Sampai Akhir Nanti

Sampai Akhir Nanti
episode 45.Bertemu kak rena?


__ADS_3

Semilir angin pagi menyapa,2 insan yang semalam memadu cinta masih saja terlelap,suara jam beker yang membangunkan mereka,Zahira mengerjabkan matanya, menetralkan cahaya yang masuk kedalam pupil matanya.ia melirik jam yang dari tadi berdering, ia mengambil kemudian mematikannya, Zahira memindah pelan tangan Bima yang melingkar dipinggang nya, iapun duduk menyambar piama yang masih berada di pinggiran tempat tidur.ia berjalan ke kamar mandi dengan menahan perih di area sensitifnya.20 menit berlalu Zahira keluar dari kamar mandi, Bima sudah berdiri didepan pintu kamar mandi dan tersenyum lebar, Zahira tampak merona melihat wajah suaminya.


"Kenapa mas?


" Harusnya mas yang bertanya, kenapa tidak


membangunkan mas? apa tidak sakit, seharusnya mas menggendongmu seperti di kebanyakan novel "


ujarnya sambil tersenyum menggoda Zahira, Zahira begitu merona ia mencoba menyembunyikan wajahnya, iapun berlalu melewati Bima,Bima masuk kedalam kamar mandi, ia tampak bahagia tersenyum senyum sendiri.


20 menit berlalu, Bima keluar dari kamar mandi, namun Kamar tampak kosong tak ada Zahira disana, Bima mengambil pakaian ganti yang sudah disediakan Zahira dan mengganti pakaiannya.setelah selesai, Bimapun menuju ruang makan,Tampak Zahira dengan gerakan telatenya membantu asisten rumah tangga memasak di dapur. Zahira melihat keberadaan suaminya, ia segera mengambil makanan dan menaruhnya dimeja, bi ani membantu Zahira, dan pamit ke belakang setelah selesai.


"Selamat pagi mas"


Sapa Zahira, Sambil mendekati suaminya, Bima membawa dasi, Zahira mengambil dasi dan memasangkannya. Bima menatap wajah istrinya yang tampak cantik meski hanya memoles tipis wajahnya.


"jangan menatap ku seperti itu mas, aku malu"


Zahira tampak merona, Bima tak memperdulikan ucapan Zahira ia merengkuh pinggang Zahira dan semakin menatap istrinya.


"Setelah 3 bulan kita menikah, kenapa aku baru menyadari, kamu adalah istri yang sempurna, kamu baik, cantik, kamu juga pandai memasak, dan pandai menggodaku"


Zahira Hanya tersenyum lidahnya kelu untuk menjawab ucapan Bima.


"Mas, lepaskan, ada bi ani, aku malu, lebih baik kita sarapan dulu"


Zahira melepas pelukan Bima, kemudian mereka sarapan bersama, Zahira mengambilkan sarapan untuk Bima, kemudian untuk dirinya sendiri. hanya dentingan sendok yang terdengar, mereka makan dengan lahab.


"Mas, nanti sepulang kerja aku akan ketemu kakak, aku harap mas bisa menyusul, apa mas ada waktu?


tanyanya, sambil mengemasi piring kotor, bi ani membawa piring itu kedapur, kemudian Zahira dan Bima berjalan bersama menuju parkiran.

__ADS_1


" Mas usahakan bisa menyusul kalian, nanti kamu kirim saja alamatnya,mas akan usahakan meski datang terlambat, yasudah mas berangkat dulu, asalamualaikum "


ucapnya sambil mencium kening istrinya.


"Walaikumsalam mas, Hati-hati, jangan bekerja berlebihan, segera suruh kak Andika kembali, aku tidaknya mau mas kelelahan"


Zahira mencium punggung telapak tangan suaminya, Bima terdiam,harinya tanpa Andika sangat terasa sepi.


"iya,, aku tidak akan membiarkan dia berlibur terlalu lama"


jawabnya, Zahira tersenyum. Bima pun berjalan menuju mobilnya.Zahira menatap punggung suaminya yang perlahan menghilang dari pandangannya.


Zahira kembali kedapur, mempersiapkan bekal untuk makan siang, setelah itupun ia segera mengambil tas kemudian berangkat ke kantor.


"ini nyonya, bekal nya, "


Bi ani memberikannya pada Zahira,ia tersenyum dan mengucapkan terimakasih.


"Walaikumsalam nyonya, hati-hati dijalan"


👒👒👒👒👒


Waktu menunjukkan pukul 17.00.Zahira melihat ponselnya,2 pesan diterima dari kakaknya.


Ia segera membuka pesan itu.


"Sayang,, kakak sudah menunggu di kafe x, segeralah kemari, kamu harus membantuku menghabiskan pesanan makanan ku😆😆"


Zahira tersenyum dan membalas pesan kakaknya.


" jangan kawatir aku akan menghabiskannya kak☺☺.

__ADS_1


Zahira segera mengirim alamat kafe tempatnya bertemu dengan kakaknya kepada Bima, sehari tak bertemu membuatnya rindu, tadi siang saat dirinya mengantarkan makanan, Bima tak berada di kantor, Zahira menitipkan makanan di security kemudian kembali ke Arjuna group. Bima benar-benar sibuk beberapa hari ini karna kepergian Andika.Zahira mematikan komputernya, ia juga membereskan berkas-berkas dimejanya. setelah memastikan semuanya beres,ia pun bergegas menuju kafe x tempat janjian dengan kakaknya.


20 menit berlalu, kini Zahira sudah berada di parkiran kafe x.dengan senyum mengembang seseorang di meja paling ujung melambaikan tangannya, Zahira tersenyum kemudian menghampiri orang tersebut. mereka berpelukan lama melepas rindu.


"apa kabar kak rena? kakak sudah benar-benar sehat kan? tanyanya masih dalam pelukan manja.


" Kakak baik, kakak merindukan mu, lihatlah kau semakin cantik, mana suamimu, katanya kalian berdua akan kesini"


"Suamiku akan menyusul nanti, saat ini dia masih dalam perjalanan dari luar kota"


Zahira melepas pelukan kakaknya, mereka duduk bersama, bercerita panjang lebar. hingga pesanan makanan datang. Zahira tersentak kaget, Renata benar-benar memesan banyak makanan.


"kak rena, kenapa banyak sekali? "


"ini karna ada kamu, tamu spesial buat kakak"


ucapnya sambil tersenyum ceria.mereka memulai menikmati makanan yang tersedia, yang benar saja Renata benar-benar menghabiskan 3 porsi makanan, Zahira hanya menggelengkan kepalanya melihat tingkah kakaknya.


"Apa kakak tidak kekenyangan?


tanya Zahira sambil mengelap mulutnya dengan tisue. Renata hanya tersenyum tipis.


"kakak kenyang sekali,kakak bahagia bisa melihatmu bahagia, kakak bahagia kamu mendapatkan jodoh secepat ini"


"Trimakasih kak, aku juga tidak menyangka bisa menikah secepat ini"


ujarnya sambil tersenyum.


"O iya,, kakak punya sesuatu untukmu"


Renata memberikan kotak kecil kepada Zahira,Zahira membuka kotak kecil itu dan tersenyum bahagia.

__ADS_1


__ADS_2