
Di Kantor DEWANTARA'S GROUP,
Azka baru saja kembali dari melakukan pertemuan dengan rekan bisnis nya, Waktu masih menunjuk kan pukul 3 sore,Ketika ia memasuki loby kantor ia heran saat melihat beberapa karyawan yang sedang berkumpul seperti sedang mengerumuti obralan besar
Telinganya menangkap suara bisikan-bisikan mereka yang cukup nyaring,
"Wah ternyata karena dia Nyonya Sabira di ceraikan oleh tuan Azka! Kasian banget ya, Pelakor jaman sekarang memang tidak tahu diri ya semakin kesini semakin meresahkan saja, "
Ungkap salah satu dari mereka, sedang yang lain ikut mengiyakan juga karena sependapat
"Tapi kita tidak bisa mengambil kesimpulan hanya dengan melihat berita seperti ini, " Ucap yang lain nya lagi.
Azka menghentikan langkah ny saat mendengar nama Sabira di sebut, Hal itu membuat Asisten Kinan ikut berhenti di belakang sangat Boss,
"Ada apa Tuan? " Tanya nya kemudian Namun Azka tidak menjawab Boss nya itu hanya menoleh ke sekumpulan wanita yang belum menyadari kehadiran boss mereka,
Asisten Kinan pun ikut menoleh kemana arah pandang sang Boss, dahinya mengerinyit ketika melihat beberapa karyawan wanita yang berkumpul bergosip bukan nya kembali ke meja mereka masing-masing,
"Ehem!! " Asisten Kinan sengaja berdehem dengan cukup keras sehingga membuat para wanita itu menoleh kearah sumber suara,Betapa terkejut nya mereka saat melihat jika
Boss dan juga Asisten Kinan ada di sana,
Sebagian dari mereka segera kembali ke meja kerja mereka, ada juga yang langsung pamit untuk melanjutkan kan pekerjaan nya,
"Dasar bibit deterzen di mana-mana selalu saja bergosip," Gumam Kinan sedikit kesal, Setelah itu ia segera berjalan mengikuti langkah Azka yang sudah lebih dulu berjalan menuju lift,
Sepanjang lift berjalan naik ke atas, Pikiran Azka terus saja mengingat perkataan para karyawan wanita yang ada di lantai bawah tadi,
"Ada apa dengan Sabira apa dia berani kemari lagi, dan Pelakor! Siapa yang mereka sebut sebagai pelakor?"
Hingga lift berhenti dan ia keluar dari kotak besi persegi empat itu pikiran nya masih terus bertanya-tanya siapa yang di sebut sebagai pelakor,
Di tempat lain
"Kau hebat sayang kau memang yang terbaik,Sabira segera menghambur kedalam pelukan Aditya dan segera mengecup bibir nya dengan penuh cinta,
__ADS_1
Ya Sabira sangat bahagia hati ini. Sebab apa yang ia ingin kan sebentar lagi akan tercapai ya itu menghancurkan kan Arum, Menghancurkan kebahagiaan Azka adalah sesuatu yang begitu membuat nya bahagia,
" Terima kasih sayang kau selalu luar biasa, Aku mencintaimu," ungkap nya sembari mendaratkan ciuman nya kepada Adit yang menyambut nya dengan senang hati,
" Tentu saja dong aku akan melakukan apapun demi istri kesayangan ku ini, " Adit membalas ciuman Sabira dengan buas, Mereka melakukan pertukaran saliva itu dengan cukup lama,
keduanya begitu bahagia melihat hasil kerja mereka begitu luar biasa, Berita yang mereka uplod begitu melejit hingga menjadi tranding topik di beberapa laman berita online,
Mereka tidak tahu hal apa yang akan terjadi esok hari, Bisa saja keadaan akan berbalik arah, Hari ini keduanya begitu bahagia tertawa dengan puas melihat penderitaan orang lain karena ulah mereka, Bisa saja esok hari mereka lah yang akan menangis dan menderita,
Di kantor DEWANTARA'S GROUP,
Damar turun dari mobil nya dengan tergesa-gesa, Dengan langkah l3bar nya ia berjalan menuju lift ayang akan membawanya menuju lantai teratas itu,
Saat tangan nya akan memencet tombol lift khusus petinggi perusahaan itu, Telinganya tidak sengaja mendengar obrolan Ob yang sedang membersihkan lantai di ruang sebelah,
"Coba nanti kamu lihat sendiri Ris, beritanya sudah ada sejak kemarin. Ada juga klip video nya loh, disitu terlihat jelas jika Nyonya Sabira terjatuh di lantai akibat di dorong oleh Yang di duga PELAKOR itu, "
Ucap Ob wanita yang menjelaskan kepada rekan nya yang sepertinya belum melihat berita viral itu, " Jadian tahu Nyonya Sabira nya Ris suaminya lebih memilih…"
Kedua Ob tersebut sangat terkejut mendengar suara menggelehar Damar, dalam hati keduanya sangat menyesali perbuatan nya dengan menggosip kan Atasan mereka,
Bagaimana jika mereka di pecat dengan tidak hormat, Mau mencari pekerjaan di mana lagi, Jaman sekarang mencari pekerjaan sangatlah sulit,
"Jika kalian sudah bosan bekerja disini silahkan angkat kaki dari sini sekarang juga, " Bentak Damar lagi, sehingga membuat kedua Ob wanita itu segera meminta maaf karena telah lancang menggosip kan Atasan mereka,
"Kami minta maaf Tuan Damar, kami janji tidak akan mengulangin nya lagi, " Ucap keduanya
"Jika saya dengar lagi kalian mengulangi nya maka bersiap saja kalian menemui Kepala HRD untuk mengabil gaji terakhir kalian mengerti? " Tegas Damar dengan wajah dingin nya
"Mengerti Tuan, " Jawab keduanya bersamaan,
" Dengar!! Bagi siapa saja yang bergosip yang tidak benar tentang Tuan Azka dan Istrinya, maka Akan langsung berhadapan dengan kepala HRD di divisinya masing-masing, Ingat itu!! " Tegas Azka kepada semua yang ada di lantai dasar itu,
Hal itu sukses membuat para wanita yang tadi bergosip tentang Boss mereka saling pandang, Dalam hati mereka bersyukur bukan Sekretaris Damar yang memergoki mereka tadi, Jika beliau yang memergoki mereka maka tamat lah riwayat mereka bekerja di Perusahaan DEWANTARA'S GROUP,
__ADS_1
Setelah mengatakan itu Damar segera berbalik badan dan menekan tombol lift yang akan membawa nya menuju lantai atas, Dimana ruangan Tuan Muda nya berada,
Setelah Damar di telan pintu lift beberapa orang yang tadinya menahan Nafas kini menghembuskan Nafas mereka dengan legah,
Damar memang lebih mengerikan dari Azka yang banyak diam, tetapi jika sudah melewati batas maka bersiaplah menerima akibat nya, yang tidak main-main,
Damar tidak akan menerima alasan apapun bagi yang melakukan bkesalahan maka akan ia tumpas hinga habis,
Sudah cukup ia kecolongam sewaktu Tuan Muda nya kecelakaan,
Dimana dia tidak bisa berbuat apa-apa sebab sang Tuan Muda berada dalam tawanan Sabira yang adalah istrinya sendiri saat itu, Hingga akhirnya Arum datang dan membawa Tuan Muda nya keluar penjara yang bagaikan neraka itu,
Damar tidak akan membiarkan siapa pun yang akan mencoba mengusik kebahagiaan Tuan Muda nya, Tidak akan!
Siapa pun akan berhadapan dengan nya terlebih dahulu,
Setelah pintu lift terbuka Damar keluar masih dengan wajah dingin nya,Dari kejauhan Kinan bisa melihat jika Sekretaris Boss nya itu sedang tidak baik mood nya,
Ia bisa menebak jika ada masalah serius yang telah terjadi
Tanpa menyapa Kinan Damar langsung masuk kedalam setelah mengetuk pintu dengan tiga kali ketukan, Itu adalah ketukan kode yang hanya di pahami oleh Azka dan dirinya
Sehingga ia tidak perlu menunggu persetujuan Azka untuk masuk kedalam, Dan Azka paham jika. Mendengar ketukan kode itu berarti dari Damar, Hal itu menandakan jika ada masalah serius yang telah terjadi,
"Tuan Muda.! "
Aing ngantuk Tuan Muda😂
Suara hati Othor ya itu🤭🤭
Jangan lupa ya All bestie jejak jejak kasih sayang nya untuk Othor yang… yang Annu ini😅
Biar bakin semangat mencorat coret nya🤭
Terimakasih buat kalian yang selalu setia menanti bab bab selanjutnya Ya🤗🤗🤗
__ADS_1
Kalian adalah semangatku 😘😘🤗