7 KINGDOMS : conqueror

7 KINGDOMS : conqueror
106.patroli di kota


__ADS_3

Keesokan harinya, Noran duduk bersama kedua pria tersebut. sudah lebih dari 25% wilayah kerajaan Rosvelt berada di genggaman kekaisaran.


Penyebab utamanya adalah munculnya seorang pria dengan kekuatan yang luar biasa. ketika membicarakannya, wajah kedua pria itu menjadi sedikit gelap dengan senyuman pahit.


"Pria yang kuat? seperti apa penampilannya?" tanya Noran.


"Ia mengenakan zirah berwarna kecoklatan, dengan sebuah tombak bermata dua. ia terlihat memiliki naga bersamanya." ucap jenderal Kuva.


Dari laporan yang ada, naga itu berukuran sangat besar. dengan panjang tubuh mencapai 70 meter dan bentang sayap hingga 100 meter.


Noran hanya bisa membayangkan seberapa besar ukuran naga ini. itu beberapa kali lipat lebih besar dari Faltra.


'Seperti apa naga itu?'pikir Noran.


Jenderal Kuva melanjutkan pembicaraannya. dari 10 kota perbatasan, hampir seluruhnya berada di tangan kekaisaran Zugen.


Yah, kota Pristel dan kota Joro tidak termasuk. namun, tak lama lagi kedua kota itu akan jatuh ke tangan pasukan kekaisaran.


"Apakah ada yang lainnya?" tanya Noran.


"Ya, pasukan mereka menjadi lebih kuat, terlebih pasukan bertombak mereka. sekarang, 50% pasukan kekaisaran mengenakan perisai dan tombak sebagai senjata mereka." ucap jenderal Kuva.


Noran berpikir sejenak sembari mendengarkan cerita jenderal Kuva. peningkatan kekuatan mereka pasti tidak sederhana seperti yang terdengar.


'Ada beberapa macam formasi pasukan berperisai dan menggunakan senjata tombak.' pikir Noran.


Noran kemudian melihat situasi kota Wensol bersama jenderal Kuva. suasana kota yang begitu sepi dengan puluhan prajurit kerajaan yang berlalu lalang.


dengan banyaknya prajurit yang berlaku lalang, kota ini memang pantas di sebut sebagai basis militer. setelah beberapa lama berkeliling, Noran memutuskan untuk kembali ke mansion.


"Untuk melawan pasukan berperisai, ada sebuah cara yang efektif ketika menyerang mereka." ucap Noran


"apa itu?" tanya jenderal Kuva.


"hujani mereka dengan panah maupun tombak." ucap Noran.


"Bukankah itu akan mengurangi persenjataan kita?" tanya jenderal Kuva.


Masing-masing prajurit hanya memiliki sebuah tombak maupun pedang dan perisai. sementara untuk para pemanah, mereka di bekali dengan sebuah busur dan 100 anak panah.


Dengan 10.000 prajurit yang tersisa, hanya ada sekitar 3.000 pemanah. beruntung dalam pertempuran terakhir jenderal Kuva telah menyimpan semua senjata yang di temukan pada mayat-mayat rekan maupun musuh mereka.

__ADS_1


sekarang, ada sskitar 50.000 panah di dalam gudang bersama 3.000 tombak dan 5.000 zirah.


2.000 prajurit miliknya telah berbaris rapi di halaman mansion, bersama dark order dan pasukan monster miliknya.


Untuk saat ini, dirinya tengah memikirkan bagaimana cara untuk menyelesaikan misinya. namun, peluang untuk menyelesaikan misi begitu rendah, mungkin kurang dari 10%.


Dengan 25% wilayah yang telah di rebut musuh, juga korban mencapai 500.000 prajurit bukanlah hal kecil. selain itu, mereka juga memiliki beragam alat perang yang memudahkan penyerangan mereka.


Dan yang paling berat menurut Noran adalah banyaknya penyihir dari kekaisaran. jumlah mereka berkali-kali lipat dari jumlah penyihir kerajaan.


"Apa yang sedang anda pikirkan tuan?" tanya Sin.


"Hanya memikirkan strategi untuk memenangkan peperangan ini." ucap Noran.


Masih ada prasyarat lain yang harus ia penuhi. menarik 50 ksatria ke dalam pihaknya bukanlah hal yang mudah.


Perlahan, matahari semakin meninggi. dari kejauhan, terdengar suara terompet yang di tiup.


"Serangan musuh lagi?" pikir Noran.


Ia kemudian memutuskan untuk pergi ke gerbang utama. dirinya melihat ke kejauhan.


Puluhan menara dari besi terlihat, dengan 4 roda di bawahnya. terlihat juga sebuah alat perusak gerbang, Gate Crusher yang di tarik puluhan prajurit.


"Sepertinya mereka menyerang kembali." pikir Noran.


Jumlah pasukan yang menyerang terlihat begitu banyak. Noran memperkirakan jumlah mereka sekitar 90.000+ prajurit.


"Tuan." ucap Sin.


Mike, Ruli dan Toun juga menemuinya. di bawah gerbang, 2.000 prajurit Barliester telah berbaris dengan rapi.


dari 10.000 prajurit kerajaan yang ada dengan di tambah prajurit Barliester, jumlah mereka hanya 12.000 prajurit.


jika Dark Order, goblin rider dan falcon rider di gabungkan, hanya mencapai 14.000 prajurit saja. melawan 90.000+ prajurit kekaisaran yang hampir menyamai level mereka itu mustahil.


"peluang kemenangan pasukan kerajaan hanya 5%..." gumam Noran.


3.000 pemanah telah berada di posisi mereka, sementara prajurit yang tersisa terlihat memegang tombak, pedang dan perisai. sekitar 9.000 prajurit berbaris di belakang gerbang, memanjang hingga beberapa meter panjangnya.


"peluang kemenangan kalian sangat tipis." ucap Noran.

__ADS_1


"aku tahu, namun itu sudah tugas kami untuk melindungi kerajaan ini, termasuk kota Wensol. jika perlu, nyawa kami akan kami serahkan untuk mempertahankan kota Wensol." ucap jenderal Kuva dengan jelas.


"begitu, jika begitu aku akan membantu kalian." ucap Noran.


Faltra terlihat terus terbang di atas langit, mengitari kota dengan tubuh besarnya. Noran hanya bisa membayangkan, jika burung besar itu berada di suatu kota akan menyebabkan keributan besar.


Noran memimpin pasukan penunggang elang miliknya menuju ke arah prajurit kekaisaran yang datang.


"apapun yang terjadi, terus panah mereka." ucap Noran.


Noran meninggalkan 100 dark order untuk menjaga Lisa, ia tidak ingin gadis itu berada dalam keadaan berbahaya.


perlahan, gerbang utama terbuka. 400 goblin rider yang ada segera melesat dan berlari bersama Noran. 500 falcon rider yang ada terbang dan di pimpin oleh Faltra.


"kami akan membantu anda tuan!" ucap Sin.


Sin dan yang lainnya melesat mengejar Noran yang berada di barisan terdepan. mereka hanya bisa tersenyum kecut melihat tuan mereka semakin cepat dalam bergerak.


2.000 prajurit Barliester yang ada mereka perintahkan untuk menjaga kota. menghadapi 90.000+ pasukan kekaisaran hanya akan membuat mereka terbantai.


di medan perang...


"tuan! anda terlalu cepat!" ucap Toun.


ia berada paling belakang di antara kelimanya. anehnya, meski ia seorang shieldbearer ia mampu bergerak cukup cepat.


"kenapa kamu ikut berlari?" ucap Noran sembari tersenyum.


"mana bisa aku membiarkan mereka mengejekku!" ucap Toun sambil tersenyum.


"kalau begitu, mari serang mereka!" ucap Noran.


"baik tuan!" jawab keempatnya.


dengan Noran berada di sisi paling depan, lalu Sin di sisi kanan dan Mike berada di sisi kiri. ada Ruli berada di belakang ketiganya dengan Toun berada di barisan belakang.


jenderal yang memimpin pasukan mengerutkan kening mereka, ia menghentikan pasukannya dan melihat debu di kejauhan.


"sebuah pasukan?" gumamnya.


"ada apa jenderal?" tanya seorang komandan.

__ADS_1


"sepertinya mereka mengirimkan pasukan." ucap sang jenderal.


"mengirimkan pasukan?" ucap seorang komandan.


__ADS_2