
"kita akan segera bergerak." ucap Noran.
dihadapannya, 50 ksatria berzirah hitam telah berbaris dengan rapi. di armor helm mereka terlihat dua tanduk hitam legam yang tajam.
dalam persiapan ini, Noran memberikan mereka perlengkapan tingkat Super Rare dengan peningkatan penuh.
Noran kemudian keluar dari restoran dan pergi melesat menuju ke kediaman lord kota.
di depan gerbang, dirinya di sambut dengan baik dan segera masuk ke dalam mansion.
lord kota Raine, tuan Fraley tengah duduk dan memakan beberapa daging tusuk di temani oleh dua wanita cantik.
"saudara, apa yang kamu butuhkan sehingga datang kemari?" tanya Fraley.
ia merasa antusias dengan kedatangan Noran, itu karena terakhir kali Noran memberinya 3.000 koin emas tanpa berkedip.
"tuan Fraley, ada sesuatu yang aku butuhkan darimu." ucap Noran.
"jangan panggil tuan, panggil saja saudara Fraley. apa yang kamu butuhkan saudara?" tanya Fraley.
"bisakah anda membantu saya membeli tanah di ibukota? saya ingin membuka toko di sana." ucap Noran.
"ibukota? saudara ingin membuka toko disana? tapi, harga toko di sana sangat mahal." ucap Fraley.
meski pendapatan restaurant yang Noran buka cukup tinggi selama seminggu ini, namun Fraley merasa itu akan sulit di ibukota.
ada banyak toko makanan dan kedai terkenal di sana. membuka toko baru akan sangat sulit.
"ya, aku akan membuka sebuah toko di sana. bisakah saudara membantuku?" tanya Noran.
"baiklah, saya memiliki seorang kenalan, mungkin ia bisa membantumu. tunggu sebentar." ucap Fraley.
ia memanggil seorang pelayan untuk mengambil sebuah kertas dan tinta, dirinya mulai menulis di atas kertas menggunakan tinta dan bulu.
setelah cukup lama, akhirnya Fraley selesai. itu sebuah surat, Fraley memberikannya pada Noran dan menyuruhnya pergi ke pemukiman kumuh di sebelah barat kota.
"pergilah ke barat kota, temui seorang pria berlengan satu disana. aku yakin, ia akan mampu membantumu.
kamu bisa menemukannya di sebuah kedai sederhana di kawasan pemukiman kumuh." ucap Fraley.
sesuai dengan pesan Fraley, Noran kemudian pergi menuju ke wilayah barat kota Raine. pemukiman yang ada memang kumuh dan begitu tidak teratur.
banyak para pengemis maupun rakyat miskin yang terasing di tempat ini. beberapa kali Noran bertemu dengan para perampok dan pencuri.
tempat ini seperti sarang penjahat dari kota Raine. tidak banyak orang yang terlihat berjalan di sekitaran area ini.
Noran kemudian mencari pria yang dimaksud oleh Fraley. setelah beberapa lama berkeliling, ia akhirnya menemukan sebuah kedai, itu adalah sebuah kedai bir.
Noran kemudian melangkah masuk, terlihat banyak pasang mata melihat ke arahnya dengan tajam.
Noran memandang setiap orang yang ada. mereka semua memiliki papan status berwarna kekuningan, menunjukkan jika mereka memiliki beberapa catatan kriminalitas.
perampok...
__ADS_1
pencuri...
perampok...
perampok...
penjual budak...
penipu...
berbagai title penjahat dapat ia temukan di sini, meski kebanyakan merupakn title kejahatan ringan maupun sedang.
Noran memandang seorang pria yang duduk di salah satu kursi, terlihat pria itu tengah menenggak sebuah bir.
"puhah~ sungguh menyegarkan." ucap pria itu.
"oi! kamu belum membayar selama satu bulan ini, jangan harap kamu bisa berhutang lagi." ucap sang bartender.
"buh, berisik sekali! tenanglah, aku pasti akan membayarnya nanti." ucap sang pria lagi.
"hah~ berbicara dengan orang mabuk sungguh tidak berguna." desah sang bartender.
ia pergi dan mulai meracik minuman lainnya. Noran melihat papan nama pria itu, nama si pria persis seperti yang di beritahukan oleh Fraley.
"pria itu?" gumam Noran.
Noran kemudian duduk di kursi yang ada, kini si pria itu berada tepat di sampingnya.
"baik." jawab sang bartender.
Noran memandang pria itu, yang masih menenggak bir miliknya. penampilannya begitu buruk dan lusuh, dengan janggut panjang serta wajah sayu.
selain itu, pakaian pria itu nampak begitu kotor karena debu maupun tanah.
"kamu Tares?" tanya Noran.
pria itu berhenti menenggak ketika mendengar apa yang di katakan oleh Noran. ia memandang Noran dengan tatapan waspada.
"siapa kamu?" tanya Tares.
"aku mendapatkan rekomendasi dari Fraley untuk menemuimu." ucap Noran.
"pria korup itu menyuruhmu menemuiku?" ucap Tares.
Tares nampak terkekeh dan tertawa. karena pria itu, 20% penduduk Raine berada dalam kemiskinan dan kesulitan.
setelah beberapa saat terkekeh, ia bertanya tujuan Noran menemuinya.
"apa yang kamu butuhkan?" tanya Tares.
"aku membutuhkan bantuan untuk membeli sebuah toko di ibukota." ucap Noran.
"ibukota? apa kau yakin?" tanya Tares.
__ADS_1
harga sebuah toko di ibukota berkali-kali lipat lebih mahal di kota ini. bahkan bisa mencapai puluhan ribu koin emas.
"ya, aku ingin membeli toko di sana. tidak perlu di jalanan utama, sebuah toko kecil akan baik-baik saja." ucap Noran.
"sebuah toko kecil ya? aku akan mencarikannya. berikan aku waktu 3 hari." ucap Tares.
"baik, aku akan menunggunya. ini hadiah untukmu." ucap Noran.
500 keping koin emas ia berikan pada Tares, membuat pria itu melebarkan mata sebelum tersenyum. ia kemudian tertawa dengan lebar melihat ratusan koin emas itu.
"hahaha, tenang saja, aku akan mencarikan toko terbaik dengan harga terendah." ucap Tares.
"aku percaya padamu. setelah selesai, aku akan memberimu dua kali lipat dari yang sekarang." ucap Noran.
Noran kemudian kembali menuju restoran. dengan pengasawan White Ghost, ia merasa jika para ksatria yang ia bawa akan terlalu menarik perhatian merrka.
Noran kemudian memilih beberapa penduduk dari pemukiman kumuh untuk bekerja di tokonya. ia menyuruh seorang ksatria untuk mengajari mereka beberapa pelajaran tentang etika.
untuk saat ini, ia hanya bisa menunggu sebelum berpindah menuju ke ibukota. ia berencana untuk pergi ke ibukota dan mengumpulkan lebih banyak informasi.
untuk memenangkan perang ini, ia membutuhkan informasi rinci dan benar. bagaimanapun, ia masih memiliki misi untuk memenangkan peperangan ini.
Noran kemudian masuk ke dalam ruangannya dan mulai membuat potion, saat ini alchemy miliknya berada di level 15, mencapai tingkat mastery hanya butuh sedikit waktu lagi.
ding! berhasil membuat satu HP potion tingkat menengah! penguasaan +100!
ding! berhasil membuat satu HP potion tingkat menengah! penguasaan +100!
...
ding! berhasil membuat satu HP potion tingkat menengah! penguasaan +100!
ding! alchemy naik tingkat! tingkat saat ini : 21!
ding! skill alchemy mencapai tingkat mastery! potion tingkat tinggi telah terbuka!
[HP Potion : tingkat tinggi
efek : +121 hp / detik selama 1 menit.
potion tingkat tinggi yang di buat oleh alchemy peringkat mastery, mampu menyembuhkan hingga 7260 HP.
setiap satu potion mampu mengurangi kutukan yang ada sebesar 0,1%]
[MP Potion : tingkat tinggi
efek : +121 MP / detik selama 1 menit.
potion tingkat tinggi yang di buat oleh alchemy peringkat mastery, mampu menyembuhkan hingga 7260 MP.
setiap satu potion mampu membuat batas mana berkembang sebesar 0,01%]
"apa?!" ucap Noran terkejut.
__ADS_1