Suami Lumpuhku Suamiku Sayang

Suami Lumpuhku Suamiku Sayang
Nyonya Dewantara.


__ADS_3

"Mas.. Kita mau kemana?"  Tanya Arum dari balik punggung Azka yang mengendarai motor metik sejuta umat itu,


" Kita akan ke suatu tempat yang pasti akan kamu suka nanti,"  


"Iya,  tapi kemana?"


" Kejutan dong sayang, Kalau mas bilang sekarang, itu bukan kejutan namanya," 


" Mas bikin aku deg deg kan ih,"  Arum memukul pelan bahu suaminya, 


Membuat Azka terkekeh, merasa lucu dengan expresi wajah Arum yang merajuk, 


Yang ia lihat dari spion motornya,


" Jangan ngambek Nyonya Dewantara," Goda Azka lagi sambil mengedipkan sebelah matanya, Saat bertemu pandang dengan istri nya dari kaca spion motornya yang ia kendala itu,


Walaupun sedikit bingung saat Mendengar Azka menyebut Nyonya Dewantara, Tetapi Arum tetap tak bisa menahan senyum nya, saat Azka menggelitiki  lutut nya yang terbalut  celana jeans,


Siang itu Azka membawa Arum.Untuk memberikan nya kejutan, Dan kebetulan Rakha di jemput Danur sejak pagi  remaja 13 tahun itu kangen dengan Rakha katanya, 


Tentu saja di sambut dengan riang Oleh Rakha yang memang sangat lengket dengan Danur,


Alhasil kini mereka hanya berdua menaiki motor sederhana milik Arum, Yang telah menemani aktifitas keseharian mereka selama menikah,


Setelah berkendara  20 menit dengan motor nya kini Azka membelok kan Motornya  memasuki gapura, Perumahan Elite,


" Mas kita mau ke rumah siapa? Ini perumahan orang kaya Mas," Arum berbisik di telinga Azka, 


Saat Azka berhenti di pos Security, dan menunjuk kan kartu tanda pengenal nya, Dan Security itupun  langsung  mengangguk kan kepala kepada Azka,


" Kita akan ke rumah Nyonya Dewantara, sayang, Pokonya kamu tenang aja percaya sama Mas oke," 


Azka menoleh ke belakang dan menjawil pipi Arum, Yang masih menampakkan raut penasaran,


" Rumah nya bagus-bagus ya Mas," 


Ucap Arum, menoleh ke kiri dan ke kanan,


Azka sengaja memelankan laju kendaraan nya, saat melihat Arum tampak takjub melihat deretan hunian mewah tersebut,


Sepanjang menelusuri jalan beraspal dengan berjejer Rumah-rumah mewah dengan desain dan model  yang bervariasi, Begitu mengagumkan menurut Arum, Yang berasal dari Desa, Dan di lahir kan di keluarga miskin,


" Iya, Rumah Nyonya Dewantara juga nggak kalah bagus nya kok. Mas jamin kamu pasti suka deh," 

__ADS_1


Arum yang mendengar perkataan Azka tentang Nyonya Dewantara  sejak tadi kini mulai terusik, 


" Mas. Siapa sih si Nyonya Dewantara itu, Teman Mas kah? Perasaan dari tadi Mas nyebut si Nyonya itu penuh semangat," 


Omel Arum dari balik punggung Suaminya,  Perkataan Arum barusan membuat Azka tidak bisa untuk tidak tertawa,


Azka geli, saat memdengar  Nada jengkel Istrinya  yang sepertinya telah salah paham itu,


Dia lupa Kalau selama ini ia belum  memperkenalkan  dirinya  dengan benar kepada Istrinya itu,


"Ish, Malah ketawa lagi," Arum semakin memanyunkan bibir nya, Mendengar gelakan Azka, 


  


" Aduh sayangku.. Jangan ngambek gitu  dong, Kasian  anu ku kalau kamu ngambek, nggak ada yang manjain dia… Auhh sakit sayang, "  


" Yang dipikirkan cuma Anu nya aja ih, Malu, Nanti didengar orang," 


" Iya Sayang, Jangan galak-galak dong, Nah ini kita udah sampai, " 


Karena kesal dengan Suaminya, Arum sampai tidak sadar telah sampai di depan sebuah Hunian mewah, Terlihat dari pintu gerbang nya yang menjulang tinggi, Dengan pagar tembok  setinggi 2 meter, Yang di lapisi batu alam yang semakin terlihat indah,


Arum mengedarkan pandangan nya,  Rumah mewah itu terletak di tengah-tengah komplek,  yang kiri kanannya adalah Rumah mewah lain nya, 


Namun Di antara rumah mewah di. Komplek  sepanjang jalan yng Arum lihat tadi, Yang paling menonjol adalah Rumah yang ada di depan nya itu, 


Azka membunyikan klakson motor nya dua kali, Tak berselang lama, Pintu gerbang terbuka, Dengan Seorang Security, yang menggeser pintu gerbang tersebut, 


Azka melajukan motor nya dan membunyikan klakson ya sebagai ucapan terima kasih, Kepada Security,


Begitu memasuki pintu gerbang, Mata Arum di suguhkan dengan indah nya  bangunan yang berbentuk U itu, di sayap kanan ada kolam ikan ,di sayap kiri bangunn itu terdapat parkiran dengan deretan Monil-mobil mewah,  


Wah kaya sekali Nyonya Dewantara itu pikir nya, Pantas Saja Suaminya selalu senang kala menyebut namanya,


" Bagaimana Sayang Keren kan Rumah milik Nyonya Dewantara ini, " Goda Azka, sembari mematikan mesin Motor nya, Dan 


membantu memhukkan Helm yang di kenakan Arum, Dengan menahan senyum,


Sebab expresi Arum yang masam,


"Hem, "  Hanya deheman yang keluar dari bibir sexy istrinya itu,


"Uluh-uluh, Ngambek.., Kesayangan Mas ini," 

__ADS_1


" Nggak Kok, Aku nggak ngambek," Bantah Arum cepat, Dengan wajah galak memandang Azka, 


"Iya,iya Istri Mas ini nggak ngambek nya, Cuma merajuk aja, "


"Mas! Reseh  ih."  Arum semakin menekuk wajah nya, Saat Azka semakin menggoda nya


" Dah yuk, kita Masuk," Azka menggandeng  Tangan Arum dan membawanya  menuju pintu Utama,


Perlahan Azka mendorong Pintu, yang bisa dibuka di kedua Sisi nya itu, 


"Yuk masuk, " Ajak Azka, Setelah membuka daun pintu itu,


" Mas, Kita nggak ketuk pintu, Langsung masuk aja, Nanti kita di sangka maling Mas,," 


Azka tergelak saat Arum berkata seperti itu, Membuat Arum mengkerut kan kening nya heran, 


"Ini Rumah milik Nyonya Dewantara, Sayang, nggak akan ada yang akan menuduh kita Maling,". Ucap nya sembari mencubit Pipi yang selalu membuatnya gemes,


"Nah Ini Ruang Tamu," Ucap Azka saat mereka baru memasuki Rumah  besar nan mewah itu,


Ruangan Luas dengan sebuah permadani tebal yang terlihat baru dan Mahal,


Dengan  satu set Sofa warna dream  


Membuat Ruangan itu terlihat sangat indah,


"Ayo kita lihat-lihat, Yang lain,"


Azka membawa Arum memasuki Rumah itu lebih dalam, Hingga sampailah mereka di Ruang keluarga yang luas,  Dengan sebuah TV led  yang berukuran sangat lebar bagi Arum ,yang menempel di dinding  Rungan Keluarga tersebut, 


Tak sengaja Matanya Melirik Sebuah bingkai foto Besar yang tergantung di sebelah kanan, Tepat di atas  Sofa yang menempel di Dinding itu, 


Matanya langsung membola saat mengenali siapa orang yang berada Di dalam foto yang di cetak sebesar itu,


"Mas, Itu Foto..?"


" Iya, Itu Foto Tuan dan Nyonya Dewantara, Dan Juga Putra mereka yang Sangat Tampan, seperti Tuan Dewantara itu," 


.Jawab Azka sembari mendekap Arum dari belakang, Yang masih sangat terkejut, Dengan Penjelasan Suaminya barusan,


.


.

__ADS_1


Next…


Jangan lupa ya jejak-jejak nya bestie 🤗


__ADS_2