
"hmph! terlalu sombong!" ucap Andrea sembari bangkit.
dirinya berjalan mendekat ke arah Noran dengan mata tajam, tubuhnya kini di selimuti oleh aura berwarna kuning terang.
Noran perlahan menyalurkan mana miliknya ke kedua tangannya. ia merasa begitu marah saat melihat Andrea berdiri di hadapannya.
"hanya seorang bangsawan rendahan, dan dirimu berani sombong?! humph!" ucap Andrea.
"biar diriku bangsawan rendahan, asal bukan orang yang hanya tahu bersenang senang." ucap Noran sembari tersenyum.
"sialan!" Andrea marah ketika mendengarnya.
tinjunya di lapisi mana keemasan yang bercampur dengan warna biru muda. Andrea mengayunkan tinjunya ke arah Noran.
swush...
melihat tinju yang mengarah padanya, Noran mengaktfikan skill miliknya.
"magic shield!"
perisai bulat transparan muncul di hadapannya, meski cahaya yang ada sangat tipis itu masih sebuag perisai sihir.
bang!
tinju berlapis mana menabrak perisai sihir dengan kuat, membuat perisai sihir bergetar. perisai sihir mengeluarkan retakan kecil di atasnya.
"hentikan." ucap jenderal Reylight.
jenderal Reylight melesat dan berdiri di tengah tengah keduanya. ia mencoba untuk menghentikan pertarungan Noran dan Andrea.
Andrea masih marah melihat tinjunya bisa di hentikan dengan mudah. ia menarik pedangnya dan mengacungkannya pada Noran.
"kali ini, tidak peduli apapun, aku akan membunuhmu. dan akan kupastikan ssmua milikmu menjadi milikku!" ucap Andrea.
dirinya tertawa melihat Noran, tatapan Noran berubah menjadi tajam ketika mendengar ucapan Noran.
Aura tubuhnya perlahan keluar, membentuk semacam pelindung transparan.
"Battle Aura! ini Battle Aura!"
seluruh bangsawan dan ksatria yang ada terkejut. bahkan kaisar dan pangeran pertama juga terkejut.
mereka tahu seberapa sulit untuk mendapatkan Battle Aura, dan lebih sulit lagi untuk meningkatkannya menjadi lebih kuat.
Battle Aura yang ada di hadapan merek semakin tebal dan semakin kuat, hingga membuat semua orang terkejut seberapa tebal battle aura milik Noran.
Andrea hanya tersenyum, sepertinya rencananya kali ini berhasil. ia juga melepaskan Knight Aura miliknya.
Knight Aura yang berada di tingkat mastery begitu kuat. sebagian besar orang yang hadir tidak bisa menahan tekanan keduanya, nafas merska menjadi lebih sesak.
"bawa semua orang keluar." ucap jenderal Reylight.
Kaisar dan beberapa orang kuat lainnya mengaktifkan Aura mereka, meski tidak sekuat milik keduanya namun itu mampu mengurangi tekanan yang muncul.
"hentikan pertarungan kalian sekarang juga." ucap sang jenderal.
"hentikan? itu tidak mungkin. hari ini, aku akan memastikan untuk membunuhnya." ucap Andrea.
__ADS_1
Noran terus diam, memandang Andrea penuh kebencian. ia tidak memiliki satupun kesan baik pada dirinya lagi.
"siapa yang membunuh siapa masih belum di ketahui." ucap Noran.
shrink...
demon claw sword dan golden royal armor muncul, terpasang di tubuh dan tangan Noran dengan erat.
"itu sudah jelas, aku yang akan membunuhmu!" ucap Andrea.
armor legendaris muncul dan melapisi tubuhnya, sebuah armor yang menutupi seluruh tubuh kecuali bagian kepala yang tetap terbuka.
Andrea segera melesat menuju ke arah Noran, pedang bersinar dengan cahaya kekuningan dan mengeluarkan suara desisan.
pschhhhh.... pschhhh....
"holy technique : thunder slash!"
bilah tajam melesat menuju Noran, sinar terang membuat ruangan nampak begitu menyilaukan.
"wind slash!" teriak Noran.
bilah tajam melesat menuju ke arah Andrea. Noran segera menggunakan skill Acceleration miliknya dan menghindar.
shing!
bilah angin lenyap saat menyentuh pedang Andrea. tidak ada dampak yang terlihat pada Andrea.
Andrea terus melesat menuju kr arah Noran, kecepatannya luar biasa. dalam waktu singkat, dirinya berada di hadapan Noran.
"holy slash!" ucap Andrea.
seluruh skill peningkatan ia gunakan, membuat ia berada di level yang sama dengan Andrea.
wush..
keduanya melesat melewati pintu ruangan dan terus melayag keluar.
buumm!!
keduanya terbanting dan menabrak dinding benteng dengan kuat. terlihat cekungan cukup besar di benteng istana.
semua orang bergegas keluar dan melihat apa yang terjadi. debu yang ada terlalu tebal, membuat mereka tidak bisa melihat apapun.
shua..
keduanya melesat mundur dan memandang satu sama lain dengan permusuhan.
8 bola api melayang di samping Noran, melayang dan mengeluarkan desisan terbakar.
di sisi lain, petir kuning terus menyala di sekujur tubuh Andrea. terlihat dua bola petir kekuninga melayang di sampingnya.
Noran melemparkan dua bola api miliknya menuju ke arah Andrea. bola petir juga melesat lurus, mengincar tubuh Noran.
"meledak!" ucap Noran.
buumm!!
__ADS_1
dua bola api meledak, melenyapkan sebuah bola petir dan membuat sekitarnya terbakar api merah yang panas.
bola petir lainnya terus melesat dengan cepat menuju ke arah Noran. Noran melemparkan bola api lainnya dan melesat kearah Andrea.
boomm boomm
bola bola api meledak melenyapkan bola petir yang cukup besar. dalam sekejap, Noran telah berada di depan Andrea.
sting!
kedua pedang berbenturan dengan keras, keduanya terus bertukar serangan dengan kecepatan tinggi.
semua orang yang melihat tidak bisa melihat pertarungan jelas, mereka hanya melihat bayangan kabur kedunay bertarung di halaman kastil yang luas.
sting!
keduanya brrtumbukan dan terdorong mundur beberapa meter jauhnya. tubuh Noran kini di penuhi luka-luka goresan pedang.
Andrea juga kehabisan nafas dan terlihat lelah, ia mulai mengatur nafasnya. tidak ia sangka bangsawan rendahan di hadapannya akan sekuat itu.
Noran mulai mengaktifkan satu persatu skill yang ia miliki.
"One handed sword!"
"Silent step!"
...
sinar keemasan keluardari mata kanan Noran, mengubah pupil hitam menjadi berwarna keemasan dengan simbol aneh di dalamnya.
radius sepuluh meter mengeluarkan sinar redup keemasan. tidak ada yang mampu melihatnya kecuali Noran sendiri.
'sialan! akan kubunuh kamu hari ini juga!' pikir Andrea.
Noran bisa mendengarkan isi hati Andrea saat ini, namun batas waktunya hanya beberapa menit saja.
"divine slash!" teriak Andrea.
pilar keemasan berdiameter lima meter muncul dari langit. puluhan petir berdesis di sekitarnya dan melilit satu sama lain.
tinggi pilar mencapai puluhan meter dengan puncak yang tertutup awan gelap.
"haaaaaa!!"
pedang miliknya terlihat bergitu berat saat di turunkan dari posisi tegaknya.
pilar raksasa ikut bergetar dan turun sesuai dengan holy thunder sword. kekuatan luar biasa turun dan menekan seluruh orang yang ada.
Noran merasakan seluruh tubuhnya kini di tekan dengan banyak benda berat, tidak mampu bergerak satu centi pun.
"tekanan ini terlalu luar biasa!" ucap seorang ksatria.
semua orang di paksa berlutut dan tunduk dengan tekanan tirani. Noran menyalurkan mana miliknya pada Armor yang kuat ini.
golden royal armor!
zirah bergetar karena mana yang berputar. dalam beberapa saat cahaya kebiruan bercampur merah menyelimutinya.
__ADS_1
aaooo!!!
jiwa grey wolf king berukuran raksasa meraung ke langit. itu adalah jiwa grey wolf king!