
Setelah mencapai puncak beberapa kali dengan menciptakan gempa lokal yang diminati semua pasangan halal itupun, Kini Damar membawa Lulu ke kamar mereka dengan menggendongnya seperti koala,
Kaki jenjang Lulu melingkar erat di pinggang berotot sang suami, dengan kedua tangan nya mengalung pada leher Damar, Tanpa melepaskan tautan mereka, Damar berjalan dengan sesekali menghentak pinggul nya lembut agar tidak menyakiti calon anak nya yang bersemayam di perut istri nya,
De sahan demi de sahan terdengar indah di telinga keduanya,mengiringi langkah nya menuju kamar mereka,
Postur tubuh Damar yang kekar serta otot-otot yang menonjol pada lengan nya tentu sangat mudah baginya membawa istrinya itu dalam pangkuan nya, Sesekali de sa han Lulu lolos dari bibir seksinya, Dan hal itu semakin memacu gairah sang pria,
Dalam benak pria itu besok ia harus menemui Roy untuk mengucapkan Terima kasih yang teramat sangat, sebab berkat idenyalah ia bisa mereguk nikmatnya surga dunia, Yang sangat berpengaruh bagi kesejahteraan si otong yang sering ngambek jika tidak mendapat service beberapa hari saja,
Dengan meneguk habis satu botol air mineral ukuran sedang, Damar mendudukkan dirinya di kursi meja makan yang menyatu dengan ruang dapur, Matanya memindai penampakan dapur yang sedikit acak-acakan karena ulah nya beberapa waktu lalu,
Permainan merdeka berakhir sekitar 20 menit yang lalu, Dengan Lulu yang langsung tertidur karena kelelahan, Setelah membersihkan diri dirinya ia segera keluar kamar karena merasakan dahaga setelah berolahraga,
Pria itu kemudian berdiri dan meraih nampan yang berisi beberapa keping Cookies yang belum sempat masuk kedalam toples, Membawanya ke meja dan memasukan nya seperti yang dilakukan Lulu sesaat sebelum mereka bercinta tadi,
"Em enak ternyata, " Gumam Damar setelah memasukan satu keping Cookies kedalam mulutnya, " Isteriku memang yang terbaik, " Puji nya, Setelah semua kepingan Cookies telah tersusun rapih didalam toples,
Pria itupun membereskan prabotan bekas pakai istrinya yang belum sempat dicuci, Dengan telaten pria gagah nan dingin itu mencucinya hingga selesai,
Damar mengeringkan tangan nya sembari menoleh jam yang tergantung didinding dapur, Jarum jam sudah menunjukkan pukul 17:50, Ia pun segera ke kamar dimana istrinya tertidur karena kelelahan usai melayaninya hingga beberapa kali,
"Sayang bangun, " Damar mengelus pucuk kepala Lulu yang masih tertidur pulas kelelahan,
"Hem.. Jam berapa bang?, " Tanya nya tanpa membuka matanya, Lulu yang memiliki kepekaan tinggi itu dengan cepat merespon saat Damar membangunkan nya,
Wanita itu bahkan sudah terbangun saat suaminya masuk kekamar, namun karena kantuk dan juga kelelahan setelah melayani sang suami iapun engan membuka matanya,
"Sudah mau jam 6 tuh, yuk bangun abang bantu mandi, " Damar berucap diselingi kecupan pada wajah cantik sang istri yang masih betah memejamkan mata nya,
"Beneran mandi ya. Nggak modus?, " Tanya Lulu sedikit membuka matanya, pandangan nya langsung terpaut pada wajah tampan sang suami yang begitu dekat dengan wajahnya,
Cup!
__ADS_1
Satu kecupan mendarat di bibir sexy nya yang sedikit bengkak karena ulah suaminya,
"Iya hanya mandi. Tapi kalau mau lebih juga boleh hem, " Ucap Damar tersenyum jahil,
Memandang Lulu yang hanya tertutup selimut sebatas dadanya,Tentu saja dibalik selimut itu sang istri tidak mengenakkan apapun,
"Ish abang aku masih lelah, jangan dulu deh, ingat loh ada baby disini, " Ucap Lulu mengingat kan sang suami,
Damar tergelak sembari membungkukkan tubuh nya dan bersiap membopong sang istri dan membawanya ke kamar mandi, Dan membantu nya membersihkan diri,
πΊπΊπΊπΊπΊπΊ
Azka menarik sudut bibir nya saat membaca satu pesan dari Sekretaris nya yang galau seharian ini, Rupanya pria dingin dan cuek seperti Damar benar-benar melakukan apa yang disarankan Roy,
Rupanya Damar mengirimkan pesan kepada Azka, mengatakan jika saran dari Roy benar-benar ampuh, dan hasil nya ia bisa meraih nikmatnya surga dunia hingga beberapa kali,
"Mas. Badan aku makin gendut deh, banyak baju-baju aku yang nggak muat, " Arum menilik penampilan nya dicermin dengan wajah cemberut,
Karena tidak mendapat sahutan dari sang suami. Akhirnya Arum menoleh sang suami yang tengah asik menatap layar ponsel nya dengan tersenyum tipis,
"Eh maaf sayang, bukan maksud mas mengabaikan mu, " Azka menaruh ponsel nya diatas nakas kemudian melambaikan tangan nya sebagai isyarat agar istri cantik nya itu duduk di samping nya,
Arum pun menuruti kemauan sang suami dengan segera berjalan dan menduduk kan dirinya disebelah suaminya yang menahan senyum geli saat melihat wajah cemberut istrinya itu,
" Ada apa sayang, tadi ngomong apa,? Mas lagi baca pesan dari Damar jadi nggak dengar Nyonya ngomong apa, Coba di ulang, "
Ucap Azka dengan lembut, sembari menyelipkan anak rambut yang menjuntai menghalangi wajah cantik yang tidak pernah bosan untuk ia pandangi setiap hari itu,
Arum menghela nafas nya dengan panjang, kemudian kemarin berdiri menghadap suaminya yang tengah duduk selonjoran ditempat tidur,
"Coba lihat mas, badan aku jelek banget sekrang, lemak sana sini kewer-kewer, " Ucap nya dengan wajah murung, Memang berat badan nya kini makin bertambah setelah melahirkan,
Memang setelah melahirkan porsi makan nya bertambah dua kali lipat, Selain efek lapar karna menyusui ia juga begitu menjaga menu makanan nya, Demi kelancaran asi nya,
__ADS_1
Mendengar keluhan istrinya. Azka tersenyum, Tangan nya terulur meraih tangan sang istri yang begitu ia cintai itu,
"Sini sayang, Mas mau lihat yang mana yang kamu bilang jelek itu, Coba tunjukan tubuhmu bagian mana yang kamu sebut jelek hem? "
Arum terdiam sejenak, wanita itu menghela nafasnya dengan berat, Sebelum menjawab pertanyaan suaminya,
"Ini.ini juga ini semuanya jelek banyak lemak nya, Nanti mas ngeri sendiri kalau liat perut aku, udah seperti babat nya sapi, " Tukas nya dengan suara pelan dan wajah murung,
"Coba buka bajunya mas mau lihat yang kamu bilang seperti babat nya sapi itu, " Dengan sabar Azka menyikapi perasaan istrinya yang sedang merasa insecure dengan penampilan nya sendiri,
Azka meloloskan piyama yang dikenalkan Arum sehingga menampakkan kulit putih dan juga kedua gunung kembar nya yang semakin waw efek menyusui,
"Ini yang kamu bilang jelek seperti babat sapi?, " Azka mengusap perut Arum yang terdapat luka pada operasi Caesar yang sudah mulai pulih,
"Mas mencintaimu dengan segala kurang dan lebih mu, Tidak perduli mau seperti apa bentuk dan penampilan mu saat ini, Cintaku akan tetap sama, tidak akan berubah sedikitpun, "
Arum hanya mampu membisu saat mendengar perkataan suaminya,
perlahan Azka mengusap bekas luka yang terdapat pada perut istri tercintanya itu, kemudian mencium nya,
Tidak perduli seperti apa perubahan pada tubuhmu sayang, Bagi mas kamu adalah wanita tercantik nomor satu yang mas miliki saat ini, Mau kamu gendut langsung atau apapun itu, Cintaku tidak akan berubah, Kamu seperti ini juga karena menggandung anak ku. anak kita, " Ucap Azka panjang lebar sembari mendekap tubuh polos sang istri,
"Jadi mas mohon sama kamu, Jangan berpikir yang macam-macan, Mas sangat mencintaimu, mencintaimu kalian ber empat, Jadi hilang kan rasa yang tidak membuatmu percaya diri itu hem!, "
"Iya mas maaf dan juga terimakasih mas sudah menerima ku apa adanya, " Ucap Arum penuh syukur dan juga terharu dengan kasih sayang serta cinta dari suaminya itu, Sampai tidak sadar jika dirinya kini sudah berbaring dengan Azka yang sudah mengukungnya,
"Dimaafkan, Dan sekarang waktunya Mas minta ini, " Ucap nya dan tanpa menunggu persetujuan istrinya pria yang sudah menjadi seorang Ayah seutuhnya itu langsung mengulum bibir sexy istrinya dengan kedua tangan nya bergerak memijat dan memainkan pucuk gunung kembar yang begitu menggiurkan itu,
LANJUTKAN AYAH AZKA, OTHOR TUTUP MATA DI POJOKAN KOK, Gak Liat APA2ππ
TERIMAKASIH untuk All bestie semuanya, ππππ
Jangan lupa like komen nya ya bestie,
__ADS_1
Dan maaf jika banyak typo, bom direvisi sampai abis udah keburu ngantukπ©π