Penjelajah Ghaib (Perkumpulan Pawang Ghaib)

Penjelajah Ghaib (Perkumpulan Pawang Ghaib)
Bab 145: Penjebakkan


__ADS_3

"Jadi begini, Pak! Malam ini kami berada di sini sebab satu maksud. Saya kira anda sudah tau apa maksud dari kedatangan kami kemari!" ujar Cak Dika.


Di beserta dengan rombongannya sedang berada di salah satu rumah megah milik Pak Johan.


Pak Johan adalah salah satu orang terkaya yang ada di desa itu. Pak Johan ini juga terkadang sering mengalami kehilangan dan dia juga sudah banyak melapor ke Pak RT.


Namun nyatanya selama ini tidak ada yang mampu bisa dia atau Pak RT lakukan sebab ternyata yang ada di dalam Kampung mereka saat itu adalah mereka pengguna pesugihan.


Hal mistis seperti itu mereka sama sekali tidak bisa mengatasinya. Itu sudah terjadi cukup lama di desa itu kira-kira sekitar tiga bulan ketika bapak dan ibunya Nanda dan Nadin tinggal di sana.


Beruntungnya kedua anak kembar itu ketika melihat sesuatu yang aneh di dalam rumahnya mereka Langsung berpikiran untuk menghubungi Cak Dika.


Sejujurnya tindakan mereka itu sangatlah benar sebab hal mistis seperti ini sepertinya hanya Cak Dika saja yang mampu mengatasi beserta rombongannya.


Ditambah Gautama Family juga adalah salah cenayang yang sudah cukup tersohor namanya di tanah Jawa.


"Ah... Iya, saya sudah tau kedatangan kalian kemari untuk apa!" ujar Pak Johan.


Dia menyilangkan kedua tangannya sambil tersenyum ke arah Cak Dika selaku ketua rombongan.

__ADS_1


Ya, kedatangan mereka kemari adalah karena Pak Johan ini adalah salah satu orang terkaya di sini maka Cak Dika ini sudah merancang satu taktik.


Berita-berita besar sebelum mereka kemari sudah disebarkan ke seluruh penjuru kampung.


Berita itu terkait dengan kekayaan Pak Johan yang semakin bertambah. Mereka yang menganut pesugihan babi ngepet pastinya akan sangat senang ketika mendengar jumlah kekayaan korban mereka bertambah.


Cak Dika berasumsi bahwa mungkin ketika berita itu disebar maka akan menggugah selera dari penganut pesugihan itu untuk kembali masuk beraksi ke dalam rumah Pak Johan.


"Bagus Pak, sebentar lagi pukul dua belas malam! Kami akan bersembunyi di antara rumah milik Bapak! Kami akan menjaga rumah ini! Saya yakin bahwa, dia akan datang! Ketika dia datang maka kita akan menangkapnya!" ujar Cak Dika padanya menjelaskan.


Pak Johan mengangguk mendengar apa yang Cak Dika katakan. Walaupun dalam hatinya dia tidak cukup yakin. Sungguh dia sebenarnya sangat takut.


Mendengar itu Cak Dika menghela nafas. Rara di sampingnya senantiasa menemaninya sejak tadi.


"Apa yang sedang bapak takutkan di sini?" tanya Rara penasaran.


Pak Johan berpikir sejenak. Dia memikirkan anak semata wayangnya yang masih berumur sekitar satu tahun.


Mereka pasutri yang sudah cukup lama menikah. Namun mereka baru dikarunia seorang anak saat ini.

__ADS_1


"Aku khawatir apabila ini berhasil nantinya pemakai pesugihan ini akan menyimpan dendam padaku! Aku tidak ingin anakku atau istriku ikut serta terkena dampaknya!" ujar Pak Johan.


Cak Dika melihat ke arah jam tangannya. Tidak ada waktu untuk menjelaskan dan meyakinkan lagi. Tapi keraguan seorang ayah itu pasti muncul.


Pukkkk


"Kau tenang saja, Pak! Kami tidak akan membiarkan hal buruk terjadi pada kalian! Kami di sini berniat baik ingin membantu!" ujar Cak Dika meyakinkan.


Meski ragu tetapi kedua bola mata Cak Dika menyimpan banyak keyakinan. Itulah mengapa pada akhirnya Pak Johan mengangguk lalu menyetujuinya.


Masalah di dalam desa ini harus diselesaikan. Kerisauan yang terjadi akibat banyak harta yang hilang harus segera dituntaskan.


Semuanya sudah siap di posisi masing-masing. Mereka di sana mulai memperhatikan jam tangan mereka masing-masing.


Sementara di tempat lain terlihat sepasang suami istri sedang memulai ritual. Sang istri menyalakan dengan hati-hati sebuah lilin di depannya.


Ketika lilin itu menyala. Nampak sang suami di depannya perlahan tubuhnya mulai berubah menjadi seekor babi.


Kedua tangannya masih berupa tangan manusia. Begitu pula dengan kedua kakinya. Namun bentuknya persis seekor babi. Dan inilah, babi ngepet yang akan diringkus malam ini aksinya oleh Cak Dika dan Timnya.

__ADS_1


__ADS_2