
" Apa yang menurut lo yang terbaik aja bro! Gue nggak bisa bayangin kalau ketemu dia, Bisa-bisa gue kehilangan kendali,"
Devan berkata dengan tangan memijit dahi nya yang sedikit pening, Ya siang itu setelah menjenguk Danur ia memutuskan untuk menemui Azka di kantor nya,
Sedang Citra ia kembali menitipkan nya kepada Bibi Art di rumah nya, Walaupun dengan wajah cemberut akhirnya Citra mengerti jika Ibu nya sedang tidak bisa bersamanya karena harus mengurus Mas Danur di rumah sakit yang baru saja selesai operasi
Azka menghela nafas nya dengan berat, Tidak menyangka jika yang melakukan semua itu adalah mantan mertua Devan,
Namun biar bagaimanapun kejahatan tetaplah kejahatan, Dan semua perbuatan itu ada ganjaran nya,
Begitu Juga dengan Nyonya Gayatri wanita tua itu harus menerima konsekuensi dari perbuatan nya bersama kekasih gelap nya itu,
Pria beristri itu telah di bekuk dan kini telah mendekam di balik jeruji besi lebih dulu, Azka tidak akan membiarkan orang yang telah menggangu dan menyakiti keluarganya,
" siang ini Damar akan menyerahkan nya kepada pihak berwajib,Dan Butik nya akan di jual uang dari hasil penjualan nya akan di sumbangkan ke Panti asuhan, " Ucap Azka menatap Devan dengan serius,
Bukan tanpa alasan ia menjual butik milik Nyonya Gayatri, Azka melakukan itu supaya para karyawan yang bekerja di butik itu tidak kehilangan pekerjaan mereka karena sang pemilik telah mendekam di penjara akibat perbuatan nya yang telah melanggar hukum,
Maka dari itu ia menyuruh Damar untuk menjual butik Nyonya Gayatri selain ingin memberi hukuman kepada wanita tua itu, juga agar para karyawan nya tidak kehilangan pekerjaan mereka,
Devan setuju dengan keputusan Azka, sahabat nya itu memang sangat luar biasa, di saat seperti ini dia masih sempat memikirkan nasib orang lain,
"Dan juga menyisip kan sedikit untuk istri dan anak-anak pria brengsek itu, Anak nya masih ada yang bersekolah, Istrinya hanya bekerja sebagai Art di rumah tetangganya, dan sisanya akan di belikan sumpah kecil di sebuah desa terpencil untuk dia nanti setelah keluar dari penjara beberatahun kedepan,
Jelas Azka kepada Devan, menjelaskan akan di gunakan untuk apa saja uang hasil penjualan butik Nyonya Gayatri, Semua harus jelas agar tidak terjadi kesalah pahaman di kemudian hari,
" Thanks bro! gue sangat berterimakasih loe udah mau membantu dalam hal ini, " Ucap Devan sembari menepuk lengan Azka,
"Gue akan melakukan apa saja demi keluarga gue, Maaf jika gue terlalu kejam kepada wanita itu! Tapi itu adalah hukuman yang paling ringan yang gue berikan, " Terang Azka lagi hal itu memang benar adanya,
__ADS_1
Jika saja ia tak mengingat jika wanita itu adalah Nenek dari Citra putri Devan, Maka sudah dipastikan jika Nyonya Gayatri akan membusuk di penjara seumur hidup,
Akan tetapi Azka masih memikirkan perasaan Citra kelak jika dia tahu jika sang Nenek sampai menghabiskan hidupnya di penjara karena dirinya,Terkadang menjelaskan duduk permasalahan kepada seseorang itu tidak mudah, Terkadang orang yang tidak sepaham dengan kita bisa menyalahartikan penjelasan kita,
Maka dari itu Azka hanya menuntut 10 tahun penjara untuk nyonya Gayatri selaku otak dari celakan nya Danur, Setelah keluar dari penjara nanti Nyonya Gayatri akan di kirim ke suatu desa terpencil untuk memulai hidup nya yang baru,
… . … . … … … … … .
"Lulu aku kok pengen makan eskrim ya, rasa strobery kek nya enak banget deh, " Arum berkata sembari membayangkan eskrim yang meleleh di mulut nya, Ibu hamil itu hampir saja meneteskan air liur nya hanya dengan membayangkan lezat nya Eskrim,
Lulu sudah pulang dari rumah sakit setelah Danur keluar dari ruang operasi dan dokter mengatakan jika kondisi Danur sangat baik, Dan dua atau tiga hari kedepan jika tidak ada keluhan lain maka Danur sudah boleh pulang jika keadaan nya terus membaik seperti saat ini,
"Ya ampun bumil, " Lulu menggeleng kan kepalanya melihat tingkah Arum yang sedang membayangkan sedang memakan eskrim rasa strobery
, "Nih lap tuh iler, " Tukas Lulu melemparkan Tisue kepangkuan Arum, sehingga dengan reflek Arum mengambil nya dan segera ia usapkan kesudut-sudut bibir nya yang kering,
"Wlee! Nggak kena, " ejek Lulu dengan wajah konyol nya dan hal itu sukses membuat Arum tertawa geli, Sahabat nya ini memang paling bisa membuat nya tertawa,
"Yuk ah kita keluar Lu cari eskrim!" Ajak nya kepada Lulu yang langsung di angguki oleh gadis itu, Ia pun ingin memakan sesuatu yang manis saat ini,
Arum mengirim pesan kepada suaminya mengabar kan jika dirinya akan ke luar bersama Lulu untuk membeli eskrim di kedai eskrim terdekat, Setelah mendapat balasan pesan dari sang Suami Arum pun segera menghampiri Rakha untuk mengajak nya ikut,
Namun. Putra nya itu menolak dengan alasan kasihan bu Siti dan juga bu Tina jika di tinggal sendiri di rumah nanti nangis katanya, Arum dan Lulu hanya mengulum senyum kala mendengar alasan Rakha,
"Ya sudah tidak apa-apa jika Abang nggak mau ikut, Tapi janji ya Abang nggak boleh nakal ya, Mama nggak lama kok hanya sebentar saja, " ucap Arum kepada putra nya yang sedang asik dengan mainan lego nya,
Arum pun pamit kepada bu Siti dan juga bu Tina, "Titip Rakha ya bu, kalau ada apa-apa segera telpon aku, " ucap nya kepada bu Siti yang ikut mengantar nya sampai ke mobil
"Siap Rum kek sama siapa aja deh, " Canda bu Siti dengan menjawil lengan Arum, kemudian keduanya terkikik geli,
__ADS_1
Tak berselang lama Lulu kini sudah memarkitkan mobil nya di sebuah kedai eskrim yang cukup ramai, Setelah itu ia keluar lebih dulu dan memutari mobil untuk membantu Arum turun,
Keduanya sedang berdiri bersisian di depan daftar menu sembari memilih-milih rasa apa saja yang menarik perhatian mereka,
Baru saja keduanya memutuskan pilihan nya akan toping eskrim yang akan mereka beli, Namun suara bisik-bisik yang cukup nyaring di telinga itu,
"Eh eh coba deh elo lihat ibu hamil yang didepan itu! Dia mirip banget loh sama yang ada di vidio yang viral di IG," Ucap si A,
"Yang mana? Gue juga nonton itu vidio yang viral di ig kemarin, gila ya masih muda tapi sudah jadi pelakor! " Sahut si B dengan. Memandang Arum dengan tatapan sinis,
"Emang beneran dia orang nya? Nggak boleh asal Nuduh loh guys! Kali aja cuman mirip doang," Sahut temen mereka lagi,
"Ihh beneran loh klo gak percaya coba lihat vidionya gue ada save kemarin. orang nya sama loh, " Tukas Si A yang kemudian mengeluarkan ponsel nya dan memperlihatkan kepada kedua temen nya,
Sementara Lulu dan Arum hanya Saling pandang, dalam benak mereka sama, Vidio apa yang viral di sosmed? Semakin lama semakin banyak yang berbisik-tentang vidio viral tersebut, Dan hal itu sangat berdampak kepada Arum yang di tatap sedemikian sinis oleh orang-orang yang ada di sana,
Saat mereka meyakini jika wanita hamil yang ada dalam vidio viral itu adalah dirinya, Tak tahan dengan pandangan mencemooh dari orang-orang di kedai itu Arum memutuskan untuk pulang dan melupakan keinginan nya membeli eskrim,
Next… …
Halo bestie ku maaf ya up nya telat🙏
Namnya juga khilaf ya kan✌😅
Mohon di maafkeun ya😊
Jangan lupa like dan komentar nya nya All bestie
Terima kasih 🙏💕
__ADS_1