusku karena merasa kegelian dan mencubit pinggulnya.


" Aauuu ... Sakit Sayang!!! " katanya sambil membuka matanya meringis kesakitan memegang pinggulnya yang Aku cubit hingga Dia melepas pelukannya dariku.


Aku langsung berjalan cepat ke kamar mandi dan mengunci pintunya karena takut Dia mengejarku.


Lumayan lelah karena sudah melakukan beberapa ronde malam ini. Aku ingin tidur tenang setelah mandi.


Aku langsung membasuk dan menggosok seluruh tubuhku dengan sabun yang penuh busa. Setelah merasa bersih dan sudah selesai mandi, Aku langsung mengambil handuk yang sudah tersedia disana dan melilitkannya ke tubuhku.


Aku membuka pintu kamar mandi dan .......

__ADS_1


__ADS_2