Suami Lumpuhku Suamiku Sayang

Suami Lumpuhku Suamiku Sayang
Lulu Anggraeni


__ADS_3

"Tunggu.., Sebenar nya ada apa ya Pak Azka memanggil ku?, Apa aku melakukan kesalahan atau apa?, "


Lulu mensejajari langkah lebar Damar demi ingin mengetahui apa penyebab dirinya di suruh menghadap sang atasan.


Damar berjalan tanpa perduli dengan pertanyaan Lulu, Dirinya masih sangat kesal karena kejadian kemarin, Kepalanya saja masih terasa sedikit sakit,


"Ehh.ditanya malah diem aja, Pak Damar ini tu..., "


"Berisik sekali sih, Tinggal ikut saja dan diem, Nggak usah banyak bertanya saja nggak bisa, Musti tanya ini itu, Bawel, "


Ucap Damar dengan melirik tajam Lulu. yang berjalan di sampignya


"Astaga... Pak Damar ini ya, bener-bener bikin kesal, "


Tak terasa kini keduanya telah sampai di depan ruangan Azka,


Setelah memgetuk pintu dan terdengar suara sahutan dari dalam Damar pun segera mendorong daun pintu ruangan Atasan nya itu,


Kemudian mempersilahkan Lulu untuk masuk terlebih dahulu, Lulu pun menurut dan segera masuk kedalam ruangan yang baru pertama kali ia masuki selama bekerja di Peusahaan itu,


Untuk pertama kali nya Lulu mengi jak kan kaki nya di ruangan seorang petinggi Perusahaan,


"Ah silahkan duduk Nona Lulu, " Azka menyambut nya dengan ramah dan mempersilahkan Lulu duduk di kursi yang ada di hadapan nya,


"Nona Lulu Anggraeni, Umur 22 tahun, Baru bergabung di perusahaan ini dua bulan yang lalu di bagian Admin, Betul?,"


Tanya Azka dengan menaik kan sebelah alis nya, Saat membaca CV milik sahabat Istrinya itu,


Sedang Lulu yang di sebut data dirinya semakin merasa gugup dan cemas, Kalau kalau dirinya telah melakukan kesalahan,


Tapi kesalahan apa yang ia lakukan, Lulu mencoba mengingat apa yang telah ia perbuat beberapa hari ini,


Dari semua kegiatan nya akhir-akhir ink, Yang paling fatal dan menonjol hanya mengebuki si pria aneh yang dengan seenak nya menuduh nya sembarangan,


Lulu menoleh ke samping nya di mana Damar masih berdiri seakan tengah mengawasih nya agar tidak dapat melarikan diri,


"Ehem.., "


Azka berdehem ketika tidak ada sahutan dari gadis unik yang ada di depan nya itu,


"Ahh. i..iya Pak saya, " Lulu yang baru sadar jika telah mengabaikan Pertanyaan Atasan nya itupun kini menjawab nya dengan suara gagap,


Azka yang melihat Kedua orang yang saling memelototi itupun hanya tersenyum tipis,

__ADS_1


"Maaf Pak, Apa saya melakukan kesalahan?, " Tanya Lulu memberanikan diri bertanya,


"Tidak.tenang saja, kamu tidak melakukan kesalahan kok, Saya memanggil kamu kesini karena ada yang ingin saya tanyakan tentang Istri saya, "


Jawab Azka serius,


"Oh syukur lah kalau begitu," Sahut LuLu merasa lega saat mendengar perkataan Atasan nya itu,


"Tapi Pak. apa yang Bapak ingin tanyakan tentang Arum?, Em... maksud saya Bu Arum, " Ralat Lulu sedikit kamu sebab menyebut Arum dengan panggilan Ibu,


"Tidak perlu kamu begitu, Bersikaplah seperti biasa saya tidak akan marah hanya karena kamu menyebut namanya saja, "


Tukas Azka menyembunyikan senyum geli nya, Melihat tingal Lulu yang sedikit kamu di hadapan nya,


"Kamu teman Arum sedari kecil kan?, "


"Iya Pak, Saya sahabat Arum. Kami juga satu sekolah, Dari SD sampai SMA, Hal apa yang ingin Bapak ketahuilah dari saya?, " Tanya Lulu serius masih ada raut khawatir di wajah nya,


" Tidak perlu khawatir, Kamu tidak melakukan kesalahan apapun kok, Saya memanggil Kamu kesini untuk memberimu penawaran," Tukas Azka


membuat kening Lulu bertaut bingung tidak mengerti dengan maksud atasan nya itu,


"Penawaran? Maksud nya Pak?, "


Lulu terbegong saat mendengar perkataan Azka, Menjadi Aspri untuk Arum,


"Bagaimana? Saya akan memberikan gaji dua kali lipat jika kamu bersedia,"


Lanjutan Azka lagi,


"Saya Mau Pak.. saya mau..!, " Jawab Lulu dengan senang hati,


Membuat Damar yang mendengar hal itu mencebik kan bibir nya, Gadis kurang ajar itu akan menjadi Aspri Nona Muda nya, Itu artinya mereka akan sering bertemu dan... '


"Nah Damar kamu bisa menjelaskan kan tugas tugas nya dari sekarang, kamu juga harus mengaharinya menyetir jika ia tidak bisa," Perintah Azka yang tidak bisa di tolak oleh siapapun, Damar hanya menghela nafas nya dengan pasrah,


"Oh iya sebelum itu saya ingin bertanya padamu, " Ucap Azka kepada Lulu,


"Bertanya tentang apa ya Pak?, " Lulu penasaran. apa yang akan di tanyakan oleh Azka padanya,


"Begini.. Apa keluarga Arum masih ada di Desa? Saya tidak berani menanyakan nya langsung kepada Istri saya, Saya tidak ingin istri saya bersedih karena mengingat keluarga nya,"


Tanya Azka dengan wajah serius memandang Lulu,

__ADS_1


"Saya hanya mengetahui jika Ayah nya sudah tiada sejak ia masih kecil, Saya tidak banyak mengetahui tentang keluarga nya, " Jelas Azka lagi,


Memang benar adanya jika Azka tidak banyak mengetahui tentang keluarga sang istri, Ia hanya mengetahui apa yang di ceritakan Arum padanya,


Azka tidak berani menanyakan lebih jauh tentang keluarganya, Ia tidak ingin membuat Arum bersedih karena nyax,


Sebab dari semua cerita yang Arum ceritakan kepadanya tentang keluarganya, Azka tahu jika Arum tidak pernah di perlakulan dengan baik oleh keluarga nya,


Arum selalu berwajah sedih saat menceritakan tentang keluarga nya di desa,


"Em... Di desa masih ada kakek dan Nenek nya, Juga masih ada Sepupu-sepu nya, Ada juga om nya kalau Ibu nya... Saya tidak tahu kemana, Sejak kecil Ibunya Pamit pergi merantau namun sampai saat ini belum pernah ada kabar nya, "


Jelas Lulu apa adanya, Memang begitulah yang ia ketahui, Tentang Ibu dari sahabat nya itu,


"Oke. Apa Kakek Nenek nya..atau keluarga nya mempeakukan Arum dengan tidak baik?, "


Azka ingin sekali mengetahui hal itu, Jika mendengar dari potongan cerita yang pernah Arum ceritakan padanya, Ia bisa menyimpulkan jika mereka memperlakukan istrinya itu dengan tidak baik,


Lulu yang mendengar pertanyaan Atasan nya itu pun sedikit terkejut, Apa Arum tidak menceritakan semuanya kepada Suaminya itu,


"Begini Pak. setahuku keluarga Arum memang kurang perduli dengan nya, Mereka selalu mengabaikan Arum, apalagi kakek dan Nenek nya, Mereka sangat pilih kasih, Kakek Nenek nya lebih condong ke Cucu yang lain dari pada Arum. " Jelas Lulu tanpa menutup nutupi kenyataan yang ada,


"Kakek Nenek nya pilih kasih, Mereka memanjakan cucu lainya sedang dengan Arum mereka tidak memperdulikan nya, Bahkan Arum pergi dari desa itu juga karena ulah Kakek Nenek nya yang tidak berperasaan, " lanjut Lulu lagi geram meninggal perlakuan Kakek Nenek Arum yang sangat keterlaluan terhadap sahabat nya itu,


"Maksud nya...? Apa yang mereka lakukan sehingga membuat Arum nekat melarikan diri,?," Tanya Azka penasaran


" iya..selain karna musibah yang Arum alami saat itu..Arum juga di paksa menikah dengan Juragan bau tanah oleh Kakek Nenek nya, Makan nya Arum nekat melarikan diri di kota ini, " Jelas Lulu dengan jujur,


Tangan Azka yang berada di balik meja kerja nya terkepal kuat, Geram saat mendengar penjelasan Lulu tentang apa yang di alami istri kesayangan nya itu dulu,


.


.


Next....


jangan lupa like nya ya bestie


Terima kasih🤗


Maaf kan Othor yang up nya molor terus


🙏

__ADS_1


__ADS_2