Sampai Akhir Nanti

Sampai Akhir Nanti
148.S2.Nona Tata aku mencintaimu


__ADS_3

Disebuah rumah yang megah.Micho dan Damar saling berpandangan,sejak pertemuan dengan wanita cantik yang memperkenalkan namanya Taza Alexandra tadi siang,sosok Micho masih saja terdiam.Entah apa yang ada difikirannya.


"Bos.... apa yang bisa saya lakukan? "tanya Damar. Micho melirik asistennya itu.Entah,Micho enggan mengeluarkan suara.


"Istirahatlah... Aku akan pergi sebentar."Ucap micho kemudian melangkah pergi.


"Bos... jangan mengabaikan ku... kau harus memberi tau ku.... "ucap Damar lagi. Lelaki yang sudah 2 tahun menjadi asistennya itu selalu telmi jika berhubungan dengan makhluk yang bernama wanita.ia mengikuti langkah Micho yang tergesa-gesa.


"Sudahhh... kau tak usah mengikutiku, lebih baik kau istirahat. Aku akan memastikan sesuatu."ucap Micho agak membentak. Damar menghentikan langkahnya.


"Bos... apa iya bos masih mengira jika nona Taza adalah nona Sabrina? "tanya Damar agak mengeraskan suarannya.


Micho tampak mengepalkan tangannya.Kini bayangan Taza dan Sabrina bergantian memenuhi memori otaknya.Hari ini adalah hari ulang tahun Sabrina,dan hari ini juga kemunculan Taza alexandra. Micho menghela nafas panjang. Tanpa menghiraukan asistennya iapun melesat pergi.


Micho menancap gas mobilnya.Biasanya dia akan mengadakan pesta bersama teman-temannya untuk merayakan ulang tahun Sabrina.namun saat ini Micho memilih untuk pergi menuju sebuah rumah yang berada tak jauh dari rumahnya.


30 menit berlalu,Kini Micho menatap kearah rumah disebrang sana. Rumah yang pernah berhias dengan keindahan untuk menyambut malam pertunangannya.Namun harus gagal karna ulah Wanita badut yang selalu menjadi bayang-bayangnya.


"Shittttttt...... "Micho memukul setir mobil dengan keras, rasa sesak menyeruak didadanya.


"Sabrina, aku akan mencarimu. Aku akan menjelaskan semuanya padamu.Aku tidak peduli lagi bagaimana Papa akan marah padaku.4 tahun kita pernah menjalin hubungan.4 tahun pula kita berpisah dan nyatanya aku tidak mampu menghapus namamu."lirih Micho sambil mengamati rumah megah dipinggir jalan.


Micho melirik jam yang menunjukkan pukul 20.00 iapun melajukan mobilnya menuju kearah restauran yang tak jauh dari tempatnya berada.


😁😁😁


Khalista mengerjabkan matanya,setelah pergulatan panas dan tertidur disore iapun bangun ketika merasakan lapar.Khalista melirik ponselnya yang menunjukkan pukul 20.00.


"Astagfirullah... ."ucapnya,Khalista segera bangun.Namun area intimnya merasakan perih yang begitu hebat. Khalista sedikit meringis. Andika yang merasakan gerakan khalista segera menghadap kearah istrinya.


"Mau kemana? "tanya Andika.


"Aku ingin membersihkan diri mas, kita belum sholat isya.Sebaiknya kita segera bangun.Lagi pula aku lapar. "ucap khalista.Andika bangun, memakai celana pendeknya.

__ADS_1


khalista memejamkan matanya, langkahnya terhenti ketika dengan sigap Andika menggendongnya.Khalista menatap kearah Andika.


"Aku masih bisa jalan,Mas."ucap Khalista. Andika tersenyum kearahnya.


"Aku tau,tetapi aku ingin membantumu. Lihatlah,kamu tampak kesusahan berjalan karna ulahku."ucap Andika sambil menyeringai tipis, membuat Khalista tertawa dan menyusupkan wajahnya didada bidang Andika.


"Keluarlah... Aku akan mandi."ucap khalista saat sudah berada didalam kamar mandi dan menurunkan khalista.


"Aku akan membantumu."ucap Andika.Membuat khalista merona menahan malu.


"Aku malu mas, aku akan mandi sendiri."Sanggahnya.


"Apa lagi yang membuatmu malu.... Aku sudah melihat semuanya. Bahkan, aku sudah mencetak tanda kepemilikan di setiap bagiannya.Kenapa masih harus malu? "celetuk Andika. Membuat khalista benar-benar merah merona.


"Keluar atau masih akan tetap disini? Kalau mas masih tetap disini jangan harap aku mulai mandi."ancam khalista. Andika tampak santai,namun Andika mengalah dan melenggang pergi.


Khalista menghela nafas panjang.Tidak bisa dipungkiri, hatinya bahagia bahagia mempunyai suami seperti Andika. Khalista memejamkan matanya,kepalanya berdenyut hebat. Beberapa memori masa lalu sekilas berputar diotaknya. Namun tak tampak jelas wajah-wajah yang berada diingatannya.


Sudah sering kali Kepalanya berdenyut hebat, sudah beberapa kali juga memeriksakan pada dokter pribadinya. Itu adalah gejala normal yang terjadi menjelang ingatannya kembali.


"Maaf,Mas....aku pernah menjadi seoarang yang egois. Aku berharap kita dapat menjalani hidup dengan bahagia."ucapnya lirih.Khalista segera membersihkan dirinya.


30 menit berlalu,khalista keluar dengan menggunakan sweter dan celana panjang.Khalista lagi-lagi mendapati Andika yang sudah rapi dan tampak segar. Khalista tersenyum dan menampakkan rentetan gigi putihnya.


"Mas... kau sudah mandi?"tanya Khalista sambil menyisir rambutnya.Andika mengangguk pelan Kemudian mendekat kearah khalista.Andika Mengusap pelan pipi lembut khalista.Khalista terdiam, kembali merasakan sensasi yang membuat aliran darahnya serasa berhenti.


"Hemmmm... katamu lapar. Sebaiknya kita keluar, mencari makanan.Kita juga akan jalan jalan sebentar. "ucap Andika.Khalista mengangguk pelan.


"okay,,, aku segera bersiap."ucapnya. Khalista sedikit memoles wajahnya,kemudian menyambar tas yang berada di nakas.


"Selesai.ayo kita berangkat mas, cacing diperutku sudah meronta minta diisi.. "ucap khalista.Andika tertawa.


"Iya.... jangan menjadikan statusku suami yang kejam karna membiarkanmu kelaparan. "ucap Andika. Khalista tertawa mendengar lelucon yang dilontarkan suaminya.

__ADS_1


Keduanya berjalan kearah parkiran mobil, kemudian melajukan mobilnya ke sebuah restauran yang tak jauh dari apartemen.20 menit berlalu,Andika segera membuka pintu mobil setelah sampai direstauran tersebut.


Andika membuka pintu mobil,mengulurkan tangan pada khalista dan disambut dengan senyum semringah.Mereka melangkahkan kaki beriringan menuju ke dalam.Andika terus melangkah, Khalista mengikuti langkahnya.


Mereka telah sampai disebuah tempat yang indah yang hanya ada 2 kursi dan 1 meja untuk mereka berdua.Ruangan yang Indah dengan lampu kelap kelip yang mempesona. Penerangan yang sedikit redup membuat suasana malam ini begitu indah.


Khalista terkejut ketika tiba-tiba lampu padam sepenuhnya, Khalista dengan sepontan memeluk tubuh tegap Andika dan netranya terkesiap ketika hanya lampu led yang menyala membentuk tulisan yang membuatnya terpana.


"Nona Tata.... Aku mencintaimu."


Khalista melepas pelukan Andika, menatap kearah tulisan yang membuatnya begitu bahagia.Sedikit cairan bening keluar tanpa permisi. Khalista menatap Andika penuh cinta.


"Terimakasih,telah menjadi milikku seutuhnya."ucap Andika. Khalista kembali memeluk Andika. Rasa haru masih saja menyelimuti hatinya. Rasa rindu yang terpendam benar-benar terobati.Khalista menghela nafas panjang.


Andika mengeluarkan sebuah kotak perhiasan dari saku celananya kemudian memasang kalung cantik dileher istrinya.


"Selamat ulang tahun.Maaf aku tidak bisa memberikan dunia untukmu,aku hanya memberikan cinta yang sederhana untukmu."ucap Andika. Khalista mempererat pelukannya. Tetesan air mata tak dapat dibendungnya.


"Ini lebih dari cukup,Mas.Aku tidak berharap lebih,kamu mencintai aku seperti ini sudah membuatku bahagia."ucap khalista.Andika tersenyum dan mengusap pelan pundak khalista.


"Terimakasih telah memberikan hakku sebagai suamimu,sebaiknya kita makan dulu. Aku lapar sekali karna tenagaku habis untuk menjebol gawangmu."ucap Andika tepat disamping telinga khalista.


Seketika khalista melepas pelukannya,mundur 2 langkah dan menatap Andika dengan mayun.


"Kenapa manyun seperti itu? "ucap Andika, dia begitu senang menggoda istrinya.


"Ayo makan, katamu lapar. Kamu harus mengisi perutmu yang lapar itu."ucapnya sambil menarik tangan khalista menuju ke tempat makan.


-


Disisi lain,Micho yang hampir pulang, mendapati bayangan Seorang Taza Alexandra.Micho mencari kesana-kesini keberadaan wanita yang menghantui fikirannya tersebut namun tak kunjung menemukannya.


😁😁😁😁😁

__ADS_1


Hai para readers yang terlope.....maaf ya sering telat up.... Dikarenakan Anak saya lagi sakit sudah beberapa hari. ...harus fokus sama anak sepulang kerja... mohon doanya ya semoga lekas diberi kesembuhan dan sehat seperti sebelumnya.... amin..


Terimakasih masih setia nungguin aku... like komen dan hadiah ya... untuk semangat aku...


__ADS_2