
"bahan tingkat legendaris?!" ucap Noran terkejut.
ia melihat sebuah pedang yang tersimpan di inventory miliknya. itu pedang yang bagus dan nampak keren.
bilah hitam dengan bagian atas merah berbentuk semacam gerigi runcing. lalu, terdapat semacam cakar yang mencengkeram di antara gagang dan bilahnya.
di ujung gagang, terlihat semacam tulang tajam yang runcing. tak lupa terlihat permata merah gelap yang mahal di gagang.
pedang ini nampak begitu mengintimidasi dan berbahaya. Noran memutuskan untuk melihat deskripsi pedang ini.
[demons claw sword : legendaris
durability : 5000 / 5000
damage : 10.000
demons claw sword di buat dari cakar raja iblis sebelumnya. dalam legenda, dikatakan di dalam demons claw sword terdapat kekuatan penghancuran sang raja iblis!
efek : 10% bonus kerusakan terhadap monster / 10% kerusakan ketika melawan ras iblis / menyerap darah musuh untuk pemulihan hingga 10.000 poin ]
"ras iblis?" gumam Noran.
ia tidak menyangka jika pedang ini di buat dari salah satu cakar demonking sebelumnya.
selama ini, ia hanya melihat beberapa ras di kerajaan Rosvelt maupun kota Raine. ras human, ras dwarf, ras elf, ras dragon dan ras beastman.
"apakah ini misi selanjutnya?" pikir Noran.
ia mengeluarkan pedang itu dan melihatnya. aura hitam mengelilingi ruangannya, dan itu begitu pekat.
3 anggota white ghost yang ada melebarkan mata mereka. aura hitam yang kuat dan menekan, tidak salah lagi ini adalah aura dari iblis!
"aura iblis!" pikir ketiganya.
"kita harus melaporkannya pada kaisar!" ucap salah seorang dengan nada lirih.
keduanya mengangguk, mereka lalu pergi meninggalkan restoran Anderson dan melesat menuju istana.
di kekaisaran Zugen, kristal pelindung yang berada di pusat istana berguncang dengan kencang. itu memancarkan aura merah terang.
"apa yang terjadi?!" ucap sang kaisar.
kaisar, jenderal besar dan sang pahlawan memandang kristal itu dengan mata terbuka lebar.
ini tidak salah lagi, itu peringatan bahaya dari ras terkutuk, ras iblis!
"ini ras iblis! mereka telah muncul!" ucap seorang pria berjubah ungu.
dia adalah Sine, penyihir kekaisaran Zugen. dia merupakan salah satu dari 5 kekuatan utama kekaisaran.
__ADS_1
"ras iblis?! merrka telah muncul?!" ucap sang kaisar.
sudah 1.000 tahun berlalu, saat itu kaisar ke-4 mengorbankan nyawanya dan membantu 7 pahlawan menyegel raja iblis.
dalam buku sejarah kekaisaran Zugen, 50% populasi mereka lenyap dalam perang melawan ras iblis. itu menyebabkan kekuatan mereka merosot tiga peringkat.
saat ini, mereka hanya peringkat ke enam dari 7 kerajaan besar. mereka memandang kristal pelindung dengan seksama.
"kenapa kristal tidak menunjukkan lokasi kemunculannya?" ucap sang jenderal.
jenderal kekaisaran Zugen, Zunares. dia juga merupakan kekuatan utama pendukung kekaisaran dan pengikut setia kaisar.
mereka semua memandang kristal dan merasa aneh. ini adalah item legendaris yang dimiliki oleh mereka.
item yang di dapatkan oleh kaisar pertama dengan susah payah dan penuh pengorbanan.
demons detector...
kristal ini mampu melihat lokasi ras iblis di seluruh kekaisaran ini. itu bahkan mampu menunjukkan lokasinya dengan akurat.
...
Noran memandang aura mengerikan itu dan memutuskan untuk menyimpannya kembali. segera, aura hitam lenyap tak bersisa di udara.
'sungguh pedang yang berbahaya!' gumam Noran.
ia tidak menyangka item yang ia dapatkan akan begitu mengerikan. bahkan, ia merasakan kedinginan dan kengerian dari bilahnya yang tajam.
dalam petarungan melawan grey wolf king, armor miliknya telah hancur tak bersisa. selain itu, hidupnya lebih penting bahkan dari ratusan ribu koin emas beserta seluruh item di penyimpanannya.
namun, ia baru berada di tingkat intermediate, masih butuh waktu sebelum ia bisa mencapai tingkat mastery dan mampu menempa senjata legendaris sendiri.
Noran memutuskan untuk membuat pedang dan meningkatkan blacksmithingnya perlahan kembali.
...
di kekaisaran...
sang kaisar, putra mahkota, jenderal besar, penyihir kerajaan, hero of lancer dan sang permaisuri menatap dengan tak percaya.
Kristal itu bergetar dengan kuat sebelumnya. bahkan, itu mengeluarkan cahaya merah yang menakutkan.
namun sekarang kristal itu sangat tenang dan menampilkan kristal transparan yang indah dan mahal. seakan, tidak ada yang pernah terjadi sebelumnya.
"apa yang terjadi?" ucap Zunares.
"dimana iblisnya?" tanya Sine.
Andrew memandang kristal dan merasakan perasaan buruk tentang hal ini. dahulu, ia selalu merasakan firasat buruk sebelum kejadian buruk benar-benar terjadi.
__ADS_1
"yang mulia, tolong perketat penjagaan ibukota. kita harus memastikan keamanan ibukota. saya yakin, ini bukanlah hal sederhana yang bisa kita hadapi." ucap Andrew.
sang kaisar mengangguk, ia juga merasa hal yang sama. ia menyuruh jenderal memperketat penjagaan ibukota.
sementara itu, Sine bersiap untuk memasang penghalang lain di ibukota. dengan penghalang itu, ia yakin tidak akan ada ras iblis yang bisa masuk ke dalam ibukota.
namun, penghalang itu hanya bisa membatasi iblis rendah hingga prajurit iblis. untuk jenderal iblis dan raja iblis, ia tidak bisa menjaminnya.
...
dua hari berlalu, 10.000 ingot besi yang ada telah ia ubah menjadi senjata tingkat Super Epic. semuanya memiliki bentuk yang sama.
bahkan, ia telah meningkatkannya dengan peningkatan penuh. damage booster tahap 3, itu sudah cukup menurutnya.
Noran memeriksa kedua skill miliknya, kini levelnya telah menyentuh tingkat mastery.
begitu juga dengan skill Enchanting miliknya. kini, ia bisa memperkuat hingga 4 lapis.
di saat ia bersiap untuk membuat armor barunya, sebuah ketukan terdengar dari pintu ruangan. Noran segera menyimpan seluruh senjata yang telah ia buat ke dalam penyimpanan.
"masuklah." ucap Noran.
pintu perlahan terbuka, menunjukkan sosok pria yang cukup tampan dengan pakaian mewah.
senyum lebar terpampang jelas di wajah pria itu. ia melangkah dengan semangat menuju ke arah Noran.
pria tampan dengan pakaian mewah, ia merasa tidak pernah menemui pria itu. mengapa ia terlihat begitu akrab saat melihatnya?
"anda tidak mengenali saya?" ucap pria itu sembari terkekeh.
"siapa kamu?" tanya Noran.
pria itu duduk di hadapannya, ia lalu mengepalkan tangannya dengan erat sembari memukul meja dengan pelan.
"hahaha, tak kusangka anda tidak mengenali saya."
"katakan, siapa kamu?" tanya Noran.
ia merasa sedikit kesal dengan pria ini. ia masuk dan hanya terus tertawa tanpa mengenalkan diri.
"baiklah baiklah, aku akan memperkenalkan diri kembali. aku Tares!" ucapnya dengan bangga.
"tares?" tanya Noran.
ia berpikir sebentar, hingga akhirnya ia mengenali nama yang di sebutkan oleh pria itu. itu pria yang ia temu di bar.
"kamu tares?!" ucap Noran terkejut.
bagaimanapun, penampilan pria ini begitu berbeda. penampilannya di bar begitu buruk, bahkan ia lebih mirip dengan gelandangan.
__ADS_1
namun, saat ini ia sungguh berbeda. penampilannya seperti seorang saudagar kaya yang terhormat.
"ya, ini aku, Tares." ucap Tares.