7 KINGDOMS : conqueror

7 KINGDOMS : conqueror
213. 5 monster tingkat king!


__ADS_3

"Guga!!" seorang goblin normal berlari masuk dan berteriak keras.


Para goblin king melihat ke arah goblin yang menerobos masuk, mereka melihat ekspresi panik di wajahnya.


"Gugaga!!" teriak sang goblin.


Kelima goblin king berdiri, bangkit dari kursinya dengan ekspresi tidak percaya.


"Gugagagaga! ( sialan kalian para manusia!) gu... Guguga! (Beraninya.. Beraninya kalian datang!) guga! Gugaga! ( bunuh! Bunuh mereka!)" teriak salah seorang goblin king.


Kelimanya segera bangkit dan keluar dari ruangan mewah mereka, dengan puluhan goblin captain yang menyertai mereka.


Terlihat juga beberapa lusin goblin mage yang kuat. Mereka keluar dan melihat kekacauan dinhadapan mereka.


Sarang goblin raksasa yang makmur ini, kini telah berubah menjadi medan tempur yang sengit.


Pasukan musuh yang berkali kali lipat jumlahnya menyerang tentara Noran dari sisi depan, menampilkan apa yang di sebut lautan musuh.


Noran masih berdiri diam, menyaksikan segalanya dari pinggir lorong gua yang tinggi.


Rambut hitamnya berkibar saat angin lemah menerpanya. Zirah hitam dengan aksen emas murni, serta pedang merah gelap tergantung di punggungnya.


Elang merah bertengger di bahunya, sementara harimau putih berdiri di sisi Noran dan menunjukkan cakarnya yang tajam.


Seth dan pasukan ghost warrior terus menerobos barisan goblin, membunuh banyak goblin tanpa satupun keraguan.


Sebagai makhluk yang telah mati, mereka tidak memiliki ketakutan atau emosi apapun. Satu persatu para goblin di hadapan mereka di bantai dengan kejam.


Di sisi lain, para prajurit goblin milik Noran terus berbaris rapi dan menjatuhkan goblin liar dengan formasi phalanx mereka.


Prajurit manusia miliknya juga melakukan hal yang sama, meskipun kecepatan mereka lebih lambat.


"Guga!"


Teriakan lantang terdengar dari kejuhan, membuat Noran menoleh untuk melihat sumber teriakan itu.


Seorang goblin bermahkota, dengan jubah dari bulu berwarna hitam. Sosoknya menunjukkan aura pemimpin yang tegas.


Noran melihat lebih dekat, menyaksikan ada 4 sosok lain yang berpenampilan serupa. Di belakang mereka, banyak terlihat goblin bertubuh kekar dan besar.


Masing masing mengenakan zirah yang baik dan dalam set penuh, dengan pedang tergantung di pinggang mereka.

__ADS_1


Setelah teriakan salah satu goblin bermahkota, para goblin berzirah segera berlari. Sementara itu, belasan bola api berwarna merah gelap melayang di udara.


"?!!!"


Sin dan Mike menatap dengan mata melebar, belasan bola api itu terlihat berbahaya.


Noran segera mengangkat tanganya, memunculkan 3 bola air berukuran besar. Bola berwarna biru berputar crpat di udara, sebelum terlempar ke arah bola-bola api yang ada.


"Kalian berdua! Bergerak dan lindungi sebanyak mungkin pasukan!" teriak Noran.


Faltra segera terbang mengembangkan sayapnya sebelum naik ke atas gua, menyebarkan sayapnya yang menyala.


Sin dan Mike segera pergi, melindungi para goblin dan prajurit yang begitu berharga.


3 bola api telah menghilang dan menghasilkan kabut tebal bagi kelompok goblin king. Namun, masih ada sekitar 16 bola api yang menyebar ke kedua pasukan, beberapa yang lain di lepaskan secara acak.


Noran berlari ke arah depan, mengejar pasukan hantu yang di pimpin Seth. Trevis segera mengikutinya sebelum membuat Noran menunggang di atasnya karena geraka Trevis.


Graooo!!


Auman harimau yang keras membuat gua bergetar, menunjukkan dominasinya sebagai raja para harimau.


Noran terus melepaskan wind slash miliknya sementara Trevis mengayunkan cakar dan taringnya pada setiap goblin yang berani mendekat.


Boomm boom boommm!!


Bola bola api yang berhasil lolos, membuat jembatan gantung yang di lewati para goblin dan prajuritnya terputus.


2000 pasukan terlatih dengan peralatan tempur terbaik, terjun bebas belasan meter tingginya.


Bunyi gedebuk terus terdengar di ruangan, membuat Noran merasa geram dan marah.


Ia segera mengeluarkan bola api terbesar yang ia bisa. 10 bola api berdiameter 3 meter menyala dengan ganas.


Api di tengahnya berwarna biru, kontras dengan api di permukaan yang merah cerah.


Dengan sapuan tangannya, 10 bola api mengarah ke segala arah. Bola api menabrak dinding gua raksasa dan meledak dengan keras.


Getaran kuatnya membuat gua berguncang dengan keras, tidak sedikit pasukan dari kedua sisi yang jatuh dan kehilangan keseimbangannya.


Noran melompat dari punggung Trevis dan menarik pedangnya, semua skill miliknya ia aktifkan saat ini, membuat kekuatannya meningkat pesat.

__ADS_1


Dirinya melesat dengan kecepatan tinggi, seakan angin topan baru saja berhembus. Di lintasan yang di lewati Noran, para goblin berjatuhan dengan bekas tebasan di tubuh mereka.


Sejumlah besar goblin lainnya kini bergabung, menambah jumlah musuh Noran dan pasukannya.


Masing-masing goblin captain memimpin 10 goblin chief dan 100 goblin normal.


Jika goblin chief terlihat seperti komandan pasukan, goblin captain terlihat seperti jenderal pasukan yang memimpin pasukannya dengan berkali-kali efisiensi yang lebih baik.


Di bawah arahan para goblin captain, goblin chief dan goblin normal bertempur lebih ganas dan mematikan.


Gerakan mereka seakan terkoordinasi dengan baik, di tengah kekacauan kelompok mereka.


Sin kini berusaha keras untuk melawan para goblin yang mendekati dirinya dan pasukannya, jumlah mereka terlalu banyak untuk di atasi seorang diri.


Meski berkali-kali dirinya melepaskan skill miliknya dan membunuh cukup banyak goblin, ada terlalu banyak yang datang.


"Arrrggghhh!!"


Jeritan kesakitan terdengar di udara, para prajurit yang terjatuh di tanah yang mencoba untuk bangkit kini di kelilingi oleh para goblin.


Satu persatu para prajurit fi bunuh di bawah berbagai senjaat mereka. Sin masih berusaha mendekat ke arah pasukannya dan melindunginya, namun terlalu banyak goblin yang menghadangnya.


Situasi yang sama juga di hadapi oleh Mike, ia terus berpindah tempat dan menggorok lebih banyak goblin, berharap membuat mereka menyerah untuk mendekat.


Noran merasa marah waktu demi waktu mendengar semakin banyak teriakan yang terdengar. Bawahannya berjatuhan satu demi satu, bagaimana bisa ia menjadi tenang?!


Ratusan prajurit manusia dan goblin terbunuh dalam waktu singkat, membuat Noran sangat marah saat ini.


Ia merapal mantera sekuat yang ia bisa, membuat banyak bola api dan bilah angin bermunculan, memborbadir pasukan goblin yang ada.


Beberapa kali terlihat bola air menengelamkan goblin dan membuatnya terbunuh karena kehabisan nafas.


Pandangannya tertuju psda podium tinggi di sisi tebing gua, melihat 5 sosok yang menyeringai lebar.


Noran kini menyadari, mengapa msi penaklukan goblin king kali ini adalah misi S. Meski sebelumnya tidak ada misi yang sama ketika Yuzan menaklukan goblin king lainnya.


5 goblin king dalam satu tempat?! Bagaimana itu mungkin?!


Hanya satu dari mereka membuat kerajaan kecil terguncang hebat. Bahkan seorang Duke harus menguatkan mental mereka untuk membunuh monster tingkat king.


Namun, ia tidak peduli dan hanya ingin membunuh semua goblin king itu.

__ADS_1


__ADS_2