7 KINGDOMS : conqueror

7 KINGDOMS : conqueror
58.pelatihan tiga minggu


__ADS_3

Keesokan harinya, keempatnya tengah bersiap untuk mengikuti pembelajaran. Mengenakan seragam akademi, mereka berjalan menuju ke ruang kelas.


Ada cukup banyak kelas di akademi ini, ada 10 kelas dengan masing-masing kelas di tempati oleh 50 murid.


Akademi ksatria berbeda dengan militer kerajaan, mereka memiliki kasta yang lebih tinggi dari para tentara.


Dalam akademi ini, mereka dilatih untuk memimpin para tentara kerajaan. Kini keempatnya telah sampai di ruang kelas.


Mereka segera duduk di tempat duduk yang ada, ruang kelas ini lebih mirip dengan teater romawi kuno yang berundak.


Seorang pria memasuki ruang kelas, itu adalah guru mereka, Master Wilberd. Master Wilberd merupakan seorang ksatria berlevel 110, yang bisa di bilang cukup tinggi.


Master Wilberd menjelaskan tentang ksatria, seberapa tinggi posisi mereka di kerajaan, tugas dan berbagai hal lainnya.


Hampir satu jam ia menjelaskan keseluruhan tentang ksatria, setelah menjelaskannya, ia mulai memberikan sebuah pedang besi kepada setiap murid.


"Hari ini, aku akan mengajari kalian teknik pertempuran dasar, pakai zirah kalian dan pergi ke lapangan latihan. " ucap master Wilberd.


Para murid segera mengambil zirah mereka dan memakainya, dengan pedang satu tangan tergantung di pinggangnya.


Para murid kemudian keluar menuju ke lapangan pelatihan, di sana Master Wilberd telah menunggu.


"Pelatihan pertama kita adalah permainan pedang, aku akan mengajari kalian sebuah skill dasar pertempuran, yaitu skill Wind Slash." ucap master Wilberd.


Master wilberd mengambil posisi tegap, dirinya memandang target jerami dengan serius.


"Wind Slash!" ucap Master Wilberd sembari mengayunkan pedangnya.


Bilah angin yang tajam melesat ke arah target, memotongnya menjadi dua dengan rapih.


"Ini adalah skill dasar untuk para knight, selain ini, ada dua skill dasar lainnya, yaitu Arms Strenghtening dan Armor Break." ucap Master Wilberd.


Kebanyakan para murid yang ada adalah rakyat kerajaan, hanya beberapa bangsawan yang masuk ke akademi ini, terlebih mereka adalah pewaris kedua dan dibawahnya, tidak ada pewaris pertama di sini.


Pewaris pertama atau kandidat penerus mereka akan dimasukkan ke akademi penyihir kerajaan, selain kekuatan para penyihir juga memiliki posisi yang tinggi, setidaknya setara dengan bangsawan tingkat marquess.


Para murid kemudian di persilahkan untuk mencoba skill baru mereka, puluhan target jerami terlihat berjajar di lapangan ini.


"Setidaknya mereka akan mampu melukai target ini beberapa inci dalamnya." gumam master Wilberd.


"Wind Slash!" teriak seorang murid.


Teriakan lain terdengar, puluhan bilah angin yang pucat melesat lurus ke arah target, melukai mereka beberapa inci dalamnya.


Untuk menebas menjadi dua, skill Wind Slash setidaknya harus mencapai level 3.

__ADS_1


[Ding! Skill baru terdeteksi! Skill : wind slash! Tambahkan ke daftar skill?


Ya / tidak ]


"Ya!"


Noran juga mencoba, ini sama seperti dengan para murid lainnya, hanya mampu melukai target.


Selama seharian mereka mencoba skill baru tersebut, membuat seluruh murid kelelahan, mereka hanya memiliki kapasitas mana sebesar 5.000 mana, dengan skill wind slash menggunakan 100 mana, membuat mereka hanya mampu menggunakannya 50 kali.


Sementara Noran mampu menggunakan hingga 180 kali, ini karena perbedaan level mereka.


"Hah.. Ini melelahkan." ucap Bon.


Bon dan Lira terlihat terkulai lemas di atas lapangan, sementara Ash masih terus berlatih dengan keringat yang membasahinya.


"Kita sudahi latihan ini, kita akan melanjutkan besok." ucap master Wilberd.


"Baik master!" ucap para murid.


Noran, Ash, Lira dan Bon kembali ke kamar mereka, membersihkan diri dan berganti pakaian.


Karena sudah waktu makan malam, mereka pergi ke kafetaria akademi, ada cukup banyak orang disini, kebanyakan meja telah penuh.


Seperti membaca pikiran Noran Ash menunjuk ke satu set tempat duduk di bawah pohon, yaitu 4 kursi dan sebuah meja dari batang kayu yang di potong.


"Kita bisa duduk di sana." ucap Ash.


Keempatnya lalu mengambil makanan mereka, Noran menyadari selain ksatria laki-laki, di sini juga ada ksatria perempuan.


Mereka berjumlah 50, satu kelas ksatria khusus perempuan. Semua ksatria ini memiliki paras cantik dan anggun, satu orang yang menarik perhatian Noran, yaitu seorang gadis berambut pirang kecoklatan.


"Dia ada disini?" Noran terkejut.


Ia tidak menyangka dapat bertemu Lisa di sini, sebelumnya ia berpikir jika Lisa akan masuk ke akademi penyihir.


"Ada apa?" tanya Ash.


"Tidak, tidak ada." ucap Noran.


Ash memandang ke arah Noran memandang, melihat gadis cantik dengan rambut pirang kecoklatan, ia hanya tersenyum.


"Menarik." ucap Ash.


Keduanya berjalan ke bawah pohon dan mulai menikmati makanan mereka, setelah makan, mereka kembali ke kamar dan tidur.

__ADS_1


...


Satu minggu berlalu, kini skill Wind Slash miliknya telah berada di level 5, dimana mampu menebas 5 orang sekaligus. Skill ini akan berguna dalam pertarungan.


Kali ini, Master Wilberd mengajarkan skill lainnya, yaitu skill Armor Break, skill yang mampu menghancurkan armor musuh.


Saat di tingkat awal, itu hanya mampu menghancurkan armor Rare, tingkat intermediate mampu menghancurkan armor tingkat Super Rare, tingkat mastery mampu menghancurkan armor tingkat Epic, tingkat grandmastery mampu menghancurkan armor tingkat super epic.


Untuk armor tingkat legendary, akan membutuhkan skill yang lebih kuat, yaitu skill : Destruction Gear.


Hanya keluarga kerajaan yang memiliki skill ini. Selain itu, penggunaan mana lebih besar, sekali penggunaan mampu menyerap 1000 mana.


Seminggu berlalu, kini level skill Armor Break milik Noran menyentuh level 5, seementara skill Wind Slash miliknya mencapai level 7.


Minggu ketiga, Master Wilberd mengajari mereka skil terakhir, Arms Strenghtening, skill yang memperkuat tangan dan meningkatkan kerusakan.


Alasan ia mengajarkan ini paling akhir adalah, membiarkan para murid terbiasa dengan kekuatan mereka dahulu.


Satu minggu berlalu, kini skill Arms Strenghtening miliknya telah mencapai level 3, membuatnya mampu meningkatkan kekuatan ayunan sebesar 3%, sepertinya setiap Level meningkatkan kekuatan serangannya sebesar 1%.


[Ding! Skill Taming naik level! Level saat ini : 8! Penguasaan : 690/800 ]


Sudah tiga minggu sejak ia mendapatkan dua skill baru, Noran memutuskan untuk mengecek kedua skill miliknya.


[One Handed Sword : low


Penguasaan : level 3 ( 10 / 300 )


Sebuah skill yang mampu meningkatkan keahlian berpedang pengguna dan meningkatkan 100 damage setiap level. ]


[Enchanting : low


Penguasaan : level 1 ( 0/100 )


Sebuah skill produksi yang mampu menambahkan efek sihir ke dalam senjata, armor maupun aksesori.


Setiap level mampu meningkatkan 1% efek Enchanting, ]


"Ini luar biasa!" gumam Noran.


.............................................................


Mohon maaf jika kurang memuaskan, ini karya pertamaku, silahkan di vote dan komen ya? Makasih.


.............................................................

__ADS_1


__ADS_2