Sampai Akhir Nanti

Sampai Akhir Nanti
episode 78.rencana pulang


__ADS_3

"Apa selain cemburu kau juga marah? Tuan Bima?"


Zahira terus saja menggoda Bima, ia menautkan tangannya di lengan Bima. keduanya berjalan beriringan menuju ke apartemen Bianca.


"Jangan menggoda di pagi hari, apa kau mau mandi keramas lagi? " tanya Bima. Zahira hanya diam mendengar ucapan suaminya,wajahnya merona merah tampak rona kebahagiaan disana.beberapa saat kemudian, sampailah mereka di apartemen Bianca.


"Asalamualaikum... Bi.. Bianca. "


Zahira beberapa kali mengetok pintu Apartemen Bianca.Tak ada tanda-tanda orang yang membukakan pintu, Zahira menengok kesana kesini.


"Ada apa? " Tanya Bima.


"Aku rasa Bianca tidak ada mas,sebaiknya kita kerumah Aksa." Jawab Zahira. Bima hanya mengangkat sedikit bahunya.


Tak lama dari itu, pak Andi satpam yang Biasa berjaga di depan apartemen menghampiri mereka.


"Nona Zahira, apa mencari nona Bianca? "


"Iya pak. Bianca ada dimana ya? "


"Nona Bianca pagi sekali sudah ke bandara,Nona."ucap pak satpam.


" Bandara? "Tanya Zahira memastikan.


"Iya, Nona. katanya ibunya kritis.Dia diminta pulang oleh keluarga nya." Jawab Pak Andi. Zahira menganggukkan kepalanya.


"Apa ibunya menderita sakit keras, Pak? "


"Setau saya sih iya, Nona. Dan lagi ayah nya tersandung masalah. sehingga, mau tidak mau Nona Bianca harus pulang dan meninggalkan pekerjaan disini untuk sementara waktu."


"Kalo begitu trimakasih atas informasinya, Pak. Oh iya.. ini ada sedikit makanan, untuk bapak saja. Tadinya mau saya berikan untuk Bianca. " ucap Zahira santun, sambil memberikan makanan pada pak Andi. Pak Andi menerima makanan pemberian Zahira.


"Terimakasih Nona Zahira atas pemberian nya."


"Iya Pak. Sama-sama. "Jawab Zahira.Pak Andi Berlalu.Bima memandang kearah istrinya yang tampak sedikit lesu.


"Apa kamu mengkhawatirkan Bianca?"


"Tiba-tiba saja perasaan ku tidak enak,Mas."


"Coba kamu hubungi ponselnya, mana tau sudah sampai dirumah nya."ucap Bima sambil menyerahkan ponsel Zahira yang dia genggam.


"Aku tidak menyimpan kontak Bianca,kami selalu bersama hingga tidak saling bertukar nomor."


"Ya sudah, sebaiknya kita percepat untuk kembali, mungkin saja Bianca memerlukan bantuan kita untuk menghadapi masalahnya."


"Aku ikut kata mu saja,Mas."


Bima menggenggam erat tangan Istrinya.menangkap kecemasan yang tersirat dalam wajahnya.


👒👒👒👒👒👒


Bima dan Zahira memasuki Rumah besar dipinggiran jalan. setelah melakukan perjalanan 20 menit. Rumah yang tampak indah dengan beberapa taman bunga cantik disudut kanan dan kirinya. Tampak wanita paruh baya yang menggunakan gamis menikmati udara segar di siang yang cerah ini.


"Asalamualaikum.. Tante.!"

__ADS_1


"Waalaikumsalam...! " wanita itu tersenyum menyambut Zahira.


"Zahira.apa kabarmu, Nak?. "


Tanyanya sambil mencium pipi Zahira.


"Alkhamdulilah Zahira baik, Tante.! Jawabnya.


"Mari masuk,mari masuk nak,Bima. "


ucapnya sambil berjalan menuju kearah ruang tamu.


"Apa yang membuat kalian kesini?"tanyanya santai. tak selang beberapa lama seorang pelayan memberikan minuman dan mempersilahkan mereka minum.


" Silakan nak, minum lah dulu."


"Iya tante, terimakasih.Kami kesini untuk mohon izin mau pulang,karna waktu itu kak Dika menitipkan saya pada kak Aksa, rasanya tidak baik jika harus pulang tanpa kesini dulu."


Zahira menjelaskan perihal kedatangan nya bersama Bima dengan santun.


Mama Aksa tampak tersenyum tipis.


"Iya,Nak.Tetapi hari ini Aksa ada meeting diluar, sehingga pagi sekali dia sudah pergi., nanti tante akan sampaikan padanya."jawabnya santai.


" Sekalian juga Zahira mau minta maaf tante, mungkin selama dinegara ini, Zahira banyak merepotkan. Zahira juga berterima kasih untuk semua yang tante lakukan."


Wanita paruh baya tampak berkaca, ia mendekat kearah Zahira, memeluk erat Zahira.


"Maafkan tante, tante sempat berharap lebih dengan hubunganmu dengan Aksa,tante tidak tau jika kamu sudah menikah. Tante fikir Aksa membawamu untuk menjadikan mu istrinya,seperti yang dia inginkan dahulu. "


"Sama-sama tante, Zahira juga salah tidak mengatakan sebelum nya kepada tante."


Wanita paruh baya itu melepas pelukannya. dan memandang kearah Bima yang terdiam itu.


"Nak Bima, dan kamu Zahira. Semoga menjadi keluarga yang bahagia. Sakinah, mawadah dan warohmah."


"Amin..!"Jawab Zahira dan Bima bersamaan.


"terimakasih atas doanya tante. Semoga Kak Aksa juga mendapatkan jodoh yang tepat nantinya. "ucap Zahira.


"Amin.. Tante berharap Aksa menemukan gadis baik sepertimu. gadis baik yang mengenal Tuhanya dengan baik, gadis baik yang pandai menjaga dirinya untuk suaminya, do'akan Aksa Zahira. "


Ucapnya sambil menepuk pelan pundak Zahira. Zahira tersenyum. ia menggenggam tangan Bima yang terasa dingin. Mungkin ada ucapan tante Sifa yang membuatnya tak nyaman. Batin Zahira.


"Kalau begitu Zahira dan Mas Bima pamit pulang tante, Kami akan segera terbang sore nanti. "


"Iya, Nak.! Hati-hati, jaga Kandungan mu dengan Baik. Semoga kalian mendapatkan kebahagiaan dunia hingga akhirat kelak. "


Bu Sifa memeluk Zahira. Bima bersalaman kemudian mereka melenggang pergi. Mereka berjalan ke pintu utama. diikuti Bu Sifa, mereka pun berjalan menjauh dan hilang dari pandangan ibu Sifa.


"Mama.! "


Suara itu mengagetkannya. Ya Aksa sebenarnya ada dirumah sejak pagi tadi, Bu Sifa hanya berbohong pada kedua tamunya. Dia tidak mau melihat kesedihan putranya melihat kebahagiaan gadis yang ia cintai bahagia dengan orang lain.


"Aksa, kamu sudah selesai?"

__ADS_1


Tanyanya, Aksa mendekati mamanya merangkul pundak mamanya.


"Mama,Kenapa tidak memanggilku tadi,hem? "


Tanya Aksa balik.


"Mama pikir kamu belum selesai meting onlinenya. " Jawabnya santai.


"Mama, jangan membohongi Aksa, mama sengajakan? " tanyanya sambil tersenyum memandang mamanya.


Mamanya mengangguk pelan. Aksa menghela nafas panjang. ia menghadap kearah mamanya, memegang kedua tanganya dan mencium tangan mamanya dengan sayang.


"Mama tidak perlu menambah dosa dengan berbohong kepada orang lain, Mama hanya perlu mendoakan Aksa mendapatkan jodoh yang ditakdirkan untuk Aksa. Aksa sudah iklas jika Zahira bahagia dengan orang lain, Ma."


Ucapnya, mamanya tersenyum dan memeluk anaknya.


"Aksa akan berusaha melupakan nya. Dan karna mama berbohong aku tidak sempat meminta maaf pada mereka, Aku yakin tuan Bima menyimpan sedikit salah sangka padaku."


Ucapnya Sambil mengingat betapa ketusnya Bima saat makan malam waktu itu.


"Aksa, Tuan Bima bukan orang bodoh yang akan menyimpan buruk sangkanya padamu.Kau akan sering ke Indonesia bukan, kau memiliki kerja sama dengan Andika.Kau bisa kapan saja bertemu dengannya dan meminta maaf padanya. "


Aksa tersenyum mendengar ucapan mamanya. keduanya melangkah menuju ruang keluarga.


😊😊😊😊😊


Indonesia.


Di sebuah Mol yang besar Andika menemani ibunya berbelanja, ibu Angkat yang merawatnya dari kecil. merawat dengan segala kasih sayangnya. Andika begitu menyayangi ibunya. Kebahagiaan ibunya adalah hal yang paling dia inginkan saat ini. perempuan paruh baya itu tampak bahagia. Biasanya Andika akan pulang tiap minggu dan membawakan barang-barang keperluannya. tidak untuk saat ini, saat ini Andika membawa serta ibunya menikmati indah suasana mol ditengah kota itu.


"Bu, Andika permisi sebentar. Ibu tunggu saja disini nanti.Andika Akan segera kembali."


"Iya Dik, jangan Lama-lama."


Andika melenggang pergi, netranya menangkap bayangan Khalista, ia mencoba berkeliling mencarinya.


Disisi lain, ibunya yang membawa banyak belanja susah payah menata paper bag ditangannya. tanpa sengaja seseorang yang berjalan terburu-buru menabraknya hingga barangnya berserakan.


"Maaf tante.! "


Ujar wanita itu. Ibu Andika tetap tersenyum meskipun hatinya sedikit dongkol. Wanita itu tampak meletakan Ponsel ditelinganya.


"Iya aku segera pulang.! Jawabnya pada orang disebrang yang didengar oleh bu marni.


" Tante, maafkan aku, aku tidak bisa membantu, aku terburu-buru,! "


ucapnya sambil mengatup kan kedua tanganya. Bu Marni mengangguk. Tetap tersenyum meskipun hatinya sedikit menggerutu. Wanita itu berlari dan menghilang dari pandangan bu Marni.


"Tante perlu bantuan? "


Seorang Wanita Cantik memberikan bantuan kepada Bu Marni.. Bu marni tersenyum memandang wanita cantik yang berada didepannya.


. 😍😍😍😍😍😍😍


eng ing eng..... ayooooo penasaran nggak nih siapa kira2 ya???????

__ADS_1


Like dan komennya jangan lupa ya....banyakin like dan komen juga vote nya dong...😍😍😆😆😆😆


__ADS_2