Suami Lumpuhku Suamiku Sayang

Suami Lumpuhku Suamiku Sayang
kenekatan Nur,


__ADS_3

Tepat pukul 11:20. Devan baru menginjak kan kaki di rumah nya, Rasa lelah dan pegal kini mendera pria Duda itu,


Jika para sahabat nya pulang kerumah ada yang menyambut, Ya itu istri mereka secapek dan seletih apapun di luar sana, Semua akan hilang saat pulang kerumah dan memeluk orang yang kita cintai dan rindui sepanjang hari,


Namun tidak dengan dirinya yang berstatus sebagai Duda, Dirinya pulang ke rumah tidak ada yang menyambut dan memberi nya pelukan hangat,


Devan melangkah ke teras rumah nya sembari memijat pangkal leher nya yang kaku dan pegal akibat padatnya jadwal sidang yang ia hadiri,


Sembari memasuk kan anak kunci ke lubang nya ia menghayal, Seandainya Desi sudah menjadi istrinya,


Pasti ia akan sangat dimanjakan oleh wanita itu, Dirinya akan di sambut dengan pelukan dan ciuman mesra,


Ahhh membayangkan nya saja Devan sudah melayang-layang rasanya, Seakan kaki nya sudah tak menjejak bumi saat ini,


Dasar Duda ngenes 🤣,


Begitu pintu terbuka Ruang tamu sudah gelap, lampunya sudah di matikan semua, Tanda penghuni rumah sudah pada tidur,


Devan menghela Nafas nya dengan kasar, Ternyata menjadi Duda jomblo itu nggak enak banget, Ia baru sadar akan hal itu, Kemana saja ia selama ini, Oh Astaga,


Tenggorokan nya yang haus dan ingin segera membasahinya dengan segelas air putih itupun kini membawa langkah Devan menuju Dapur,


Sesampainya di dapur Devan langsung membuka pintu kulkas dan menggambil air mineral kemasan motol yang memang selalu tersedia di dalam kulkas,


Ketika ia hendak menengak nya, Tiba-tiba..


Bruk!!


"Aduhh... sakit.."


Devan membulat kan matanya lebar-lebar saat menyadari siapa yng baru saja menabrak nya dan kemudian tersungkur ke lantai dengan cantik nya,


" Astaga Nur! " Devan segera menekan saklar lampu yang berada tepat di belakan kulkas itu,. Devan semakin kaget saat melihat penampilan Nur malam ini,


"Aduh Pak maaf kan saya, saya nggak tahu kalau ada orang soalnya gelap, Saya haus jadi mau ambil minum dan nggak sengaja malah nabrak Pak Devan,"

__ADS_1


Tukas Nur dengan suara di buat semanja mungkin, Nur masih belum bangun dari lantai, Posisi duduk nya saat ini sangat menantang,


Dengan menggunakan gaun tidur berbahan satin dengan tali spageti belahan dada rendah, membuat gunung kembar nya berlomba-lomba mengintip kehidupan di luar sangkar tersebut,


Devan terdiam dengan mata memincing, Memandang pengasuh anak nya tersebut, Jika pria di luar sana akan tergiur dengan penampilan Nur,


Tapi tidak dengan Devan, Devan malah melihat nya dengan pandangan jijik, Ia tidak bodoh dan cukup paham dengan gesture Nur malam ini,


Dari suaranya yang di buat mendayu-dayu, dan pose duduk nya yang ahh, Membuat Devan teringat akan perkataan salah satu sahabat nya, Roy,


Apakah yang di ucapkan Roy itu benar, Jika.. gadis cabe di depan nya ini tertarik padanya,


"Aauhh!! Kaki saya terkilir kek nya Pak, "


Nur yang merasa kesal sebab Devan tidak bereaksi sama sekali saat melihat penampilan nya yang waw itupun, Kini sedang melakukan rencana berikut nya,


" Kamu nggak punya baju?," Tanya Devan dengan berjongkok di hadapan Nur, Dan menatap nya dengan tajam,


"Ha..,ma..maksud Pak Devan?," Nur yng kaget dengan perkataan Devan itupun langsung terbata-bata,


Deg!!


Nur gelagapan mendengar perkataan Majikan nya itu, Ia tak menyangka jika Devan akan berkata seperti itu


"A..anu.. itu Pak saya..,"


"Kamu pikir saya bodoh hah?, Kamu ingin menggoda saya dengan berpenampilan seperti ini begitu?, Cih... murahan, "


Devan berbalik badan dan beranjak dari sana, Dengan wajah menahan geram, Ingin sekali ia memakai Nur dengan perkataan kasar, Nmun ingat jika malam telah larut,


Hal itu pasti akan terdengar oleh Art lain nya, Dan juga tidak menutup kemungkinan Citra akan terbangun dari tidur nya karena suara nya yang keras, Ia tidak ingin putrinya melihat atau mendengar perkataan tak bagus yang keluar dari mulut nya,


Devan sudah berjalan beberapa langkah dari Nur, Namun diluar dugaan,


Buk!!

__ADS_1


" Saya menyukai Pak Devan, saya mencintai Pak Devan dengan sungguh-sungguh Pak Apa bapak nggak bisa melihat itu?, "


Ternyata Nur tak menyerah ia dengan cepat berlari dan memeluk Devan dari belakang,


Sedang Devan yang kaget dengan perlakuan nekat pengasuh putrinya itupun, dengan cepat meleaskan belitan tangan Nur dan menghempaskan nya kelantai,


"Apa kamu sudah gila? " Bentak Devan dengan geram, Ia tidak habis pikir dengan aksi nekat Nur, Yang berani memeluk nya,


"Dengar ya Nur. Saya tidak tertarik sama sekali dengan kamu, Biar kamu telanjang sekalipun di depan saya, jadi lebih baik kamu lupakan semua itu,"


"Kenapa Pak? Kenapa Pak Devan nggak bisa melihat saya? Apa kurang nya saya, saya nggak kalah cantik kok sama si jendes itu, Saya juga masih gadis...,"


" Heh. Jangan membandingkan dirimu sama wanitaku, " Tekan Devan dengan suara di tekan, Wajah nya terlihat sangat sangat saat Nur membawa bawa Desi,


"Kau tahu.Wanitaku memang janda, Tapi dia jauh lebih terhormat di banding kamu yang berstatus gadis, Tapi murahan seperti sampah di luar sana,"


Deg!!


Kata-kata Devan begitu menusuk gendang telinga Nur di kesunyian malam itu, Devan menghina nya, Menyamakan nya dengan sampah, Dengan memuji-muji janda gak jelas itu, Sakit sekali hari ya,


"Besok pagi saya tidak mau melihat kamu masih berada di rumah ini, " Geram Devan dan berlalu dari sana, Sambil membuka kancing kemejany satu persatu,


Tiba di kamar nya dengan cepat ia membuka bajunya kemudian ia masukan ke tempat sampah, Devan bergegas masuk kedalam kamar mandi untuk membasuh tubuh nya,


"Sial sekali wanita itu, Dia pikir siapa dirinya berani menghina wanitaku, " Gumm Devan sembari membersihkan tubuh nya dari sisa-sisa kuman yang menempel di tubuh nya akibat sentuhan Nur tadi, Terasa sangat tidak nyaman,


**


"Kurang ajar!!!, Kurang ajar kamu Pak Devan, kamu itu bodoh. mau tertipu dengan dengan wanita ular itu, Sekarang kamu menolak ku, Tapi lihat saja nanti,"


Nur terus saja mengomel sambil mengemasi pakaian nya kedalam Tas, Dalam hatinya ia berjanji akan membalas perlakuan Devan malam ini,


Next...


Jangan lupa like dan komen nya ya bestie 🙏

__ADS_1


Terima kasih semua🤗🙏


__ADS_2