Suami Lumpuhku Suamiku Sayang

Suami Lumpuhku Suamiku Sayang
Bab 118


__ADS_3

Semua orang yang berada di ruangan itu nampak terkejut, Dengan kejadian itu, Bagaimna tidak tubuh tambun itu terjatuh begitu nyaring, Wanita parubaya itu jatuh karena syok saat mendengar besarnya maskawin yang diberikan pengantin pria kepada pengantin wanita,


Pak Lurah yang melihat istrinya hilang kesadaran, Langsung bangkit dari duduk nya dan menghampiri sang istri yang telah tergolek lemas di lantai,


Beberapa orang ikut membantu pak lurah mengangkat istrinya kedalam mobil milik nya, Untuk di bawa ke puskesmas mas, Untuk di periksa kondisinya,


"Haduhh bu.bu, kenapa harus pingsan sih, kan bapak jadi gagal mau cuci mata, Mana tadi gadis-gadis disana itu cantik-cantik lagi, "


Gumam pak lurah sembari fokus mengemudi kan mobilnya, sesekali ia menoleh kepada sang istri yang ada di samping nya,


Buk!!!


"Aduhhh!! loh kok.. Kok bapak di pukul sih bu. Baru juga sadar ibu sudah main tangan, " Tukas pak lurah kaget sebab sang istri yang tiba-tiba sudah sadar kan diri dan langsung menimpuk nya dengan buku yang ada di tangan nya,


"Oh.. Jadi bapak mau genit-genit ya di sana! Mau lirik-lirik yang masih bening begitu? " Amuk bu lurah yang kesal, Dirinya yang tidak pingsan sepenuh nya itu mendengar apa yang di keluhkan oleh suaminya itu,


" Bu.. bukan begitu bu maksud bapak. Auhhh sakit bu! " Pak lurah yang sudah ketahuan itu semakin mengaduh sakit kala jari jemari bu lurah yang sexy menjepit perut nya yang berlemak itu dengan kencang nya,


"Awass ya bapak kalau berani macam-macam! Ibu sunat bapak untuk kedua kalinya, " Ancam nya dengan kedua jarinya yang mempraktekan seolah sedang menggunting sesuatu,


Membuat pak lurah bergidik ngeri membayangkan aset berharganya akan di sunat untuk kedua kalinya oleh istrinya,


"Nggak kok bu, Tadi bapak salah bicara. Siapa yang mampu berpaling dari istri bapak yang cantik dan gemoy ini, " Gombal nya berharap bisa meluluhkan hati istrinya agar tidak jadi marah,


"Em. Ibu kok bisa pingsan tadi kenapa? " Tanya pak Lurah kepada istrinya mencoba mengalihkan pembicaraan, Perutnya sudah panas karena di cubitin sedari tadi,


Bu lurah terdiam sejenak saat mendengar pertanyaan suaminya, " Ibu Nggak pingsan sebenarnya tadi pak," Emaknya malu,


"Ibu hanya terkejut saja. Ternyata menantunya pak Bambang itu orang kaya ya pak, Maskawin nya saja sampe sebanyak itu, " Ucap nya sembari membayangkan bagaimana penampakan emas sebanyak 5 kg itu,


Ya bu lurah yang terkejut mendengar nominal maskawin yang di berikan suami Lulu itu membuatnya limbung, Namun tidak sampai kehilangan kesadaran sepenuh nya,


Namun karena sudah terlanjur malu makanya ia melanjutkan saja dengan berpura-pura tidak sadarkan diri sekalian, Daripada ia menahan malu dihadapan banyak mata warganya karena hampir pingsan hanya karena syok,

__ADS_1


"Bapak kan sudah pernah bilang sepertinya menantu pak bambang itu bukan orang sembarangan, Seperti pernah dengar namanya tapi bapak lupa siapa," Jelas pak Lurah yang sampai saat ini masih belum ingat siapa Damar sebenarnya,


Sedang bu lurah kini sedang


Membayangkan dirinya yang memiliki perhiasan emas sebanyak itu, Akan sangat membahagiakan baginya bisa pamer kepada warganya seperti toko emas berjalan itu sangat menyenangkan sekali,


"Pak bambang akan menjadi orang kaya di kampung kita pak, Kita akan kalah pamor dari keluarga mereka, Tanah kita saja nggak sampe segitu luasnya," Tukas bu lurah yang memikirkan nasip nya kedepan,


"Bisa-bisa jabatan bapak akan terancam kalau begini, Warga desa pasti akan menyanjung pak Bambang dan menginginkan nya menjadi Lurah di n periode berikut nya, "


Lanjutnya lagi dan hal itu membuat pak lurah Jarot ikut berpikir, Bagaimana jika hal itu benar terjadi,


πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€


"Bang! " Panggil Lulu sedikit ragu,


"Hem." Jawab Damar dengan deheman. Karena tengah fokus membaca emai dari Azkal di ponsel nya, Yang memberikan ucapan selamat atas pernikahan nya, Dan juga meminta maaf karena tidak bisa ikut menghadiri momen sakral nya itu,


Saat ini keduanya sedang duduk di kursi ruang Keluarga setelah tadi menyalami beberapa tetangga yang memberi kan selamat kepada mereka,


"Bang.kenapa abang memberikan maskawin banyak sekali? " Tanya Lulu dengan sedikit berbisik, Takut jika kedengeran oleh kerabat mereka yang duduk di ruangan itu,


Damar menoleh memandang wajah gadis yang telah menjadi istrinya itu, Kemudian tersenyum dan berkata, " Itu tidak banyak. Dan juga aku ingin moment sakral yang hanya sekali seumur hidup kita ini akan menjadi moment bersejarah yang tidak akan pernah istriku lupakan begitupun denganku, "


Jelas Damar dengan menggenggam tangan kanan Lulu yang terdiam memikirkan ucapan Damar tentang maskawin itu,


"Tapi bang itu banyak banget loh, Aku.., "


"Shutt udah jangan dipikirkan oleh!, " Ucap Damar memotong perkataan protes Lulu,


"Hayoo!! Pengantin baru bisik-bisik apaan nih, " Saudara sepupu Lulu mengagetkan keduanya dari belakang, pasalnya sejakntafinia memperhatikan kedua nya yang berbicara dengan berbisik-bisik,


"Ihh apaan sih mas Heru ngagetin aja!! " kesal Lulu sembari memegang dadanya karena terkejut, Sementara Damar hanya tersenyum menanggapi keisengan sepupu dari istrinya itu,

__ADS_1


Setelah lelah seharian menjadi pajangan di ruang tamu, Dan menerima ucapan selamat dari tetangga dan juga keluarga dekat maupun keluarga jauh yang datang,


Kini tiba saat nya untuk beristirahat karena waktu sudah menunjukan pukul 5 sore, Lulu sudah sangat gerah dan lelah sebab sedari pagi duduk dengan memakai kebaya yang membatasi pergerakan nya yang terbiasa berpenampilan tomboy,


"Bu.Lulu pamit duluan kekamar ya.capek mau istirahat, " Pamit nya kepada sang ibu yang masih bercengkrama dengan istri paman nya yang dari sebrang,


Rencana nya mereka akan menginap semalam, besok pagi-pagi sekali baru mereka berangkat sebab perjalanan yang lumayan jauh tidak memungkinkan untuk melakukan perjalanan malam hari,


"Iya nak silahkan kamu kebersihan dirimu, nanti kita makan malam bersama ya! " Ucap bu Yanti lembut kepada putrinya,


Lulu segera melangkah menuju kamar nya. Dirinya sudah sangat gerah dengan pakaian nya saat ini, Lulu berjalan dengan cepat karena ingin segera mengguyur tubuh nya dengan air dingin,


Tidak menyadari jika ada yang mengekorinya dari belakang, Damar yang sejak tadi duduk sembari mengobrol dengan Heru sepupu laki-laki Lulu itu,


Segera pamit saat melihat istrinya berjalan menuju kamar nya,


Sehingga ia mendapatkan ledekan dari sang sepupu, yang mengatakan jika dirinya sudah tidak sabar ingin berduaan dengan Lalu,


Damar berjalan sangat pelan di belakang Lulu. Sehingga istrinya itu tidak menyadari akan kehadiran nya,


Sehingga saat Lulu hendak menutup pintu kamar nya begitu terkejut dengan kehadiran Suaminya yang sudah ada di hadapan nya,


"Loh abang! Ngapain ngikutin aku kesini? " Tanya Lulu terkejut sehingga melupakan status mereka saat ini,


Damar yang mendengar pertanyaan lucu istrinya itupun menaikan sebelah alis nya, memandang sangat istri yang masih menanti jawaban darinya,


"Untuk apa aku kesini? " Tanya Damar ulang berharap jika istri bar-bar nya itu menyadari status mereka saat ini,


Ya ampun Lulu masa gak ingat sih kalau babang sudah jadi suaminya🀣


Maaf ya bestie baru sempat up, πŸ™


Terima kasih yang masih setia menunggu yaπŸ™πŸ€—πŸ€—πŸ€—

__ADS_1


btw maaf ya kalau banyak typo nya belom di revisi🀧


__ADS_2