7 KINGDOMS : conqueror

7 KINGDOMS : conqueror
142.kota kristal!


__ADS_3

Noran berdiri di depan istana kekaisaran, kini istana terasa lebih sepi dan dingin dari sebelumnya yang nampak hidup.


masih banyak penduduk yang ketakutan, takut di bunuh oleh pasukan kerajaan Rosvelt yang datang.


"bagaimana denganmu? apakah kamu ingin pulang ke rumahmu?" tanya Noran.


Noran memandang gadis elf di hadapannya, ia hanya merasa kasihan saat melihat gadis itu tertangkap menjadi budak.


"ya, aku ingin kembali." ucap Sylfia.


"aku akan mengantarmu, namun aku harus kembali dahulu." ucap Noran.


Sylfia mengangguk. Noran kemudian melangkah turun, menuju Faltra yang berada di tengah lapangan luas ini.


ratusan goblin, night falcon dan windwolf berbaris rapi. 20 troll yang ada berbaris memanjang seakan menjaga jalan Noran menuju ke arah garuda.


"kita akan segera kembali ke kota Kristal." ucap Noran.


semua monster mengangguk, Noean kemudian naik ke atas Faltra, dengan Sylfia duduk di bagian belakangnya.


kepakan sayap besar membuat debu berterbangan, perlahan mereka terangkat ke langit.


ratusan night falcon juga terbang, yang membuat Noran sedikit terkejut adalah beberapa night falcon berkerumun dan memangkat sebuah bak besar.


di dalam bak, para troll duduk dengan tenang. ia penasaran sejak kapan mereka memikirkan hal ini.


ratusan night falcon terbang dan mengikuti garuda yang perkasa. ratusan goblin rider segera berlari meninggalkan ibukota lebih dahulu.


setelah cukup jauh, Faltra melesat dengan kerumunan besar night falcon di belakangnya. sepanjang perjalanan, harimau kecil terus menempel pada Noran.


sesekali mereka berhenti di hutan untuk menangkap beberapa hewan sebagai makanan.


dua hari berlalu...


kini mereka telah tiba di kota kristal. kota terlihat lebih hidup dari sebelumnya.


kini, kota kristal telah di tempati sekitar 25.000 penduduk.


[Nama : kota Kristal


Tingkat : kota kecil


Petugas : 10 / Prajurit : 1.000 / Penduduk : 25.000 / Pajak : 2.500 koin emas perbulan ]


Noran terkejut, sepertinya kota ini berkembang dengan sangat baik. garuda terus melesat, meleeati gerbang kota yang tinggi dan kokoh.


para prajurit kota memandang kawanan burung besar di atas mereka. banyak anak anak kecil yanh tengah berlarian berhenti ketika melihat garuda.


"burung api yang besar!" ucap seorang anak kecil.

__ADS_1


"burung yang kuat! siapa di atasnya?" ucap seorang anak kecil lainnya.


banyak pendusuk lainnya menatap dengan penasaran, beberapa dari merrka hanya memandang dengan rasa hormat dan kagum.


mereka yang mebgwtahui siapa sosok di atas burung api adalah penduduk yang telah ada lebih awal.


gerbang utama segera terbuka, ratusan windwolf melaju dengan prajurit berzirah hitam di atasnya. semua kereta maupun pejalan kaki menyingkir dan memberikan jalan.


menyaksikan iring-iringan yang menakjubkan ini, mereka merasa penasaran siapa sosok yang memimpin mereka.


faltra melayang di atas langit sebelum perlahan turun di halaman mansion yang mewah. hembusan debu membuat pakaian mereka berkibar.


"tuan, anda telah kembali." ucap Grim.


pelayan tua dengan pakaian butler hitam putih, serta rambut putih di sisir kebelakang membuatnya nampak lembut dan bijaksana.


"ya, saya kembali." ucap Noran.


"saya akan menyiapkan makan siang tuan." ucap Grim.


dirinya pergi meninggalkan Noran, ia hanya tersenyum saat melihat gadis cantik di sisi Noran.


"siapa mereka?" tanya Sylfia.


ia bersembunyi di belakang Noran, sepertinya gadis ini masih merasa takut dengan manusia lainnya.


"Noran!"


Noran hanya tersenyum memandang pada ketiga gadis itu. Alice, Esline dan Lisa tersenyum memandang Noran.


setelah beberapa saat, mereka memandang ke arah gadis elf yang bersembunyi di belakangnya.


"siapa gadis itu?" tanya Esline.


"dia? akan ku ceritakan di dalam. lebih baik kita masuk dahulu." ucap Noran.


semua orang melangkah masuk ke dalam mansion. belasan pelayan muda menunduk ketika melihat Noran dan yang lain masuk.


...


setelah makan siang, Noran menjelaskan asal usul gadis elf itu. ketiganya hanya diam mendengarkan selama Noran berbicara.


"jadi, dia seorang putri?" tanya Esline.


"ya, dia seorang putri. lebih tepatnya, seorang putri snow elf." ucap Noran.


"""snow elf?!"""


ketiganya terkejut. mereka tidak menyangka jika gadis si hadapan mereka adalah seorang putri ras elf, terlebih itu ras snow elf yang terkenal.

__ADS_1


"ya, namanya adalah Sylfia. ia di tangkap menjadi seorang budak di ibukota kekaisaran." ucap Noran.


setiap orang tahu tentang kekaisaran Zugen, kekaisaran dimana sistem perbudakan dikenal secara luas.


ketiganya diam dan merenung, mereka sangat menentang sistem perbudakan itu. Noran mampu merasakan emosi negatif mereka dengan baik.


"sekarang, kekaisaran Zugen telah kalah. tidak akan ada perbudakan di sana lagi." ucap Noran.


"ya!" ucap ketiganya sembari tersenyum.


sepanjang sore, Noran menemani keempat gadis itu berkeliling kota. dengan Grim di belakangnya, sertinya kepala pelayan harus selalu berada di dekat Noran.


"perkembangan kota ini sangat baik, bagaimana dengan perkembangan kota lainnya?" tanya Noran.


"tuan, perkembangan 4 kota lainnya sangat bagus. kini, wilayah barliester memiliki 100.000 penduduk, 50.000 penduduk di kota Turin dan 25.000 penduduk di kota Corton." ucap Grim.


Noran mendengarkan sembari melihat banyak penduduk kota maupun prajurit yang memberikan hormat mereka. Noran hanya tersenyum dan menyapa mereka dengan hangat.


"lalu kota Trinias?" tanya Noran.


"kota Trinias berkembang dengan pesat di bawah pimpinan lord Sin." ucap Grim.


kini, wilayah Barliester dan wilayah Urelus telah menjadi satu, membuat wilayah Barliester menjadi lebih besar.


derapan kuda terdengar dari kejauhan. semua orang berhenti dan memandang kuda yang berlari kencang di kejauhan.


"siapa yang datang?" gumam Noran.


"tuan!" teriakan kerasa terdengar.


Noran melihat siapa yang datang, itu adalah Mike, salah satu dari 4 bawahannya.


"tuan! anda kembali!" ucap Mike dengan senang.


Mike turun dari kuda dan memberikan hormat pada Noran. wajahnya begitu cerah karena kebahagiaan.


"hm, kamu bertambah kuat!" ucap Noran.


"tuan, Ruli dan Toun pasti akan sangat senang. Sin terus mencemaskan anda tuan." ucap Mike.


"mereka mencrmaskanku?" ucap Noran.


"ya tuan, saya rasa mereka akan segera tiba besok pagi." ucap Mike.


"mari tunggu mereka. hari ini, aku ingin kamu memimpinku berkeliling." ucap Noran.


"dengan senang hati tuan." ucap Mike.


mereka berkeliling kota dengan Mike yang memimpin. sore hari, mereka beristirahat di hotel kristal yang mewah.

__ADS_1


setiap orang berada di lantai teratas dengan pelayanan terbaik. karena ini properti milik Noran, mereka tidak perlu mengeluarkan uang.


Noran berbincang dengan Mike dan Grim, sementara para gadis terlihat mulai akrab dan bermain bersama harimau kecil.


__ADS_2