Suami Lumpuhku Suamiku Sayang

Suami Lumpuhku Suamiku Sayang
saling melengkapi,


__ADS_3

" Makasih ya Buibu syantik, Atas bantuan nya hari ini," Arum tersenyum saat telah sampai di depan rumah nya dengan Mendorong Kursi roda Suaminya,


Rakha telah berada dalam pangkuan Ayah nya saat ini, sejak melihat kedatangan Mama nya Anak itu sudah melambai-lambai hendak di pangku Ayah nya,


" Makasih ya Bang Jaka, Udah jagain Rakha, "


Arum mengucap terima kasih kepada Anak Bu Siti karena sudah memomong Rakha selam mereka pergi tadi,


" Sama-sama Mba Arum, " Sahut nya sambil kembali memainkan gitar nya di teras rumah nya,


.


" Gimana Mas, Apa ada yang di rasain ke kaki nya, Atau pinggang nya?, " Arum bertanya kepada Azka yang kini telah berbaring di atas ranjang, Bersiap untuk Tidur,


" Ada, Kek ada rasa Ngilu-ngilu gitu di pinggul sama betis, " Tukas Azka, sambil melirik Istri nyabyang kini telah berbaring di sisi kanan nya, dengan memeluk sebuah guling,


" Besok kita pergi ke rumah sakit ya, kita tebus obat bua Mas Azka," Tutur Arum


" Iya sayang," jawab Azka,

__ADS_1


Istrinya ini sangat cantik, bibir nya Sexy, dengan dagu yang terbelah, Alis nya hitam dan lebat, Sangat kontras dengan kulit nya yang putih, Tutur katanya lembut, pintar masak, Pokoknya paket lengkap,


" Kenapa ngeliatin kek gitu," Arum menutup wajah nya dengan guling, saat Azka terus saja menatap nya dengan lekat,


Mendengar pertanyaan Arum, Dengan tingkah nya yang seperti itu, Azka tersenyum, gemes banget rasanya, Kalau saja kaki nya sehat ia pasti sudah mengeksekusi istri cantik nya ini,


" Mas Sayang kamu istriku, Terima kasih ya sudah merawatku dengan baik, Kamu adalah wanita terbaik yang Tuhan kirimkan untuk Mas,"


Azka menatap istrinya yang kini telah menyingkirkan guling yang menutupi wajah cantik nya, Arum tersenyum dengan lesung Pipi nya yang manis,


" Sama-sama Mas, Aku juga makasih karena Mas sudah mau beristrikan Aku yang berlumur dosa ini, Mau menerimaku dengan anak ku," Jawab Arum, dengan mata yang sudah berkaca-kaca, Siap meneteskan air mata,


"Sini, Peluk Mas, Mas kangen sama kamu sayang," Azka telah merentangkan kedua tangan nya, menyambut Arum yang kini telah menggeser tubuh nya dan langsung, menyusupkan dirinya dalam peluk kan hangat Suaminya,


Arum sangat menikmati pelukan dari suaminya itu, Pelukan hangat dari pelindung nya, Pelukan yang selalu ia rindukan sejak Ayah nya meninggal di saat ia masih belia dulu,


" Kamu dan Rakha itu adalah anugrah yang di berikan tuhan padaku, Mas sangat beruntung bisa mendapatkan kalian berdua, Jadi mas Mohon sayang jngm lagi kamu ungkit tentang masa lalu kamu dan juga Rakha, Rakha putraku, sampai kapan pun, Maaf kan mas yang belum bisa memberi kalian hidup yang layak, yang lebih baik, Tapi Mas Janji, Setelah Mas Sembuh nanti, Mas akan memberikan kalian yang terbaik, semampu Mas,"


Azka berkata panjang lebar dengan mengeratkan pelukan nya kepada istri nya itu,

__ADS_1


Ia menyayangi istri nya itu, Sangat,


" Makasih Mas Azka.." Arum mendongak kan kepala nya kemudian mencium dagu Azka singkat, Kemudian kembali menyusupkan wajahnya di dada bidang Azka yang selalu membuatnya nyaman,


" Hem, Sudah mulai berani ya, " Kekeh Azka, Sini, Cium dulu, baru tidur, "


Azka menggangkat dagu terbelah Arum, dan mulai menyatukan Bibirnya dengan bibir Sexy Arum, Menyesap nya dengan perlahan,


" Hem, Jadi pengen lebih sayang," Suara Azka sudah terdengar parau, Di telinga Arum,


" Mas mau ini boleh?" Azka telah melepaskan tautan bibir mereka, Dengan tangan yang sudah memijat bergantian dada montok Arum,


Sehingga membuat Arum mengeluarkan suara lenguhan nya, Dan hal itu semakin memantik kobaran Api di tubuh Azka,


" Hem.. Nyaman banget sayang kalau begini, Ini mu luar biasa," Suara Azka seperti gumaman karena sudah. asik dengan kegiatan Favorite nya itu,


Arum memejamkan matanya dengan kedua tangan nya mendekap kepala Azka yang tengah Asik di Dada nya,


" Sayang begini aja ya, Kalau kamu ngantuk Tidur aja, Aku masih mau ini," Azka kembali bersuara setelah melepaskan puncak dada kesukaan nya itu,

__ADS_1


" Hem.." Arum hanya bis menjawabnya dengan gumaman saja, Dirinya kembali merasakan hangat nya Mulut milik Azka,


Next...


__ADS_2