
"apa?!" ucap Noran terkejut.
dengan kedua potion itu, ia yakin ia mampu menaikkan kapasitas mananya hingga dua kali lipat.
selain itu, dengan HP potion tingkat atas, ia sekarang yakin bisa menyembuhkan Duchess Emma.
Noran sudah tak sabar menantikan saat ia berhasil mencapai tingkat grandmastery dan mampu membuat potion tingkat penuh.
"mungkin tak lama lagi Duchess Emma bisa sembuh." gumam Noran.
...
keesokan paginya...
sembari menunggu kabar dari Tares, Noran memutuskan untuk kembali ke dalam hutan. ia berencana untuk menaklukan Grey Wolf King yang ada.
meski itu bukan divine monster, monster peringkat king tidak bisa dianggap remeh begitu saja.
selain level mereka yang mencapai 500, monster peringkat king juga memiliki banyak bawahan, yang membuatnya lebih susah untuk di jinakkan.
"tuan, anda berencana menjinakkan monster peringkat king?" tanya Seth.
"ya, itu akan menambah kemampuan tempurku." ucap Noran.
"tapi, bukankah itu berbahaya? tuan harus melawan monster yang tak terhitung jumlahnya sebelum berhadapan dengan monster peringkat king.
selain itu, monster peringkat king memiliki kekuatan besar dan kecerdasan yang tinggi. mereka mampu berpikir layakny manusia." ucap Seth.
"bukankah kamu memiliki kemampuan dalam menghadapi serangan fisik?" ucap Noran.
"memang benar saya memiliki resistensi terhadap serangan fisik, namun untuk monster berperingkat berbeda.
mereka selalu menyerang dengan lapisan mana, membuat serangan mereka bertipe serangan sihir.
dan tak menutup kemungkinan monster berperingkat mengeluarkan serangan sihir." ucap Seth.
"levelmu juga masih rendah, sudah waktunya bagimu untuk menaikkan level." ucap Noran.
dirinya pergi menuju ke hutan, mencari letak grey wolf king berada. karena ia telah menandainya di peta, tak butuh waktu lama sebelum dirinya tiba di sana.
grey wolf king terlihat berbaring dengan sebuah potongan daging besar di hadapannya. 20 grey wolf tyran mengelilinginya dan memandang sekitar dengan tajam.
grey wolf tyran bertugas menjaga raja mereka dari serangan monster maupun ras lainnya. di sekitar mereka, terdapat ratusan grey wolf cheif dan puluhan ribu grey wolf di barisan terluar.
"tuan, akan sulit menangkapnya." ucap Seth.
"memang, aku tidak mengatakan ini mudah. namun, ini layak untuk di coba." ucap Noran.
"tuan, anda yakin?" tanya Seth.
__ADS_1
"ya, sebaiknya kamu segera bersiap untuk bertarung sekarang." ucap Noran.
kabut putih muncul di sampingnya, menebal dan membentuk tubuh manusia. tak lama, sesosok bangsawan tampan dan gagah terlihat.
dengan tubuh transparan miliknya, Seth memegang soul weapon miliknya. setiap soul guardian memiliki soul weapon mereka sendiri.
"bagus, sekarang kita akan memulainya." ucap Noran.
Noran dan Seth kemudian berjalan keluar dari pepohonan yang rimbun. kedatangan keduanya memancing perhatian seluruh grey wolf.
"manusia..." seekor grey wolf tyran menggeram.
semua grey wolf tyran menjadi waspada dan mengambil posisi untuk melindungi grey wolf king.
"manusia? apa yang kau lakukan disini?" ucap grey wolf king.
Noran berhenti, memandang monster berekor tiga itu dengan tenang. mata ketiga grey wolf king bukan sekedar hiasan, itu memiliki fungsi untuk mendeteksi gerakan musuh.
"aku kesini untuk menjinakkanmu." ucap Noran.
"menjinakkanku? aku tidak yakin kamu bisa mendekatiku sebelum melawan seluruh bawahanku." ucap grey wolf king.
Noran hanya tersenyum memandang ke arah grey wolf king. di hadapannya adalah monster kuat, yang memiliki potensi menjadi kekuatan tempur baginya.
"meski mati, ini layak untuk di coba. Seth, sudah waktunya untuk menaikkan kekuatanmu." ucap Noran.
"baik tuan." ucap Seth.
puluhan grey wolf segera melesat dan menyerang ke arah keduanya. dengan perbedaan level yang signifikan, keduanya berhasil menghindari serangan para grey wolf.
grey wolf king beserta bawahannya menyaksikan para grey wolf yang menyerang seorang manusia dan seorang ghost warrior.
"seorang manusia memiliki rekan ghost warrior? menarik." gumam grey wold king.
sudah 300 tahun ia hidup di hutan ini, mengatur kawanan grey wolf untuk tetap mendominasi di wilayah ini. berbagai monster telah ia lihat dan lawan, menjadikannya seperti sekarang, monster tingkat king.
Noran dan Seth terus menyerang para grey wolf yang ada, dengan mudahnya keduanya menebas puluhan grey wolf yang mendekat.
ding! membunuh grey wolf! exp+120!
ding! membunuh grey wolf! exp+120!
ding! membunuh grey wolf! exp+120!
...
ding! membunuh grey wolf! exp+120!
aliran exp memenuhi kepalanya, perlahan level keduanya meningkat. ribuan grey wolf terbunuh di tangan keduanya, membentuk gunungan mayat serigala yang cukup tinggi.
__ADS_1
"sepertinya kau cukup kuat." ucap grey wolf king.
ia tahu jika manusia di hadapannya belum menggunakan satupun serangan sihir, itu hanya serangan teknik pedang.
belasan grey wolf cheif melesat dan menyerang mereka. kini, koordinasi grey wolf yang ada menjadi semakin baik.
sebelumnya mereka menyerang secara individu, sekarang mereka menyerang sebagai sebuah kelompok. dalam beberapa saat, keduanya menjadi tersudut.
Noran memperhatikan jika terdapat aura putih melesat menuju ke arah Seth dan masuk ke dalam tubuhnya yang transparan.
"Seth?" ucap Noran.
Seth terus mengayunkan soul sword miliknya lebih kuat, menebas 3 grey wolf secara bersamaan.
[Seth : ghost Warrior
level : 130
70.000 / 70.000]
dalam waktu singkat, Seth telah naik hingga 30 level. Noran kemudian menyerang para grey wolf yang ada.
meski lebih sulit, mereka berhasil membunuh ribuan grey wolf lainnya beserta puluhan grey wolf cheif yang ada.
grey wolf tyran yang ada menjadi geram dengan keduanya. dua grey wolf tyran berukuran raksasa melompat menuju ke arah keduanya.
baduumm....
tanah bergetar dengan kuat karena tubuh besar mereka. salah satu grey wolf tyran mencoba untuk melukai Seth, namun cakarnya hanya menembus udara kosong.
"haish... hampir saja." ucap Seth.
sementara itu, grey wolf tyran lainnya mengarah pada Noran, memukulnya dengan cakar besar miliknya.
trangg!!
ayunan cakarnya berhasil di tahan dengan black sword. melihat ini, grey wolf tyran menjadi semakin marah.
rrooaarrrrrr!!
teriakan keras terdengar dari mulut grey wolf tyran. aumannya begitu mengintimidasi, bahkan tidak ada satupun grey wolf maupun grey wolf cheif yang berani mengangkat kepala mereka.
Noran tidak menyangka jika auman grey wolf tyran mampu memaksa dirinya untuk berlutut seperti ini. dengan satu lutut tertempel di tanah dan kaki lainnya menahan tubuhnya, Noran mencoba untuk bangkit.
dirinya melawan grey wolf tyran dan meningkatkan kecepatan serangannya. kini, keduanya berada di posisi yang setara.
di sisi lain, Seth terlihat terdesak. grey wolf tyran kini melapisi serangannya dengan mana, membuat dirinya mampu melukai Seth.
kini, bar HP Seth hanya tersisa setengahnya. Seth juga tengah berjuang melawan grey wolf tyran di hadapannya.
__ADS_1
"teruslah berusaha Seth!" teriak Noran.