Sampai Akhir Nanti

Sampai Akhir Nanti
episode 87 Rangkaian dari misi


__ADS_3

"Boleh aku meminta nomer ponselmu? " Tanya Andika, Khalista memandang nya.


"Bagaimana kita bisa bekerjasama jika aku tidak memiliki nomer ponselmu."Lanjut Andika, sambil memberikan ponselnya. Khalista menganggukkan kepalanya dan menuliskan nomernya di ponsel Andika.


" Kau Jangan menuliskan Namamu.!"


"Lalu? " tanya Khalista.


"Kau tulis saja, "Sayangku"!"Khalista membelabakkan matanya.


"Ini rangkaian dari misi yang akan kita kerjakan, kau menurut saja. "Andika menjelaskan.


" Rangkaian dari misi? "Tanya batin Khalista.


Menulis kata sayangku di ponsel Andika membuat hatinya berdesir, jantungnya berdetak kencang.Aktivitasnya sudah selesai, ia pun memberikan ponsel Andika kembali. Andika tersenyum tipis mana kalau melihat kontak Khalista benar-benar tertulis sayangku.


" Jangan bilang nomor ponselmu juga harus kunamai begitu di ponselku."


"Itu harus kau lakukan, aku sudah bilang jika ini adalah rangkaian dari misi. Kita harus berperan totalitas nantinya. "


Khalista tertawa mendengar ucapan Andika, Misi macam apa yang dilakukan oleh Andika. Atau hanya modus belaka? entahlah. Tetapi Khalista bahagia dengan permainan nya.


"Segera hubungi aku, aku akan menyimpan sesuai permintaan mu."Ucap Khalista, Andika tersenyum dan segera mengirim pesan kepada Khalista.


Terimakasih Sayangku, πŸ’•πŸ’•πŸ’•πŸ’•


Khalista tertawa renyah membaca pesan dari Andika.Andika melirik kearah Khalista, memandang wajah cantik yang tampak ceria itu.


" Aku harap tidak ada yang cemburu dan menggagalkan misi kita.Aku tidak mau hal itu terjadi...! "


Khalista masih saja tertawa,otaknya masih mencerna misi yang tidak masuk akal menurutnya.


"Aku tidak tau misi yang akan kujalankan, tapi aku sudah tertawa dan tersenyum. Aku harap misi ini tidak menyakitkan Akhirnya"Ucap Khalista.


Khalista memandang Andika,Andika tampak tenang,dia juga tidak menyahut ucapan Khalista.saat itu pelayan mengantarkan makanan pesanan mereka, mereka menikmati makanan dengan khidmat. Hanya dentingan sendok yang terdengar.


"Dika, ini sudah hampir jam satu. Aku harus segera kembali, kau hubungi aku jika membutuhkan bantuan,aku ada disetiap kau butuhkan."


Khalista berdiri dan menenteng tas kerjanya. Andika berdiri kemudian berjalan tepat didepan Khalista.


"Terimakasih atas waktumu untukku,Sayangku."


puffffff


Khalista menahan tawa, ucapan Andika benar-benar membuat wajahnya merah merona. Andika menyelipkan rambut panjang Khalista ditelinganya, memiringkan wajahnya. mengamati wajah khalista.jantung Khalista berdetak hebat. ia begitu dekat dengan Andika, leluasa memandang wajah tampanya. sepi.. ketika pandangan mereka bertemu.


"Ini adalah adegan romantis yang akan kita mainkan nantinya, kita harus belajar dari saat ini. jangan berfikir yang aneh-aneh nona Khalista."


Khalista hanya terdiam. mendengar ucapan Andika membuatnya tersadar jika mereka hanya menjalankan misi.

__ADS_1


"Aku harus menutup rapat hatiku, jangan sampai aku menyimpan rasa yang nantinya akan membuat kecewa, aku pernah kecewa dan aku tidak mau kecewa untuk kedua kalinya." batin Khalista.


Khalista menepis tangan Andika dari telinganya.rasa sesak menyeruak di hatinya.


"Tidak harus mengajariku seperti itu Tuan Andika, kita bisa melakukan pada saatnya nanti.Saya harus permisi, selamat siang."


Khalista melangkah pergi, Andika memandang wanita itu sampai menghilang dibalik pintu. Andika tersenyum.


"Misi apa yang akan ku lakukan? Misi untuk menjerat cintamu Nona Khalista.belajar dari Zahira yang mengejar Bima,Bima terus saja berlari,walaupun pada Akhirnya berhenti dan mencintainya.


aku takut jika kau lari jika aku mengejarmu. tetapi, aku ingin kau terbiasa denganku,dan kau akan menyadari dengan sendirinya jika anda aku mencintaimu.entah sejak kapan aku jatuh cinta dengan pesonamu Nona Khalista."


Andika tersenyum, membayar Bil kemudian melenggang pergi menuju mobilnya.Ia melirik foto orang paruh baya yang ada di wallpaper nya, foto ibu yang menyayangi nya.


"Ibu,beberapa hari ini begitu mempropokasiku untuk mendekati Wanita itu.Asal ibu tau,aku sudah mempunyai pilihan, aku akan memperkenalkannya nanti.Aku butuh waktu untuk benar-benar memastikan perasaan ku, aku tidak mau terburu-buru."Ucap Batin Andika.


Beberapa hari ini Bu Marni selalu meminta waktu pada Andika bertemu dengan Bianca,namun Andika menolaknya.


😍😍😍😍😍😍


Di Apartemen Zahira.


Bima baru saja selesai menyantap makanan yang dimasak oleh Zahira, Bima selalu lahab ketika makan masakan Zahira dan hilang mood ketika melihat makanan lain.


"Sayang, "panggil Bima pada Zahira.


"Aku ada berita bagus untukmu..! " ucap Bima, Zahira memandang penuh pertanyaan.


"Berita apa,Mas? "


"Tadi aku melihat Bianca."


"Bianca? Dimana? " Tanya Zahira antusias, entah mendengar nama itu membuat hatinya berdesir ngilu, entah firasat apa, Zahira tak sanggup menterjemahkan perasaannya.


"Tadi dijalan, tapi aku belum sempat menemukannya. Sayang, aku berniat untuk mencarinya, dan menjadikannya menejer accounting menggantikan pak Wisdara. Apa kau setuju? "


Pertanyaan Bima membuatnya bertambah gusar.


"Bianca? bahkan aku sempat lupa dengannya, aku bahkan tidak mengenal baik prilakunya. hanya sekedar tetangga selama 3 minggu. tapi kenapa Mas Bima begitu mempercayai nya. seakan sangat membutuhkannya...???? " Batin Zahira.


"Apa kau mempercayai nya Mas? "


Tanya Zahira, kemudian duduk disebelah Bima. Bima mengernyitkan dahinya.


"Apa kau meragukannya? "


Tanya Bima, Zahira menggeleng.


"Aku tidak tau, tetapi aku hanya gelisah.mendengar nama itu seperti sebuah ancaman bagiku. "

__ADS_1


Zahira tampak Kawatir. Bima mengulurkan tanganya membuat sentuhan halus mengusap pudak istrinya.


"Kau terlalu takut, kau sama saja dengan kakak ipar, dia juga meragukannya. Sayang,jangan berfikir terlalu jauh, aku hanya ingin berbalas budi karna dia menemanimu dinegri orang. itu saja tidak lebih.aku ingin memberikan sedikit penghargaan karna kebaikannya untukmu."


Bima menjelaskan, Zahira menatap suaminya.


"Aku ikut saja Mas.Tapi kau harus hati-hati." Ucap Zahira.


"Aku hanya mengusulkan, tapi jika kau tidak setuju itu juga tidak masalah.aku tidak akan mencarinya."


Bima melihat kegusaran yang begitu tampak di wajah istrinya.entah takut kehilangan dirinya, atau karna sesuatu yang lainnya.


"mungkin aku terlalu sensitif karna hamil. aku terlalu berfikir yang tidak-tidak, maaf aku sempat meragukannya. Kau boleh mencarinya dan mempekerjakan nya."


Ucap Zahira kemudian berdiri membantu Bi Ani memberesi sisa makanan. Bima mengikuti istrinya, berjalan kearahnya.


"Sayang, aku tidak mau membuatmu bersedih. maaf jika aku terlalu berlebihan. aku pikir Bianca salah satu orang yang special buatmu."


Ucap Bima, Zahira tersenyum.tangan kanannya memegang pipi Bima dan membuat usapan lembut disana.


"Hei, aku tidak bersedih. Mas boleh melakukan nya, Bianca cukup berprestasi untuk hal itu.aku rasa dia juga mampu mengemban amanatmu. "


Zahira berucap, meskipun sedikit kegusaran mengisi hatinya.Bima memberika ciuman hangat dipipi Zahira dan mengusap perut istrinya.


"Terimakasih sayang,"ucapnya, Zahira tersenyum tipis.


"Kita harus ke dokter besok, aku sudah tak sabar ingin Melihatnya."


"Kamu mau bolos kerja?"


"Ada Asisten dan sekertaris, aku hanya menemanimu sebentar.'


Bima kembali berdiri, memandang istrinya penuh cinta.


" Aku harus kembali,waktu istirahat sudah habis."


"Hati-hati mas, aku mencintaimu."


Zahira mengecup singkat bibir suaminya, Bima tersenyum. inilah yang membuat Dirinya begitu jatuh cinta setiap hari pada istrinya itu. Zahira selalu mencintai, memperlakukannya dengan sangat istimewa.Zahira mengecup punggung telapak tangan suaminya dan tersenyum.Bima mencium puncak kepala istrinya.


"Love you to, "


Bima berjalan kearah mobil,Zahira mengikutinya dari belakang.Berhenti didepan pintu, Bima melambaikan tangannya dan menjauh menghilang dari pandangannya.


😍😍😍😍


Haii para readerssss.....selamat membaca ya.. jangan lupa like dan komentar nya.. kritik yang membangun dan sarannya...


😍aku juga mau mengucapkan markhaban ya ramadhan markhaban Sahro Siam...semoga diberi kelancaran menjalankan puasa, diberi kesehatan,mendapatkan berkah dan manfaat dari puasa kita. Amin πŸ™πŸ™πŸ™semangat...

__ADS_1


__ADS_2