Suami Lumpuhku Suamiku Sayang

Suami Lumpuhku Suamiku Sayang
Bab. 88


__ADS_3

"brengsekk!!! "


Devan tidak dapat menahan rasa marah nya ketika mengetahui kabar jika Danur menjadi korban tabrak lari, Ya baru saja Devan mendapat telfon dari Azka, Yang mengabar kan peristiwa naas yang menimpa Danur,


Terlebih saat Azka mengatakan jika kejadian itu adalah rencana seseorang, Yang belum ia ketahui siapa dan apa tujuan nya melakukan semua ini,


Tidak mungkin kan jika itu adalah sebuah kecelakaan biasa. Dan pelaku yang melarikan diri sebab takut di hakimi masa,


Sebab dari hasil rekaman CCTV di jalan yang di lalui Danur, Sangat jelas jika mobil ber plat bodong itu memang sudah mengikuti Danur saat Danur keluar dari Gang rumah nya,


Beruntung tepat di sebelah gang rumah Desi itu terdapat sebuah CCTV yang di pasang oleh warga setempat,


Demi keamanan lingkungan setempat apa bila ada hal-hal yang tidak di ingin kan terjadi seperti halnya kasus pencurian dan sebagainya,


"Kurang ajar!! Siapa yang melakukan semua ini, Siapa dia kenapa dia mencelakai Danur apa tujuan dia sebenar nya, "


Ucap Devan mencoba berpikir siapakah dalang dari semua ini,


Laminanya terusik oleh sebuah suara sering ponsel, yang tak jauh dari tempat nya berdiri, Devan segera meraih ponsel nya yang tergeletak di atas meja,


Ternyata itu adalah panggilan dari Roy, Dengan cepat Devan menjawab nya dengan harapan jika Roy akan memberikan kabar yang tidak mengecewakan,


["Halo bro! Bagaimana apa sudah ada titik terang nya?" ]


Tanya Devan setelah mendapat sahutan dari sebrang, Dirinya sudah tidak sabar ingin mengetahui siapa yang telah bermain-main dengan, Devan yakin jika pelaku yang menabrak Danur adalah orang yang sama yang telah mengancam Desi agar menjauhinya dan juga Citra,


[" Iya bro, Dengan hasil terakurat.Tapi ini nggak bisa di jelaskan di sambungan telpon. Karena ada sesuatu yang di luar dugaan bro!. sebaik nya loe kekantor gue sekarang, Atau gue aja yang ke kantor loe?" ] Jawab Roy dari sebrang sana,

__ADS_1


[" Gue udah di rumah bro! gue aja yang kenasana ok,"]


Devan segera mengakhiri sambunga telponnya dengan Roy, Setelah itu dirinya dengan langkah lebar keluar dari Ruang kerjanya, Tujuan pertamanya adalah kamar Sang putri Citra Sebelum menemui Roy sore itu, Devan akan berpamitan terlebih dahulu kepada putrinya,


Dan akan menyuruh Bibi untuk menemani nya hingga dia kembali nanti, ia sudah tak sabar ingin mengetahui siapa dalang di balik semua ini


… … . … … … … … … … … . … … …


" Bagus! bagus! secara tidak langsung wanita tua itu sudah membuka jalan untuk kita sayang, Sekarang sudah waktunya kita melemparkan racun agar ikan yang sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja itu semakin akan gampang tumbang, "


Sepasang suami istri yang sedang mengamati lembar demi lembar kertas yang berserakan di atas meja itu, Yang baru saja di antarkan oleh orang suruhan mereka,


Mereka rasa ini adalah kesempatan yang tidak boleh di sia-siakan, Ini adalah kesempatan yang pas untuk melancarkan serangan halus untuk mengguncang keluarga Dewantara,


"Hahaha kau benar sayang, Sudah saat nya kita membalas mereka, Sudah cukup kita membiarkan mereka berbahagia, Ini saat nya mereka merasakan sedikit guncangan hem, "


" Aku sudah tidak sabar Sayang, Aku ingin melihat wanita murahan itu menderita, Kalau perlu sampai dia keguguran karena stress, Hahahahaa, "


Sampai saat ini dirinya tidak terima dengan apa yang telah menimpa dirinya dan juga Aditya,


Di tendang dari Perusahaan dengan tidak hormat, Dan hanya mendapat kan bagian sebuah Perusahaan kecil, Belum lagi semua koleksi mobil mewah nya di tarik kembali oleh Azka, hanya menyisahkan satu buah mobil Alphard saja,


Membuat ia jadi bahan gunjingan dikalangan grup sosialita nya, Dirinya yang tidak lagi mampu mengikuti Arisan yang nominal nya mencapai ratusan juta itu, Dirinya tidak lagi mampu menyombongkan mobil-mobil mahal nya yang sering ia gunakan saat akan berkumpul dengan para anggota grup sosialita nya,


Perusahaan Expedisi tidak terlalu besar namun cukup untuk memenuhi kebutuhan hidup di atas Standard, Namun bagi Sabira Perusahaan itu tidak seberapa menghasilkan cuan, Tidak dapat memenuhi kebutuhan hidup nya yang terbiasa glamor, Definisi orang yang tidak pandai beryukur akan Rezeki yang di berikan oleh yang kuasa kepadanya,


… … . … . … … … . … … … … . …

__ADS_1


"Bagaimna bisa? " Suara Devan tercekat di tenggorokan saat membaca isi dari lembaran kertas yang di serahkan Roy kepadanya, Hasil penyelidikan nya selama dua hari ini,


"Yup! Gue pun nggak nyangka bro kalau wanita tua itu… , "


" Apa Jangan-jangan dia juga yang telah mencelakai Danur!, " Devan dengan cepat memotong perkataan Roy, Dirinya sangat tercengang dengan apa yang ia lihat di depan nya itu,


"Tepat sekali, Setelah aku menyuruh anak buahku untuk kembali tadi pagi setelah memantau nya, Rupanya dia telah merencanakan hal itu," Ungkap Roy, Sedikit sesal di hatinya jika saja ia tidak meminta anak buah nya kembali mungkin bisa menghalangi niat buruk wanita tua itu,


Devan meraup kasar wajah nya, Kenapa wanita yang tiada lain adalah mantan ibu mertuanya itu masih saja mengusik hidup nya, Bukankah dirinya telah memberikan sejumlah uang dengan nominal yang sangat besar untuk membiayai kebutuhan nya,


"Apa tujuan dia sebenarnya, Menggapa di tega melakukan hal yang menyakiti dan membahayakan nyawa orang yang tidak berdosa seperti Danur, "


Devan berucap dengan menatap Roy, Matanya sudah memerah menahan amarah, Berharap jika Roy akan memberikan jawaban untuk nya,


Roy yang mendapat tatapan dari sang sahabat itu pun kini nampak berpikir, ia pun bingung apa sebenar nya tujuan mantan mertua dari sang sahabat itu,


Keduanya terdiam dengan pikiran mereka masing-masing, Hingga akhir nya Devan bersuara, Demi memecahkan kesunyian di dalam ruangan itu,


" Gue nggak tahu harus bagaimana menghadapi Desi bro! Gue harus menjelaskan nya seperti apa, Dan.. dan pasti Desi akan semakin menolak gue! " Ucap Devan dengan wajah muram tak bersemangat,


"Kemarin aja gue susah payah meyakinkan nya, Dan sekarang Anak nya di sakiti, Gue.., "


"Loe harus semangat dong! Dan yang terpenting loe harus bertindak secepat mungkin, Tapi jika Damar yang mendatanginya sudah pasti Wanita lampir itu akan tamat di tangan Sekretaris Azka yang dingin itu, Ucap Roy mengingatkan jika di belakang Desi ada Azka selaku Suami Arum,


Yang tidak akan diam jika keluarga nya di ganggu, Roy sudah sangatbhafal dengan sifat Azka, mereka tumbuh bersama sejak jaman SMP hingga sekarang,


Next……

__ADS_1


Jangan lupa ya bestie likom nya biar makin annuu 🤣🤣


Btw maaf kemarin bolong di karenakan Tugas negara yang menggunung mengalahkan tingginya gunung himalaya🤧🙏


__ADS_2